Artikel Blog Hilang dan Kembali Ditemukan

Page Not Found

Page Not Found

Mungkin inilah hukumannya jarang-jarang update dan nengokin blog, baru tahu kalo beberapa artikel blog dan update-an blog hilang secara misterius. Berawal dari pertanyaan teman tentang jalan-jalan di Bandung saya menyarankan dia buka langsung di blog ini, tapi ternyata yang ada cuma 1 artikel, padahal saya sudah membuat 2 artikel Panduan Wisata Bandung dan Lembang. Lebih mengagetkan lagi karena bukan hanya Panduan Wisata Bandung – Lembang (jalan-jalan) yang hilang, 2 artikel lagi yaitu “Ini cara kami menikmati Candi Cangkuang dan Leles” dan “Panduan Jalan-Jalan Hemat, Nyaman dan Aman ke Negeri Laskar Pelangi” juga tidak ada. Begitu juga dengan update informasi terbaru beberapa artikel, saya belum sempat cek semua update tapi yang jelas terlihat di Tentang Ndah dan Panduan Wisata Belitung hilang, yang tersisa infomasi lama.

Apakah ada yang pernah senasib dengan saya? Saya tidak tahu penyebab hilangnya artikel-artikel tersebut dan mengapa artikel yang sudah di update kembali ke informasi awal, apakah ini dikarenakan wordpress bermasalah atau MWN tempat hosting blog ini? Continue reading

Posted in blogging | 2 Comments

Buku Pertama Ndah, Wisata Hemat: Belitung

Tidak disangka tidak dinyana dan tidak diduga ada penerbit yang mampir ke blog panduan wisata versi ndahsaja khilaf meminta saya menulis buku panduan wisata. Awalnya saya ragu, apa benar tulisan saya yang acak adul di blog bisa diangkat dalam sebuah buku. Emang sih… kalo ngeliat fenomena buku-buku yang diangkat dari twitter bermodal banyak follower isinya biasa saja tapi bisa diterima banyak orang.

Tapi kan masalahnya:

  1. Tulisan saya tidak bagus: berbeda dengan blog yang gak perlu EYD dan segala macamnya menurut saya buku menuntut penulis yang memahami bagaimana merangkai kata menjadi kalimat indah dan meyakinkan.
  2. Saya tidak punya follower melimpah ruah: di era socmed seperti sekarang ini, jumlah follower twitter sangat mempengaruhi promosi. Walaupun saya menulis blog perjalanan wisata tapi akun twitter @ndahdien tidak berisi layaknya seorang traveler yang ramai mengabarkan rencana perjalanan wisata jauh jauh jauuuuh hari, selalu posting foto saat di tempat wisata, bikin hestek #tripanu #tripini dan kemudian masukin dalam chirpstory.com. Ah saya memang tidak bakat menjual diri blog dan buku, saya syedih tuiiippss….. ;(
  3. Continue reading

Posted in Book | 3 Comments

Panduan Wisata Bandung – Lembang (jalan-jalan)

peta wisata lembangMelanjutkan posting sebelumnya kali ini saya ingin sedikit membahas tempat-tempat yang sudah pernah saya kunjungi. Tidak banyak memang dan beberapa diantara sudah saya kunjungi bertahun-tahun yang lalu, namun mungkin bisa menambah referensi teman-temen yang pengen main ke Bandung. Jika anda membutuhkan peta wisata Bandung dapat download Bandung Tourism Map dari Bandung Tourism.

Menurut saya, cara termudah menjelajahi Bandung adalah dengan menyewa mobil terutama jika pergi berombongan dan akan lebih mudah lagi jika sopir tahu jalanan kota Bandung. Namun tidak ada salahnya mencoba naik turun kendaraan umum, nanya-nanya rute angkot dan sedikit bumbu drama salah jurusan. Jika anda berpetualang dibelantara lalu lintas Bandung, sarana transportasi umum seperti angkot, Damri, Taxi tersedia hingga malam hari. Rute angkot dapat di download pada artikel Panduan Wisata Bandung dan Lembang

PUSDAI BANDUNG

*menghela nafas sejenak
#darisinidramadimulai

Continue reading

Posted in Jawa Barat, Traveling | 2 Comments

Ini cara kami menikmati Candi Cangkuang dan Leles

Apa bagusnya Candi Cangkuang? Candi koq kecil gitu! Iya bener banget yang dibilang temen saya yang kecewa setelah melihat komplek Candi yang lebih mirip gapura rumah di Bali. Candi Cangkuang memang tidak megah, berbentuk persegi empat 4,22 x 4,22 m dengan tinggi 2,49 m, candi ini terletak di sebuah bukit di Kampung Pulo, Kecamatan Leles, Garut. Tapi saya dan genk nunun “Lakers” gak ada bosan-bosannya mengunjungi tempat ini. Apa istimewanya tempat ini buat Lakers? Hmmm…. bukan sekedar jagung bakar, romantisme naik gondola perahu (rakit) serta selempang duta wisata candi cangkuang candi imut tersebut yang menarik kami untuk datang dan datang lagi. Candi cangkuang menjadi tempat favorit wisata di Garut (selain Lembah Balliem versi Lakers) karena lokasinya dekat dengan rumah teh ani resort dimana kami bisa menumpang tidur dan makan gratis dan perjalanan menuju Candi Cangkuang yang SEKSIH! Mau bukti?

Semua berawal dari tempat ini, rumah teh Ani (kakaknya temen kami, Gulam) yang berada di Leles. Kami menyebutnya Teh Ani Resort ;)

Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri persawahan Continue reading

Posted in Jawa Barat, Traveling, Wisata Indonesia, Wisata Sejarah | 1 Comment

27 Jam di Jogja: Sendratari Ramayana, Sunrise (gagal) Istana Ratu Boko & Sesi Zurhat

Jadwal Sendratari Ramayana Candi Prambanan tahun 2013

Jadwal Sendratari Ramayana Candi Prambanan tahun 2013

Membunuh kejenuhan saya terhadap beban hati pekerjaan yang tiada habisnya selama 2 bulan ini saya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman tercinta, menengok keadaan Bapak dan Ibu yang saat ini tinggal ber-2 saja. Namun sebelum sungkem Bapak dan Ibu saya terlebih dahulu “ngadem” sejenak di kota yang menurut Kla Project “Pulang ke kotamu…. ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu….“, JOGJA! Berkat bantuan teman saya, pesawat dan penginapan sudah dibooking oleh mami (Yeyen). Karena tema perjalanan adalah “ngademin hati dan otak” maka saya memilih penginapan di tempat yang jauh dari pusat kota, jadwal kepulangan juga saya cocokkan dengan jadwal pementasan Sendratari Ramayana. Maka terpilihlah jadwal kepulangan hari Kamis, tanggal 21 Februari 2013 dan memilih penginapan di Poeri Devata Resort & Hotel di dekat Candi Prambanan.

Candi Prambanan (malam hari)

Candi Prambanan (malam hari)

Tiba di Bandara Adi Sucipto sekitar pukul 2 siang, selesai sholat langsung menuju ke Halte Trans Jogja Bandara dan naik 01A (rute Bandara – Prambanan) dengan harga Rp. 3.000. Hemat berkali-kali lipat dari tarif taxi dan juga tarif penjemputan dari Hotel. Dari Halte Prambanan menuju hotel saya menggunakan ojek yang banyak terdapat di dekat halte, ongkosnya Rp. 10.000 (sebenarnya bisa ditawar setengahnya, tapi sedang males nawar). Tidak butuh waktu lama, saya sudah sampai di penginapan.

Walaupun awalnya agak ribet karena bukti email booking dari Agoda tidak kunjung masuk dalam email saya, namun akhirnya pihak hotel tidak mempermasalahkannya. Segelas sirup leci dingin, senyum ramah semua pegawai dari receptionist, manager hingga tukang kebun memberikan kesan pertama yang menyenangkan. Sebelum masuk ke kamar saya menanyakan beberapa paket wisata yang ditawarkan Hotel seperti Sendratari Ramayana, Sewa Sepeda dan Wisata Sunrise Istana Ratu Boko. Tanpa pikir panjang saya langsung membeli tiket Sendratari Ramayana dan memesan tiket Sunrise Istana Ratu Boko. Sewa sepeda dengan harga Rp. 50.000/jam dengan minimal peminjaman 2 jam saya batalkan karena hujan sudah mulai turun.

Poeri Devata Resort Hotel Jogja

Poeri Devata Resort Hotel Jogja

Continue reading

Posted in DIY, Wisata Budaya, Wisata Indonesia | Leave a comment