Panduan Wisata Belitung

Tanjung Tinggi Belitung

Di tengah eforia wisata Belitung setelah Film Laskar Pelangi booming di akhir tahun 2008, saya dan seorang teman merencanakan liburan ke Belitung. Tidak seperti perjalanan kami sebelumnya (Lombok, Bali, Jogja dan Lampung) yang selalu arrange sendiri, kali ini kami menyerahkannya pada travel agent. Di awal tahun 2009 belum banyak informasi yang kami peroleh tentang Belitung dari para backpackers. Kami memutuskan menggunakan jasa belitungisland.com karena dari website-nya terlihat sangat profesional, CP kami Pak Kusumah (0819 5671 357). Beberapa teman yang kami ajak mengurungkan niatnya begitu tahu biaya yang harus kami keluarkan. Akhirnya kami hanya ber-4 (Ndah, Nusy, Dyan & mas Lindung) mengambil paket tour 4D3N (4 hari 3 malam) untuk fotografer. Sangat berlebihan untuk saya yang hanya memegang kamera prosumer tapi saya memang sudah sangat ingin ke Belitung.

Agak canggung juga awalnya karena untuk pertama kalinya nge-trip dengan teman-teman yang hobby photography. Setiap sampe di satu lokasi tujuannya udah pasti hunting spot terbaik, dan itu bisa memakan waktu yang sangat lama. Sementara saya yang terbiasa pecicilan tidak ada teman meloncat atau berpose nista, daripada mati gaya di dekat mereka saya memilih melompat dari 1 batu ke batu yang lain menjelajahi tiap sudut pantai dan kalo dapat tempat yang asyik langsung…. Rebahan! Hhihihiii…. Yang menyenangkan dari teman perjalanan ke Belitung adalah gak ragu-ragu untuk menambah ongkos demi mendapatkan spot bagus bahkan di bela-belain bangun jam 2 pagi demi berburu sunrise di pantai serdang yang lokasinya sangat jauh dari Hotel Lor In tempat kami menginap.

Photographer dan Photomodel (gagal)^^

Transportasi menuju Belitung:

  • Dari Jakarta: paling mudah dengan pesawat. Sriwijaya dan Batavia melayani rute Jakarta – Tanjung Pandan dengan tarif pada hari kerja sekitar Rp.300.000 – Rp. 400.000, namun akan melambung tinggi saat libur nasional atau hari besar Cina sekitar Rp. 600.00 – Rp. 1.200.000. Dengan bangkrutnya Batavia pada Januari 2013 maka saat ini penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan hanya dilayani oleh pesawat Sriwijaya dengan jadwal Jakarta – Tanjung Pandang 06:20 – 07:20, 08:35 – 09:35, 10:10 – 11:10, 14:50 – 15:50 | Tanjung Pandang – Jakarta 07:50 – 08:50, 10:05 – 11:05, 11:40 – 12:40, 16:20 – 17:20
  • Bisa juga naik kapal PELNI dengan jadwal 1x/2minggu dengan lama perjalanan 24 jam, biaya sekitar Rp. 150.000
  • Dari pelabuhan Bangka (Pangkal Balam) – Belitung (dulu bernama pelabuhan Tanjung Pandan, sekarang pelabuhan Laskar Pelangi) : KM Bahari, 1x/1hari dengan lama perjalanan 4 jam, biaya sekitar Rp. 170.000.

harga dan jadwal terbaru silahkan cek di www.pelni.co.id

Transportasi di Belitung:
Angkutan kota (angkot) di Belitung sangat terbatas, jadi sebaiknya sewa mobil atau sewa motor untuk mengunjungi tempat wisata Belitung.

  • Mobil:  Avanza/Xenia/Innova sekitar Rp. 350.000 (mobil dan sopir). Sopir saya dari travel agent belitungisland adalah Pak Tata: 085664633218 (semoga belum ganti nomor)
  • Motor: bisa menghubungi tempat anda menginap, biaya sekitar Rp. 30–40 ribu/hari
  • Perahu: Rp. 350.000 belum termasuk alat snorkel, snorkel Rp. 30-40 ribu/hari

Daftar Penginapan di Belitung (Tanjung Pandan):

  • Martani Hotel : http://www.hotelmartani.com/ || Jln. Yos Sudarso No. 17,  Phone: +62-719-21432
  • Makmur Hotel: Jln. Depati Endek No. 23 Phone: +62-719-21320
  • Lor In Hotel & Resorts Belitung: www.lorinhotel.com/ || Resort Belitung Indah, Phone: +62-719-24100
  • Citra Hotel: Jln. Sriwijaya 41, Phone: +62-719-21391
  • Pandan Laut Hotel: Jln. Kapt Pattimura, Phone: +62-719-21424
  • Wisma Pantai Belitung Permai: Jln. Pelataran Timah, Phone: +62-719-21659
  • Dewi Hotel: Jln. Sriwijaya, Phone: +62-719-21134
  • Makmur Hotel: Jln. Depati Endek No. 23, Phone: +62-719-21320
  • Nusa Indah Penginapan: Jln. Pegadaian No. 87, Phone: +62-719-91293
  • Pantai Belitung Indah Wisma: Jln. Pelataran Timah, Phone: +62-719-21659
  • Pondok Impian Hotel 1: Jln. Pattimura No.8, Phone: +62-719-22076, 23433 / +62-719-23433, 23190
  • Surya Hotel: Jln. Depati Endek No. 808, Phone: +62-719-21550

Menginap di Hotel Lor In


Berikut Itinerary Belitung 15 – 18 Mei 2009:

Jum’at, 15 Mei 2009 (Jakarta – Tanjung Pandang – Pantai Tanjung Tinggi – Pantai Tanjung Kelayang)
06.30    Berangkat dari Cengkareng ke Belitung
07.35    Tiba di HAS Hananjoedin Belitung.Usahakan tidak membawa bagasi, karena antriannya lumayan lama dan harus menunggu dengan asap rokok.
08.30 – 09.00: Sarapan Mie Belitung
09.00 – 09.45: Perjalanan menuju Hotel Lor in. Jalanannya sangat sepi dengan pemandangan bekas penambangan timah dan perkebunan lada. Kami menyempatkan diri untuk turun dan foto-foto tentunya ;)
09.40 – 10.30: Check in Hotel Lor In. Kamarnya besar dengan 2 tempat tidur, kulkas, TV dan kamar mandi luas dengan atap terbuka. Sexy kan? ^^
10.30 – 12.30: Pantai Tanjung Tinggi
12.30 – 13.30: Makan siang di sebuah warung sederhana di pantai tanjung tinggi. Menu-nya: tumis kangkung, tumis genjer, gulai ikan asam garang, calamary, udang goreng, ikan bakar. Semuanya ueeenaaakkk.
13.30 – 15.00: kembali ke hotel, sholat dan (ter)tidur
15.00 – 18.00: Tanjung Kelayang
18.30 – 20.00: Kembali ke hotel, mandi dan makan malam di bukit berahu resort, enak enak dan enaaak :D
20.00-…    Istirahat
Pantai di sepanjang Tanjung Tinggi – Tanjung Kelayang merupakan pantai pasir putih dengan banyak batuan granit dengan berbagai ukuran berserakan dengan indahnya. Airnya jernih dan sepertinya asyik sekali untuk berenang, saya yang tidak bisa berenang cukup tiduran di bebatuan. Pantai sisi Barat Tanjung Kelayang memiliki pemandangan berbeda, kita bisa menyaksikan 3 pulau kecil di kejauhan dan di sini kita dapat menyaksikan sunset (kalo tidak mendung seperti yang kami temui)

Tanjung Tinggi – Tanjung Kelayang, Belitung

Sabtu, 16 Mei 2009 (Open Pit – Vihara Dewi Kwan In – Pantai Burung Mandi – Jejak Laskar Pelangi):    
05.00 – 07.30: Bangun Pagi, sholat shubuh, mandi dan sarapan.
07.30 – 10.00: Open Pit, lokasi penambangan timah yang masih di kelola masyarakat.
10.00 – 11.30: Danau Mempayak
11.30 – 12.00: Vihara Dewi Kwan In
12.00 – 13.00: Pantai Burung Mandi
13.00 – 14.30: Makan Siang (Gubok Berangsai dengan view yang indah dan makanan yang uenak)
14.30 – 16.30: Jejak Laskar Pelangi. Perjalanan ke manggar dari rumah makan gubok lumayan lama, kurang lebih 1 jam 15 menit dengan jalanan yang sangat sepi. Sepertinya hanya mobil kami yang lewat.
16.30 – 20.30: Kembali ke tanjung pandan, makan malam, kembali ke hotel, istirahat. Saya lupa nama tempat makannya, RM Seafood dengan sajian kepiting yang enaaaaak.
Menuju Open Pit dibutuhkan tracking kurang lebih 20 menit dengan jalanan sedikit menanjak, gunakan baju katun, jangan lupa siapkan minum dan snack. Open pit ternyata sangat dalam dengan jalan menuju ke pintu tambang berputar-putar seperti obat nyamuk^^, tidak ada satupun dari kami yang turun menuju pintu pertambangan timah… capek.
Danau Mempayak sebenarnya cantik, sayang tidak di kelola dengan baik. Namun kami tetap mengunjunginya karena berada tepat di pinggir jalan menuju ke Vihara Dewi Kwan In. Pantai Burung Mandi sebenarnya bagus, sayang sekali hujan menghalangi kami untuk berlama-lama disini. Usai makan siang kami menuju Manggar, tempat replika Sekolah Laskar Pelangi. Kondisi saat itu sangat buruk. Kabar terbaru, replica sekolah Laskar Pelangi sudah dipindahkan namun kurang tahu dimana. Apakah pohon tempat Mahar mendengarkan radio dan savanna di depan sekolah tempat bermain Laskar Pelangi juga ikut dipindahkan?

Trip Belitung hari ke-2

Minggu, 17 Mei 2009 (Pantai Serdang, Manggar – keliling Pulau):
02.00 – 05.00: Bangun Pagi, bersiap-siap menempuh 2 jam perjalanan menuju pantai serdang di Manggar.
05.00 – 07.00: Hunting sunrise pantai Serdang Manggar
07.00 – 09.30: Kembali ke Tanjung Tinggi, ngambil bekal di Tanung pandan untuk selanjutnya keliling pulau
09.30 – 10.45: Pulau Gusong (Gundukan Gosong), dibutuhkan waktu 45 menit menuju pulau ini
10.45 – 12.00: Pulau Burung, sekitar 15 menit dari pulau gosong. Ada 2 lokasi hunting foto yang bagus, sisi pantai dengan bebatuan dengan formasi seperti burung dan pantai landai yang teduh di sisi lainnya.
12.00 – 16.00: Menuju Pulau lengkuas, makan siang, hunting dan snorkeling. Mungkin karena kurang tidur dilanjutkan dengan panas-panasan dan snorkeling, saat mau pulang dari Lengkuas saya tepar –“
16.00 – 20.00: Kembali ke dermaga, menuju hotel dan saya melanjutkan tepar sementara yang lain keluar makan malam
Kami menambah ongkos bensin menuju Pantai Serdang, menurut Pak Tata sopir kami Pantai Serdang berada di sisi Timur sehingga sangat cocok untuk hunting Sunrise. Jam 3 pagi kami meninggalkan Lor In menuju pantai Serdang, ternyata cuaca masih kurang mendukung. Tapi kami cukup puas dengan foto-foto disini karena banyak object menarik, rombongan anak kecil yang bermain di pantai semakin menambah keceriaan pagi. WARNING: Hati-hati melangkah, warga di sekitar pantai banyak yang BAB di pinggiran pantai. Iiihhh….
Keliling pulau Gusong, Burung dan Lengkuas menjadi agenda wajib mengunjungi Belitung. Siapkan makan siang dan air minum dalam jumlah cukup karena tidak tersedia air bersih di ketiga pulau ini.

Pantai Serdang, Pulau Gusong, Pulau Burung, Pulau Lengkuas

Senin, 18 Mei 2009 (Pantai Serdang, Manggar – keliling Pulau):     
05.00 – 08.00: Sholat, mandi, hunting sunrise, menikmati pagi di tepi pantai
08.00 – 09.00: Sarapan Pagi, check out hotel, menuju bandara
12.00: Penerbangan delay karena hujan deras, Alhamdulillah jam 1 sampai juga di Jakarta
Hari terakhir semua bermalas-malasan, saya yang malam sebelumnya terkapar pagi ini justru bangun paling pagi dan menyusuri pantai tanjung tinggi, foto-foto sendiri dengan bantuan tripod batu dan bangku seadanya dilanjutkan dengan berjalan-jalan sekitar hotel Lor In. Setelah sarapan kami menuju bandara kembali ke Jakarta.

Tempat Wisata Belitung lainnya:

Objek Wisata di Kecamatan Tanjung Pandan

  • Pantai Tanjung Pendam: waktu terbaik adalah saat matahari tenggelam (sunset). Anda cukup membayar Rp2.000 untuk menikmati Pantai Tanjung Pendam.
  • Rumah Tuan Kuase: Salah satu bangunan cagar budaya Belitung. Rumah Tuan Kuase (Hoofdadministrateur = rumah pejabat pemerintahan pada zaman Belanda)
  • Rumah Adat Belitung:  Rumah Adat Belitung terbuat dari kayu ini terdiri atas 2 bagian, yakni ruang utama serta dapur bersih. Buka mulai pukul 08.00–16.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00–14.00 WIB.
  • Museum Tanjung Pandan: tempat penyimpanan berbagai batuan hasil penambangan, artefak peninggalan kerajaan di Belitung seperti senjata dan uang kuno, porselin China dan peninggalan dari masa penjajahan. Tiket masuk sebesar Rp2.000 per orang. Museum Tanjung Pandan buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.
  • Situs Dockyard: merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada 1940 sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal sekaligus tempat perawatan dan perbaikan kapal.
  • Benteng Kuehn: Benteng Kuehn saat ini hanya berupa fondasi bangunan bersejarah,  dibangun oleh kapten Belanda bernama Kuehn sekitar 1823–1826.
  • Tugu Batu Satam: ikon baru kota Tanjung Pandan yang terletak di Boulevard Simpang Lima Tanjung Pandan (BSLT) dikelilingi taman dan air mancur.
  • Kolong Keramik dan Danau Kaolin: merupakan bekas penambangan timah dan penambangan kaolin (tanah liat berwarna putih bahan keramik). Waktu terbaik mengunjungi tempat ini adalah saat pagi dan sore.
  • Pemandian Alam dan Buatan: terdapat 3 lokasi pemandian, 2 di antaranya merupakan pemandian alam yaitu Pemandian Alam Jerry dan Pemandan Alam Putri Marini.

Objek Wisata di Kecamatan Membalong

  • Pantai Teluk Gembira: Pantai Teluk Gembira berada di desa Padang Kandis Kec. Membalong. Pantai Teluk Gembira memiliki dermaga penyeberangan ke Pulau Seliu dengan jadwal 1 kali penyeberangan setiap hari pada pukul 14.00 WIB. Sedangkan kapal dari Pulau Seliu akan kembali ke Teluk Gembira pada 07.00 WIB. Tarif kapal menuju Pulau Seliu adalah Rp 10.000/orang.
  • Pulau Seliu: Objek wisata andalan Pulau Seliu adalah Pantai Marangbulo, pantai pasir putih dengan air yang jernih dan berhiaskan batuan granit.
  • Pantai Penyabong (Batu Lubang): Keistimewaan pantai ini adalah memiliki batu granit raksasa yang menjorok ke tengah laut layaknya dermaga.
  • Pantai Tanjung Kiras (Awan Mendung): terletak di desa Padang kandis, pantai ini dikenal juga dengan nama Pantai Awan Mendung. Lokasinya yang berada di balik hutan membuat pantai ini seperti pantai yang tersembunyi.
  • Batu Baginde: batu berukuran raksasa terletak di Kampung Padang Kandis.  Sebaiknya menyewa guide karena tidak ada rambu jalan yang memadai. Siapkan air minum dan snack karena untuk mencapai Batu Baginda diperlukan trekking yang cukup menguras tenaga.

Objek Wisata di Kecamatan Sijuk:

  • Pantai Tanjung Kelayang: merupakan pusat kegiatan Sail Wakatobi – Belitong 2011. Di tempat ini telah dibangun sebuah dermaga permanen dengan latar belakang pulau kecil berbentuk seperti kepala burung.
  • Pantai Tanjung Tinggi: Pantai ini sangat mudah dikunjungi karena lokasinya berada di tepi jalan Tanjung Tinggi dan terdapat icon pantai berupa bongkahan batuan besar yang berserakan di pantai serta plang ”Lokasi syuting Laskar Pelangi”.  Terdapat formasi batuan unik di kejauhan pantai yang menurut saya mirip dengan penyu. Formasi unik lainnya juga dapat Anda temui saat menyusuri pantai ini, seperti susunan 3 batu pipih berukuran sama yang saling berdempetan—terkenal dengan nama Batu Adidas, 2 batu berukuran besar biasa di mana bagian depan mirip buritan kapal, dan bagian batu yang menjulang tinggi mirip layar kapal. Di salah satu sisi pantai Tanjung Tinggi juga terdapat air laut berwarna merah, warna merah disebabkan oleh pohon-pohon yang berada di tepi aliran sungai menghasilkan zat berwarna merah. Waktu terbaik menikmati pantai ini adalah sore hari sambil menunggu matahari terbenam.
  •  Pantai Tanjung Binga dan Bukit Berahu: merupakan kampung nelayan dimana sebagian besar penduduknya merupakan suku bugis. Waktu terbaik menikmati pantai ini adalah saat matahari terbenam.

Perjalanan keliling pulau dapat dilakukan dengan menyewa perahu di darmaga pantai tanjung kelayang. Setidaknya ada 6 pulau yang wajib Anda kunjungi yaitu Pulau lengkuas, Pulau Burung, Pulau Gusong, Pulau Kepayang/Pulau Babi, Pulau Aji, dan Pulau Batu Berlayar.

  •  Pulau Lengkuas:  Daya tarik Pulau Lengkuas adalah adanya mercusuar yang dibangun Belanda pada tahun 1882 sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan perairan Belitung dari segala penjuru, lokasi yang tepat untuk snorkeling, pepohonan yang rindang membuat suasana menjadi sejuk dan pemandangan matahari tenggelam yang menakjubkan.
  •  Pulau Burung: landmark pulau ini adalah batuan yang menyerupai kepala burung. Di sisi Pulau Burung terdapat pantai berpasir halus dengan garis pantai melengkung dan permukaan air laut yang sangat tenang.
  •  Pulau Gusong (Gundukan Pasir Kosong): Keistimewaan pulau ini adalah banyaknya bintang laut yang berada di sekitar pulau gosong.
  •  Pulau Kepayang: Pulau Kepayang disebut juga dengan Pulau Babi merupakan pulau wisata konservasi (ecotourism) di mana selain akan dimanjakan dengan keindahan pulau saat matahari terbit dan matahari tenggelam, kecantikan bentang alam di sekeliling pulau, udara yang segar dari rindangnya pepohonan, ikan-ikan yang bermain di antara terumbu karang, dan spot diving berupa kapal tenggelam, Anda juga akan diajak untuk melestarikan ekosistem laut seperti penyu dan terumbu karang.
  •  Pulau Batu Berlayar: Hampir sama dengan pulau gosong, pulau kecil ini juga banyak dihuni bintang laut. Susunan batu-batu besar di gundukan pasir yang mirip sekali dengan kapal layar yang tengah menjatuhkan jangkar di tengah perairan menjadikan pulau ini bernama Pulau Batu Berlayar.

Objek Wisata di Kecamatan Badau

  • Museum Badau: merupakan tempat penyimpanan benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Badau. Di museum ini tersimpan peninggalan sejarah berupa tombak berlok 13, keris, pedang, gong, kelinang, garu rasul yang dikenal juga dengan sebutan kayu gaharu, dan sepasang tombak berambu yang konon memiliki kekuatan sihir tinggi.
  •  Gunung Tajam dan Air Terjun Gurok Beraye: Gunung Tajam merupakan gunung tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian sekitar 510 mdlp. Puncak gunung yang berbentuk segitiga lancip membuat gunung ini dinamakan Gunung Tajam. Di kawasan wisata Gunung Tajam terdapat Air Terjun Gurok Beraye yang dapat Anda temui di ketinggian sekitar 300 meter. Sedangkan di puncak gunung terdapat makam Syekh Abubakar Abdullah.
  •  Batu Mentas: Komunitas Lingkungan Hidup Belitung (KLHB) bekerja sama dengan pemerintah dan beberapa NGO (Non Goverment Organization) mengelola Batu Mentas sebagai kawasan konservasi bagi fauna maskot Provinsi Bangka Belitung, Tarsius bancanus saltator. Di kawasan konservasi ini Anda dapat melihat tarsius dalam penangkaran hanya dengan membayar Rp 10.000.

Objek Wisata di Kecamatan Selat Nasik

Untuk menuju Selat Nasik yang berada di Pulau Mendanau, Anda harus menyeberang melalui Tanjung Pandan atau Tanjung Ru dengan naik kapal. Kapal yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Nusantara Tanjung Pandan/Tanjung Ru menuju Pelabuhan Selat Nasik berlayar setiap hari kecuali hari Minggu. Kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Nasik pukul 08.00 WIB dan diberangkatkan dari Tanjung Pandan pukul 14.00 WIB. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam dengan tarif Rp20.000/orang.

  • Pantai Pasir Panjang: Dengan garis pantai yang sangat panjang, pasir putih yang halus, dan air laut yang tenang, pantai ini sangat cocok untuk bersantai melepas penat.
  • Pantai Batu Dinding: Panorama yang disuguhkan Pantai Batu Dinding ini adalah pemandangan pantai dari atas bukit di mana sebuah vila kecil dapat Anda gunakan sebagai tempat bersantai.
  • Rumah Adat Selat Nasik: Di tempat ini sering digunakan sebagai lokasi perayaan Maras Taun warga Selat Nasik. Maras Taun merupakan upacara adat yang ditujukan sebagai perwujudan rasa syukur atas panen padi.
  • Monumen Perjuangan Rakyat: Monumen Perjuangan Rakyat terletak di dekat Kantor Kecamatan Selat Nasik dan Wisma Mendanau. Monumen ini menjadi simbol perjuangan masyarakat Belitung melawan penjajah colonial Belanda.
  • Mercusuar Tanjung Lancur: Mercusuar Tanjung Lancur terletak di ujung barat Selat Nasik, Pulau Mendanau. Mercusuar yang dibangun Belanda pada 1882 ini masih berfungsi hingga kini dan menjadi penuntun lalu lintas kapal yang melintasi Selat Gaspar.

Objek Wisata di Kecamatan Manggar (Belitung Timur)

  • Pantai Serdang: jarak Pantai Serdang hanya sekitar 1 km dari pusat Kota Manggar ke arah desa Serdang. Di sepanjang pantai ini berjejer perahu-perahu nelayan. Waktu terbaik menikmti pantai ini adalah saat matahari terbit (sunrise).
  • Pantai Olie Pier: Pantai Olie Pier terletak di desa Lalang merupakan gambaran sisa-sisa kejayaan pantai yang dulunya adalah pelabuhan minyak.. Saat ini yang tersisa hanya dermaga tua dengan kondisi yang kurang terawat dan lebih sering digunakan sebagai tempat memancing ikan.
  •  Pantai Lalang (Nyiur Melambai): Pantai Lalang atau dikenal juga dengan Nyiur Melambai lokasinya tidak jauh dari Pantai Olie Pier. Di sini tersedia fasilitas jogging track, gazebo permanen, panggung terbuka, wall climbing, serta deretan warung yang menjual minuman dan makanan serta oleh-oleh khas Belitung Timur. Festival seni budaya lomba voli dan layang-layang sering diadakan di pantai ini.
  •  Taman Gubok Berangsai: Taman Gubok Beransai merupakan perpaduan taman wisata dan restoran yang menghadap laut lepas. Anda dapat menikmati makan siang di gazebo yang tersedia sambil memandang lautan.

Objek Wisata di Kecamatan Gantung

  • Bendungan Pice: merupakan peninggalan kolonial Belanda hasil rancangan Mr. Vance yang mulai dibangun pada 1928 dan terus dikembangkan sehingga pada 1934 bendungan Pice memiliki 16 pintu yang berukuran kurang lebih 50 meter. Di sekitar bendungan tinggal sekelompok suku laut yang telah menetap lama di Belitung Timur. Suku Sawang menetap sejak abad ke-18 karena dipekerjakan Belanda sebagai buruh tambang..
  • Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi: Terdapat 3 bangunan SD Muhammadiyah Gantong yang berdiri di Gantong yaitu replika bangunan SD Muhammadiyah Gantung yang digunakan untuk syuting film Laskar Pelangi, replika bangunan SD Muhammadiyah Gantung yang dibuat pemerintah setempat, dan bangunan hasil renovasi di lokasi yang menjadi  syuting Laskar Pelangi.
  •  Museum Kata Andrea Hirata, Indonesia’s Most Inspiring Place: Dengan berkunjung di museum ini Anda akan memperoleh keistimewaan yang tidak dapat diperoleh di tempat lain yaitu dapat membaca 3 buah cerpen Andrea Hirata yang tidak diterbitkan dan hanya ada di tempat ini. Untuk mengenal museum ini lebih jauh, Anda dapat mengunjungi http://museumkataandreahirata.blogspot.com/
  •  Pantai Mudong: dikenal sebagai tempat pelaksanaan upacara adat Buang Jong yang dilaksanakan sekali setahun selama 2 hari 1 malam, menjelang angin musim barat berhembus, antara Agustus–November. Ritual Buang Jong merupakan ritual adat kepercayaan Suku Sawang (Suku Laut) yang bermukim di Desa Selinsing Kecamatan Gantung dalam rangka memohon perlindungan agar terhindar dari bencana saat melaut. Prosesi Buang Jong dilakukan dengan membuang atau melepaskan perahu kecil (jong) yang di dalamnya berisi sesajian dan ancak (replika kerangka rumah-rumahan yang melambangkan tempat tinggal).

 Objek Wisata di Kecamatan Kelapa Kampit

  • Open Pit: Untuk menuju Open Pit, Anda harus berjalan kaki menaiki Gunong Kik Karak, kendaraan biasa hanya bisa sampai di kaki gunung saja. Tiba di puncak Gunong Anda akan menyaksikan galian raksasa membentuk kawah berisi air berwarna kehijauan dan dinding kawah yang berbentuk mirip lingkaran obat nyamuk membentuk jalur dari puncak kawah hingga dasar kawah. Di beberapa dinding kawah terlihat pintu gua. Gua tersebut merupakan bekas lokasi peledakan batuan yang mengandung timah.  Saat ini Open Pit masih dimanfaatkan masyarakat setempat (penambang tradisional) untuk menggali timah yang masih tersisa.
  •  Danau Mempayak: Danau Mempayak merupakan salah satu kolong bekas penambangan timah yang saat ini juga dikembangkan menjadi lokasi wisata. Danau yang berada di kaki bukit ini memiliki pemandangan panorama yang indah dengan perpaduan warna hijau perbukitan dan birunya langit.
  •  Museum Istiqomah Buding: merupakan satu-satunya museum yang ada di Kabupaten Belitung Timur. Museum Buding menyimpan sekitar 40 artefak atau benda bersejarah peninggalan Kerajaan Balok dan Kerajaan Buding berupa keris, tombak, pedang, gong, badik, dan lain-lain. Di museum ini juga terdapat artefak bersejarah berupa kemudi kapal yang berasal dari sekitar abad ke-5 hingga abad ke-6 masehi.

Objek Wisata di Kecamatan Simpang Pesak

  • Pantai Punai: Pantai Punai pernah menyelenggarakan event pemecahan Rekor Muri yaitu dengan membuat rekor minum air kelapa muda terbanyak. Di depan pantai terdapat pulau kecil bernama Pulau Punai yang dahulu menjadi transit burung punai.

Objek Wisata di Kecamatan Damar

  • Vihara Dewi Kwan Im: Bangunan berwarna merah ini terlihat sangat mencolok di lereng bukit Burung Mandi menghadap ke Selat Karimata, tepatnya di desa Burung Mandi kecamatan Damar. Vihara Dewi Kwan Im dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 07.00–16.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan buka hingga pukul 17.00 WIB.
  • Pantai Burung Mandi: Pantai berpasir putih kecokelatan dan landai ini dihiasi ratusan pohon cemara udang dan pohon kelapa sehingga sejuk dan tidak panas.

Wisata Underwater

Berikut ini lokasi diving yang direkomendasikan Tim Ekspedisi Terumbu Karang Universitas Bangka Belitung:

  • Pulau Gusong Madau. Pulau ini memiliki jenis terumbu karang seperti Sinulavia sp, Deadema sp, ada pula Porites lobata. Keindahan terumbu karang di kawasan pulau ini bisa dinikmati mulai kedalaman 0–22 meter dengan visibility (jarak pandang menyelam) 13 meter.
  • Pulau Buku Limau. Pulau Buku Limau adalah pulau indah yang berada di Desa Buku Limau, Kecamatan Manggar. Pulau ini dikelilingi dengan ekosistem terumbu karang dengan ketebalan beragam mulai 20–400 meter. Beberapa terumbu karang yang ada di lokasi menyelam ini, antara lain Cinulana sp dan Porites lobata.
  • Pulau Penanas. Kejernihan air di Pulau Penenas membuat jarak pandang menyelam di sini cukup jauh, sekitar 15 meter. Dengan kedalaman menyelam antara 0–22, Porites lutea adalah salah satu jenis terumbu karang yang hidup di lokasi penyelaman ini. Terumbu karang tumbuh secara merata dengan kedalaman yang relatif dangkal. Karang di lokasi ini didominasi oleh karang branching dan karang foliose. Pulau Penanas dikelilingi pasir putih sehingga sering menjadi daerah bertelur penyu.
  • Pulau Memperak. Terumbu karang di kawasan Pulau Memperak bisa dinikmati di kedalaman 0–18 meter dengan visibility sekitar 15 meter. Terumbu karang Pulau Memperak masuk dalam kategori terumbu karang tepi (fringing reef) dan menjadi rumah tinggal ikan napoleon, salah satu jenis ikan langka yang keberadaannya dilindungi.
  • Pulau Bakau. Lokasinya berdekatan dnegan Pulau Memperak. Keindahan terumbu karang dari jenis acropoda hunilis dan sinularia bisa ditemui di sini. Keindahan jenis terumbu karang bisa dilihat di kedalaman 9–15 meter dengan jangkauan pandang sekitar 15 meter.

 Wisata Seni dan Budaya Belitung:

Sampai saat ini baik pemda Belitung maupun Belitung Timur belum memiliki event rutin menampilkan atraksi wisata budaya seperti pagelaran Tari Kecak di Uluwatu atau Sendratari Ramayana di Candi Prambanan. Untuk menikmati sajian atraksi budaya sebaiknya anda menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal Maras Taun, Buang Jong, Festival Tradisi Bahari atau jadwal kegiatan seni dan budaya lainnya melalui Kalender Event Wisata Kabupaten Belitung  yang dapat dilihat di website http://disbudpar.belitungkab.go.id

Wisata Kuliner

  • Gangan: Gangan mirip dengan pindang patin dan sup ikan, terbuat dari ikan segar, diracik dengan bumbu rempah, cabai, dan potongan buah nanas sehingga menawarkan rasa gurih-asam-pedas. Ikan yang digunakan membuat gangan biasanya dari ikan ketarap, ikan kakap merah, dan ikan bulat.
  • Mi Belitung: Mi Belitung adalah mi kuning dan taoge yang disiram kuah udang dan ditaburi irisan timun, potongan kentang rebus, udang rebus, dan emping melinjo. Kuah mi Belitung terasa sangat kuat karena berasal dari kaldu udang asli ditambahi bumbu-bumbu seperti gula aren, bumbu merica, laos, dan daun salam.

Oleh-Oleh Khas Belitung:

  • Abon Ikan
  • Batu Satam
  • Kerupuk Belitong
  • Kerajinan Kerang
  • Kerajinan Rotan
  • Terasi Belitong
  • Terindak (caping khas Belitung)

Toko Cinderamata

  1. Pengrajin Batu Satam (Firmansyah Zulkarnaen), Jl. Dahlan No. 29 Tanjung Pandan. Telp: +62 71922734
  2. Pengrajin Kerang – Kerangan (Marsidi), Desa Air Selumar Kec. Sijuk
  3. Toko Abak, Jl. Sriwijaya Tanjung Pandan
  4. Galery KUKM, Jl. Sriwijaya Tanjung Pandan. Website: http://galeriukm.wordpress.com
  5. Cai-Cai Ole-Ole, Jl. Sriwijaya Tanjung Pandan
  6. Kerupuk Khas Belitung, Jl. Gatot Subroto No 36 Tanjung Pandan. Telp: +62 21765
  7. Toko Acai, Komp. Kios Pasar Ikan Tanjung Pandan
  8. Toko Lotus, Jl. Sriwijaya Tanjung Pandan
  9. Toko Sederhana, Jl. A. Yani No. 40 Tanjung Pandan. Telp: +62 25143
  10. Toko Sriwijaya, Jl. Sriwijaya No. 399 Tanjung Pandan. Telp: +62 21495
  11. Toko Akim, Jl. Sriwijaya Tanjung Pandan

 

Cerita day by day di Belitung

Foto Belitung day 1: Tanjung Tinggi – Tanjung Kelayang

Foto Belitung day 2: Open Pit, Danau Mempayak, Vihara Dewi Kwan In, Pantai Burung Mandi dan Sekolah Laskar Pelangi

Foto Belitung day 3: Pantai Serdang (Manggar), Pulau Gusong, Pulau Burung dan Pulau Lengkuas

Foto Belitung day 4: Sekitar Hotel Lor In dan Bandara HAS Hananjoedin

Peta wisata Bangka Belitung (source: Indonesia-Tourism)

Peta Wisata Bangka – Belitung

This entry was posted in Bangka Belitung, Traveling. Bookmark the permalink.

17 Responses to Panduan Wisata Belitung

  1. Haha.. pernah suatu ketika saya berenang di pt. tanjung tinggi persis yang berada di depan The lor in villa. Waktu itu berdua sama sepupu. Kita menghayal betapa enaknya kalo nginep di lor in. hahaha…

    • ndahdien says:

      beneran enak lho…. kamar luas dgn fasilitas komplit dan sebuah kamar mandi eksotis, tanpa atap! pas mandi aja dagdigdug takutnya ada yg lagi metik buah kelapa ^^

  2. renda says:

    Belitung .. luar biasa .. aku belum kesana, kalau bangka sudah keliling walaupun mepet.

  3. dHarto..!! says:

    makasih ya info dan itinerarynya, bisa saya jadiin referensi untuk backpacking ke babel :D

  4. Intan says:

    Tertarik ke Babel dan tentunya menginap di Lor In karena sepertinya itulah yang paling bagus (saya sempat berpikiran hotel tersebut sudah bangkrut). Terima kasih atas infonya dan mudah-mudahan pemerintah setempat semakin giat membangun Babel agar semakin banyak pengunjungnya (sayang kan, karena pulaunya berpotensi besar untuk jadi tempat wisata).

  5. Intan says:

    Tertarik ke Belitung dan tentunya menginap di Lor In karena sepertinya itulah yang paling bagus (saya sempat berpikiran hotel tersebut sudah bangkrut). Terima kasih atas infonya dan mudah-mudahan pemerintah setempat semakin giat membangun Belitung agar semakin banyak pengunjungnya (sayang kan, karena pulaunya sendiri berpotensi besar untuk jadi tempat wisata).

  6. Pingback: Wisata Belitung (23-25 April 2012) : Resume, Itinerary and Cost « Pancakes time

  7. belitung says:

    informasi yang cukup membantu,khusunnya bagi mereka yang ingin liburan ke belitung,Obyek wisata yang di kunjungi cukup banyak,lain kali coba main ke belitung lagi.Salam kenal

  8. trisnaclutch says:

    klo transportasi dari medan pake apa ya?

  9. imel says:

    Datanya lengkap sekali Mbaaaaak :DD Saya sangat mendapat pencerahan..
    Apalagi ini termasuk awal2 era belitung booming kembali sejak novel Andrea :)
    Apalagi kalau yang perginya sekarang2, harusnya bisa lebih mengeksplore karena banyak dapet data / toko khas oleh2 semakin menjamur dan sudah sering diliput di tv.
    Saya salut sama kalian karena masih sempat dokumentasi foto, terutama data riil ttg tujuan wisata kalian ini. Bagaimana kiatnya agar bisa mendapat hasil selengkap ini ketika kita sedang liburan?
    Terima kasih, mbak.

    • Ndah says:

      ini mungkin krn saya termasuk orang #kepo :D
      sebelum ke lokasi wisata yg belum pernah didatangi saya cari info sebanyak2nya
      dari info itu saya rembug bareng temen2 mana yg mo qt datengin
      enaknya pergi banyak temen jd punya banyak stock foto.
      nah khusus yg underwater belitung dan wisata seni berhubung waktu itu saya cuma snorkeling dan belum tahu kamera underwater, dan tidak bertepatan dengan acara daerah jd foto underwater dan seni/adat yang ada disini atas kebaikan bang dino dan dedek, putra-putri asli belitung

  10. kalau boleh tahu, apakah ada kontak dari home stay/hotel yang murah di belitung? terima kasih

  11. Sewa mobil Avanza 500 ribu bisa 7 orang all in 10 jam , makan seafood di resto Cong Bu dekat dng pantai untuk menuju Pulau Lengkuas dll ,hotel Milenium di dekat Mie Atep Tanjung Pandan harga 350.000 bersih dan luas kamar nya, sewa perahu menuju pulau 400 ribu untuk 10 orang dari 8 pagi sd 5 sore,batu Satam ada yg warna Hijau harganya sd 2 juta , di pantai Tanjung Tinggi ada penjual Teripang makanan laut yg lezat dan juga ada kelapa muda warna Merah yg manis airnya dan enak daging nya ,selamat mencoba

Leave a Reply