Panduan Wisata Banda Aceh, NAD

Mendengar kata Aceh ingatan saya terbawa pada 2 hal, Gerakan Aceh Merdeka dan bencana besar yang terjadi tanggal 26 Desember 2004, Tsunami. Kedua hal tersebut jujur saja membuat saya tidak memprioritaskan perjalanan ke propinsi yang mendapat julukan Serambi Mekah. Seiring situasi keamanan yang semakin kondusif dan intensitas gempa yang semakin berkurang pariwisata Aceh semakin menggoda dan berhasil menggeser prioritas perjalanan saya tahun ini ke Pulau Komodo.

Wisata Banda Aceh

Bersama ke-4 teman saya, Mb Elfi, Novi, Mami dan Dian kami merencanakan perjalanan ke Aceh – Sabang dan Medan dalam satu rangkaian perjalanan. Dengan beberapa berita di televisi sedikit membuat teman saya ragu, namun tekad kami sudah bulat sehingga kami segera booking tiket pesawat dan penginapan agar tidak ada alasan untuk membatalkannya. Persiapan trip Aceh – Sabang – Medan cukup mudah karena banyak informasi di internet dan juga dari teman-teman yang pernah ke tempat-tempat tersebut baik versi backpacker maupun flashpacker.

Transportasi menuju Aceh:

Pesawat

Penerbangan dari Jakarta ke Aceh memakan waktu 3 – 4 jam, dengan rincian Jakarta – Medan 2 jam 15 menit, transit di Medan selama 30 menit, Medan – Aceh 1 jam. Pesawat dari Jakarta ke Aceh cukup banyak, maskapai penerbangan yang menyediakan penerbangan langsung adalah: Garuda Indonesia, Sriwijaya dan Lion Air  jika anda menggunakan penerbangan multiple bisa menggunakan penerbangan menuju Medan dan dilanjutkan dengan ke-3 maskapai tersebut menuju Aceh.

Bus

Jika anda mau menghemat biaya transport dan penginapan bisa menggunakan penerbangan sore ke Medan dan melanjutkan perjalanan dari Medan menuju Aceh dengan bus malam, lama perjalanan sekitar 10 jam. Tersedia bus Kurnia, Anugerah, Pusaka, PMTOH dan Pelangi yang melayani Medan – Aceh (PP). Menurut info di busmania, tarif bus sekitar Rp. 120.000 – Rp. 200.000,-


  • kurnia kelas nonstop (SE) seat 2-1 konfigurasi 7 baris MB OH1526 RS new celcius, Rp. 180.000 + snack (biasanya 1 air mineral gelas n 1 roti)
  • pelangi kelas nonstop (SE) seat 2-1 konfigurasi 7 baris Rp. 180.000 + snack
  • pelangi kelas nonstop (SE) seat 2-1 konfigurasi 6 baris MB OH 1525 AP new marco hi deck Rp.200.000 + snack
  • Harga single trip mulai dari Rp 120.000,- (Patas AC, seat 2-2)

Nomor Telepon Bus PMTOH: Banda Aceh +62 651 21072 | Bireuen +62 644 21220 | Tapaktuan+62 656 21147 | Medan +62 61 4152546 (Gajah Mada), +62 61 7878655 (Sisingamangaraja), +62 61 8458210 (Pinang Baris)

Nomor Telepon Bus Pelangi: Banda Aceh +62 651 32006, +62 651 24095 | Medan +62 614576011/2 (Gajah Mada), +62 61 7863026, 7878822 (Sisingamangaraja), +62 61 8453256, 8456325, 8474808 (Sunggal)

Nomor Telepon Kurnia-Anugerah-Pusaka: Banda Aceh +62 651 32922 | Sigli +62 653 21605 | Bireuen +62 644 21073 | Lhokseumawe +62 645 41872 | Medan +62 61 4563400 (Gajah Mada), +62 61 7864177 (Sisingamangaraja), +62 61-8459022 (Pinang Baris), +62 61 8451522 (Pool Binjai)

Transportasi di dalam kota banda Aceh:

Tarif Taxi Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh

Tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda telah tersedia Taxi dengan tarif resmi. Yang di sebut taxi di Aceh bukanlah taxi seperti Blue Bird atau Express melainkan kendaraan SUV seperti Avanza, Xenia, APV dan merk SUV lainnya. Tarif Taxi berbeda-beda sesuai tempat tujuan. Awalnya kami minta jemput dari pihak hotel, ternyata hotel tempat kami menginap tidak menyediakan mobil jemputan. Beruntung kami bertemu dengan Pak Edy, sopir taxi yang awalnya hanya akan mengantar ke hotel akhirnya kami carter mobilnya untuk keliling Aceh dengan tariff Rp. 400.000,- (mobil, sopir dan bensin) untuk 10 jam. CP taxi di Aceh: Pak Edy 0813 6045 3792; Pak Adi 0812 6913 231

Labi labi atau angkot di Aceh hanya beroperasi sampai jam 6 sore, selanjutnya bisa naik becak motor, sesuai tarif perda Rp. 3.000,-/km.

Penginapan:

Hotel 61 Aceh

Kami booking penginapan online melalui RajaKamar.com, yang perlu diperhatikan ketika melakukan pemesanan melalui layanan sejenis ini seperti Kaha, Agoda, dll adalah kita harus menelfon hotel yang sudah di booking untuk memastikan pesanan kita tercatat dengan benar. Pengalaman kami memesan kamar di Aceh terjadi kesalahan, Hotel 61 tempat kami menginap tidak mencatat pemesanan kamar dengan extrabed. Sedangkan pemesanan kamar di Parapat (Medan) resepsionis tidak mengenal nama RajaKamar.com, setelah kami tunjukkan nomor referensinya baru mereka mengenal nama PT-nya dan sialnya, karena kami datang jam 10 malam kamar yang kami pesar sudah di jual. Entah kesalahan ada di pihak mana, tetapi yang jelas sangat mengesalkan.

Kamar yang saya tempati type standar dengan twin bed, kecil tapi bersih. Tempatnya yang berada di bagian belakang berdekatan dengan tempat bermain anak membuat suasana cukup berisik dengan suara bagian informasi, untunglah tempat bermain tersebut tutup jam 11 malam.

Daftar Hotel di Banda Aceh:

Anda bisa download daftar hotel di Nangroe Aceh Darussalam di sini 

  • Grand Nanggroe Hotel: Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Banda Aceh. Phone: +62 651 35788 & 35779. Website: www.grandnanggroehotel.com | Email: reserv@grandnanggroehotel.com
  • Griya Indah Pratama Hotel Jl. Taman Makam Pahlawan II No. 2 Peuniti. Phone: +62 651 21056
  • Hermes Palace Hotel:Jl. T.Panglima Nyak Makam, Banda Aceh. Phone: +62 651 755 5888. Website : http://www.hermespalacehotel.com | e-mail : info@hermespalacehotel.com
  • Hotel Cakra Donya: Jl. Khairil Anwar. Phone: +62 651 33623, 33203, 23735
  • Hotel Kartika: Jl. Nyak Adam Kamil IV No.1. Phone: +62 651 31205, 23629, 44202, 32029
  • Hotel Kuala Raja: Jl. T. Nyak Arif  (Depan Rumah Sakit Zainal Abidin). Phone: +62 651 29687, 536033
  • Hotel Madinah: Jln. Tgk. H. M. Daud Beureueh Lampriet Kel. Bandar Baru Kec. Kuta Alam Banda Aceh
  • Hotel Madinah: Jln. T Daud Beureueh, Banda Aceh. Phone: +62 651 21415 & 21416
  • Hotel Lading: J1. Cut Meutia No.19 Kota Banda Aceh. Phone: +62 651 638321 & 635123. Website: http://www.ladinghotelaceh.com | E-mail. hotel.lading@gmail.com
  • Hotel Medan: Jalan Ahmad Yani No. 17 Peunayong, Kota Banda Aceh. Phone: +62 651 21501
  • Hotel Palembang: Jl. Chairil Anwar No. 49. Phone: +62 651 22044
  • Hotel Parapat: Jl. Jend. Ahmad Yani No. 19. Phone: +62 651  22159
  • Hotel Paviliun Seulawah:  Jl. Prof. A. Madjid Ibrahim Ii No. 3. Phone: +62 651 22788 – 22872
  • Hotel Rajawali:  Jl. Sisingamangaraja No. 213 Banda Aceh. Phone: (0651) 23039, 32618, 7428482
  • Hotel Rasa Mala Indah Jl. Teuku Umar No. 257 Seutui Banda Aceh. Phone: +62 651  41983
  • Hotel Siwah: Jl. Twk. Muhammad Daudsyah No.18 – 20 Kota Banda Aceh. Phone: +62 651 21126 – 21128
  • Hotel 61: Jl. Tengku Panglima Polem No. 28, Peunayong – Banda Aceh. Phone: +62 651 638866. Website: http://hotel61.co.id/front.php | Email: reservation@hotel61.co.id | YM ID: hotel61_aceh@yahoo.com
  • Hotel Sultan: Jl.  Sultan Hotel No.1, Peunayong. Phone: +62 651 22469, 31770
  • Hotel Taman Tepi Laut: Jl. Banda Aceh-Meulaboh Km 17,55 Lhoknga. Phone: +62 651 44203, 21501
  • Hotel Wisata : Jl. Jend. A. Yani No. 19-21 Banda Aceh. Phone: +62 651  21834
  • Hotel  UKM : Jln. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 71 Banda Aceh. . Phone: +62 651 28284
  • Sultan Hotel: Jalan Hotel Sultan No. 1 Jalan Jend. A. Yani No. 17, Banda Aceh 23122.
  • The Padé Hotel: Jl. Soekarno Hatta No. 1, Desa Daroy Kameu, Kecamatan Kameu, NAD. Phone: +62 651 49999. Website: http://www.thepade.com | E-mail: info@thepade.com
  • Oasis Atjeh Hotel: Jln Tengku Imuem Lueng Bata No 115 Banda Aceh 23247. Phone: +62 651 636 999 · Website : www.oasisatjehotel.com | Email: marketing@oasisatjehotel.com
  • Wisma Daka: Jl. Mujair No. 11  Lampriet Kel. Bandar Baru, Kec. Kuta Alam Banda Aceh. Telp. +62 651 – 22280
  • Wisma Diana: Jl. T. Hamzah Bendahara Kuta Alam. Phone: +62 651  636634
  • Wisma Anggrek: Jl. P. Nyak Makam no 31-32. Phone: +62 651 7551549.

Obyek Wisata di Aceh:

Peta Wisata Nanggroe Aceh Darussalam, sumber: indonesia-tourism.com

Waktu kami di Banda Aceh sangat terbatas, tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda sekitar jam 11 siang kami langsung menuju hotel.

Itinerary Banda Aceh:

Peta Kota Banda Aceh

Rabu, 4 April 2012:

  • 06.45 – 10.40 Perjalanan Jakarta – Aceh
  • 10.40 – 12.30 Bandara Aceh – Checkin, hotel 61 Banda Aceh
  • 12.30 – 20.00 wisata kota banda aceh: Pantai Lampuuk – Pantai Lhok Nga – Masjid Raya Baiturrahman – Warung Kopi Ulee Kareng – Makam Serdadu Belanda, Kerkoff Peucut – Gunongan – Baiturrahim
  • 20.00 – subuh tiduuurr

Kamis,  5 April 2012

  • subuh – 08.30 Jalan-jalan sekitar hotel/persiapan checkout
  • 08.30 – 09.30 Perjalanan Aceh – pelabuhan Ulee Lheue

Sabtu, 7 April 2012

  • 08.00 – 08.45     perjalanan Sabang – Aceh
  • 08.45 – 11.25     menuju bandara sambil beli oleh-oleh
  • 11.25 – 12.25     Aceh – Medan

Pemandangan Menuju Suhom

Wisata kota Banda Aceh di mulai dengan makan siang dengan menu ayam tangkap di RM Khas Aceh Rayeuk, sholat di masjid Baiturrahman, menikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan menuju air terjun Suhom, menikmati air terjun Suhom yang ternyata ukurannya mini, perjalanan kembali ke banda aceh dengan sesekali berhenti di tempat-tempat dengan pemandangan bagus tapi kami tidak tahu namanya seperti pantai/tanjung yang kami lihat dari kelokan jalan.

Jembatan USAID

Kami juga berhenti cukup lama di jembatan USAID (saya tidak nama sebenarnya), rugi sekali jika anda sudah ke Aceh tidak berhenti sejenak di sini. Jembatan kokoh dengan pemandangan aliran sungai yang tenang dan bukit-bukit kecil yang membuat pemandangan di sini kata temen saya KW-nya Halong Bay Vietnam. Lebay emang sih… tapi pemandangan di jembatan USAID ini sangat bagus. Berhubung saat itu mendung, refleksi pemandangan di air sungai dan warna langit menjadi kurang bagus (dan kamera jelek juga sih).

Awalnya kami akan melewatkan saja pantai Lhok Nga karena tidak menarik, namun setelah menikmati keindahan pantai Lampuuk (dan jatuh cinta dengan semua yang ada disini) kami memutuskan kembali ke pantai Lhok Nga, duduk-duduk cantik sambil menikmati segarnya air kelapa muda. Sebenarnya untuk ukuran waktu Jakarta jam 6 sore kami seharusnya sudah bisa menikmati sunset, namun jam 6 sore waktu Banda Aceh matahari masih belum mau tenggelam. Tanpa menunggu matahari tenggelam di Pantai Lhok Nga kami langsung menuju Museum Cut Nyak Dhien dan tentu saja sudah tutup. Perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Ulee Lheue, selain memastikan jadwal kapal ke Sabang kami juga ingin melihat keramaian di sepanjang jalan menuju pelabuhan. Tempat ini menjadi tempat favorit warga sekitar untuk menunggu sunset sambil menikmati aneka jajanan, jalan-jalan sore atau bersepeda. Sayang, langit sore itu kurang bersahabat.

Perjalanan Banda Aceh – Aceh Jaya

Setelah mencatat jadwal keberangkatan kapal ke Sabang kami segera meluncur ke PLTD Apung, lagi-lagi tempat ini sudah di tutup. Sambil menunggu maghrib, kami ngopi cantik di Ring Roa Coffee. Tempatnya memang asyik, sangat cocok untuk tempat nongkrong ABG, tapi dari cita rasa kopinya…. kami cuma bisa ketawa-tawa menebak dari merk kopi apa yang kami minum. Tujuan selanjutnya adalah Mie Aceh!! Mie Turis benar-benar membuat saya seperti orang hamil muda, efeknya berlanjut sampai berminggu-minggu setelah saya pulang dari Aceh….NGIDAM MIE TURIS!! Jam 10 malam kami kembali ke hotel. Ohya, seharian itu Pak Sopir juga menunjukkan beberapa tempat bersejarah seperti makam serdadu belanda, pemakaman massal korban tsunami, taman putroe phang dan sebuah komplek bangunan pemerintah di kelilingi plang 99 Asmaul Husna (lupa nama tempatnya).

Keesokan harinya sebelum menuju Pelabuhan Ulee Lheue kami belanja oleh-oleh khas Aceh di Lhong Raya Souvenir. Kembali dari Sabang kami kembali beli souvenir khas Aceh, kali di Toko kaos dan souvenir di Mr.Piyoh. Kami juga menyempatkan diri mengunjungi salah satu bukti kedahsyatan tsunami, Perahu di atas rumah. Pukul 10.30 WIB kami sudah harus check in di Bandara Sultan Iskandar Muda dan bersiap menuju Medan.

Berikut ini daftar obyek wisata di Aceh yang saya kumpulkan dari pariwisata aceh, wisata melayu, aceh magazine, kaskus dan sites wisata air terjun google

Air Terjun Suhom

Air Terjun Suhom: Nama lain Air Terjun Suhom adalah Air Terjun Lhoong atau Krueng Kala,  Air terjun ini memiliki sumber air dari sebuah perbukitan dengan tumpahan airnya sekitar 20 meter. Posisi air terjun ini berada di tengah panorama alam yang indah dan alami. Di sekitarnya terdapat banyak pohon durian, sehingga pada musim durian banyak yang berjualan durian di sekitar air terjun. Di samping itu, di sekitar air terjun juga terdapat lokasi yang dapat digunakan untuk berkemah (camping).

Air terjun Suhom terletak di Desa Suhom dan Desa Kreung  Kala, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, kurang lebih 75 Km sebelah barat Banda Aceh atau sekitar 3 km dari jalan raya antara Banda Aceh dengan Calang, Aceh Jaya.  Untuk mencapai Air Terjun Suhom dari Banda Aceh, bisa menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi dan memerlukan waktu kurang lebih satu jam. Perjalanan ke sana melalui rute Banda Aceh – Calang (Aceh Jaya), melewati Pantai Lampuuk, Pantai Lhoknga dan Kecamatan Leupung.  Sepanjang perjalanan dari Banda Aceh menuju ke lokasi air terjun, terhampar pemandangan yang menakjubkan dengan keindahan yang luar biasa, deburan ombak  dan pasir putih terlihat dekat di sepanjang jalan, dan tampak pula barisan pegunungan yang tinggi dan  indah.

Menurut sites google, di Nanggro Aceh Darussalam terdapat banyak air terjun:

  • Air Terjun Blang Kolam – Aceh Utara
  • Air Terjun Tingkat Tujuh – Aceh Selatan
  • Air Terjun Terujak – Aceh Timur
  • Air Terjun Panton Cut – Aceh Barat Daya
  • Air Terjun Gunung Suku – Aceh Tengah
  • Air Terjun Mengaya – Aceh Tengah
  • Air Terjun Kedabuhan – Aceh Singkil
  • Air Terjun Krueng Ayon – Aceh Jaya
  • Air Terjun Pante Cermin – Aceh Jaya
  • Air Terjun Kuta Malaka – Aceh Besar
  • Air Terjun Peukan Biluy – Aceh Besar
  • Air Terjun Suhom – Aceh Besar
  • Air Terjun Tansaran Bidin – Aceh Bener Meriah
  • Air Terjun Gunung Pandan – Aceh Tamiang
  • Air Terjun Sangka Pane – Aceh Tamiang
  • Air Terjun Tujuh Tingkat – Aceh Tamiang
  • Air Terjun Telaga Punti – Aceh Tamiang
  • Air Terjun Tamsar – Aceh Tamiang
  • Air Terjun Nan Tampuk Mas – Subulussalam
  • Air Terjun Ceuraceu – Bireun
  • Air Terjun Akang Siwah – Gayo Lues
  • Air Terjun Pria Laot – Sabang
  • Air Terjun Subulussalam – Subulussalam
  • Air Terjun Tangse – Pidie
  • Air Terjun Tanjung Raya – Simeulue

Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk: Pantai Lampuuk menjadi tempat favorit saya di Aceh. Lokasinya berdekatan dengan pantai Lhok Nga sekitar 20 km dari Banda Aceh. Pasir putih, perbukitan di sekitar pantai, pepohonan di pinggir pantai dan ombak yang tidak begitu besar benar-benar membuat saya betah. Di pantai ini para wisatawan dapat berenang, berjemur, memancing, naik banana boat atau hanya sekedar duduk cantik. Di sore hari pantai ini menyajikan pemandangan indah matahari terbenam. Tidak jauh dari pantai Lampuuk terdapat Padang Golf Seulawah dengan latar belakang panorama laut.

Pantai Lhok Nga

Pantai Lhok Nga: Bagi anda yang pernah membaca novel karya Tere Liye dan atau menonton Hafalan Shalat Delisa pasti sudah sangat mengenal Pantai Lhok Nga, Delisa seorang gadis kecil bermata Hijau korban tsunami Aceh mengambil latar belakang kisah di Lhok Nga. Tapi sepertinya kami tidak bertemu gadis bermata hijau di Lhok Nga, menurut beberapa info gadis bermata biru, hijau, coklat berada di Meulaboh. Lokasi Pantai Lhok Nga yang berada di pinggir jalan raya Banda Aceh – Calang  (Aceh Jaya) membuat pantai Lhok Nga ramai pengunjung. Di pantai ini para pengunjung dapat berenang, berjemur, memancing, berselancar atau hanya duduk-duduk di gubug sambil menikmati kelapa muda. Di sebelah kiri pantai Lhok Nga (jika kita menghadap ke laut) terdapat pabrik semen Andalas. Bahan baku utama pembuatan semen berasal dari pegunungan kapur yang berada tidak jauh dari pabrik, hasilnya langsung di kapalkan melalui darmaga dekat pantai Lhok Nga. Waktu terbaik menikmati pantai Lhok Nga adalah saat matahari terbenam/sunset.

Danau Laut Tawar di Aceh Tengah: Danau Laut Tawar terletak di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo (1.250 meter di atas permukaan laut), Kecamatan Lut Tawar, Nanggroe Aceh Darussalam. Danau Lau Tawar adalah danau terluas di Propinsi Aceh dengan luas sekitar 5.472 Ha, panjang sekitar 17 km dan lebar 5,5 km. Untuk menuju Takengon bisa di tempuh melalui kota Bireun dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. Tersedia satu buah kapal motor yang digunakan untuk membawa penumpang mengelilingi Danau Laut Tawar. Di sekitar danau terdapat tempat penginapan bagi para wisatawan yang ingin bermalam di lokasi itu.

Taman Nasional Gunung Leuser: Taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL berada di perbatasan Nanggroe Aceh Darussalam dengan Sumatera Utara. Di Nanggroe Aceh Darussalam, TNGL berada di  Kabupaten Aceh Singkil, Aceh  Selatan, Aceh Tenggara, dan Gayo Luwes, dan di Sumatera Utara berada di  Kabupaten Langkat. Untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung dapat melalui rute Medan, Sumatera Utara menuju Kutacane, Aceh Tenggara (yang berjarak lebih kurang 240  km) dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam dengan  berkendaraan mobil. Lalu dari Kutacane untuk menuju lokasi wisata Gurah atau Ketambe  membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan berkendaraan mobil dengan jarak perjalanan sejauh lebih kurang 35 km. Apabila pengunjung ingin menuju lokasi wisata Bohorok atau Bukit Lawang, lebih mudah ditempuh melalui Medan yang berjarak lebih kurang 60 km dengan berkendaraan mobil sekitar 1 jam. Demikian juga apabila pengunjung ingin menuju lokasi wisata Sei Betung lebih mudah ditempuh dari Medan  dengan berkendaraan mobil sekitar 2 jam dengan jarak tempuh lebih kurang 150  km. Jika pengunjung ingin menuju kawasan TNGL di Tapaktuan, Ibu Kota Aceh  Selatan dapat juga ditempuh dari Medan  sekitar 10 jam perjalanan dengan berkendaraan mobil dengan jarak lebih kurang  260 km.

Wisata Alam lainnya:

  • Aceh Selatan – Pantai Air Dingin: Pantai yg landai ini sangat unik dan eksotik, karena berdekatan dg lokasi air terjun yg juga sangat indah. Jarak tempuh sekitar 17 km dari Kota Tapak Tuan, Kab. Aceh Selatan Kabupaten.
  • Aceh Barat Daya – Pantai Cemara Indah: Selain Pantai Pasir putih, disini juga terdapat Taman Rekreasi untuk bersantai diwaktu liburan, dan saat senja tiba kita bisa menikmati matahari terbenam yg sungguh indah. Sekitar 4 km dari Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.
  • Simeulue – Pantai Ganting: Pantai berpasir putih yg landai ini sangat indah dan menawan, cocok untuk berenang, snorkling ataupun sekedar bersantai diakhir pekan. Terletak di Desa Kuala Makmur, sekitar 11 km dari kota Sinabang, dapat dicapai dalam 30 menit.
  • Aceh Timur – Pantai Kuala Parek: Terletak di desa Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, sekitar 7 km dari kota kecamatan.
  • Aceh Jaya – Pemandangan Alam Geurutee: Dari ketinggian lereng gunung Geurutee ini, kita dapat melihat panorama alam yg sangat indah. Jarak tempuh sekitar 40 km dari kota Banda Aceh.
  • Aceh – Singkil – Pulau Banyak: Objek Wisata di Pulau Banyak memiliki laut pasir putih dan panorama yang indah, berbagai aktifitas dilaut dapat dilakukan antara lain, surfing, scuba diving, ataupun sekedar berenang.
  • Aceh Jaya – Pulau Tsunami (Tsunami Island): Pulau yg indah ini terjadi akibat Tsunami tahun 2004 yang lalu. Pulau Tsunami terletak di Desa Keuleuang, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.
  • Aceh Barat – Pantai Batee Puteh: Pantai landai berpasir putih yang sangat indah. Terletak di Jalan Syiah Kuala, sekitar 3 km dari Kota Meulaboh.
  • Aceh Barat Daya – Pantai Kuala Katung: Obyek Wisata Pantai yg dekat dg Pelabuhan/Dermaga Kapal. Terletak di desa Ujung Serangga, jarak tempuh sekitar 15 menit dari Kota Blangpidie.
  • Aceh Jaya – Pantai Lhok Geuleumpang: pantai ini terletak di Desa Kuala Jubet, Kecamatan Kuala Bakti, jarak tempuh sekitar 18 km dari Kota Calang.
  • Simeulue – Pantai Tunggul Indah: Pantai yang satu ini sangat eksotis, terutama disore hari bisa menikmati Sunset yg indah. Terletak di Desa Busung, Kec.Seumeleu Timur, sekitar 12 km dari Kota Sinabang.
  • Aceh Besar – Pantai Ujong Batee: Pantai yg berpasir putih ini selalu ramai dikunjungi jika hari libur tiba, sebagai tempat rekreasi antara lain berenang, berkemah maupun bersantai diakhir pekan. Jarak tempuh sekitar 17 km dari Banda Aceh menuju Krueng Raya.
  • Aceh Tamiang – Pantai Kuala Penaga: terletak di Desa Penaga, Kecamatan Seruway, Jarak Tempuh sekitar 30 km dari Kota Kuala Simpang.
  • Aceh Selatan – Pantai Batu Berlayar: Pantai yang berlokasi di Kecamatan Sama Dua ini memiliki panorama alam yang mempesona.
  • Bireuen – Pantai Krueng Juli: terletak di jalan Lhok Awe – Kr Juli, Kec. Kuala, Kabupaten Bireun.
  • Aceh Timur – Pantai Kuala Beukah: Wisata Pantai berpasir putih yang terletak di Desa Paya Lipah, Kecamatan Peureulak, jarak tempuh sekitar 44 km dari Kabupaten Aceh Timur.
  • Aceh Jaya – Pantai Kuala Doe: terletak di Desa Kuala Doe, Kecamatan Setia Bakti, jarak tempuh sekitar 16 km dari Kota Calang.
  • Aceh Barat – Pantai Lhok Bubon: Di pantai ini dapat dilakukan aktivitas dilaut seperti, berenang, dan berselancar. Terletak di Desa Bubon, jarak tempuh sekitar 8 km dari Kota Meulaboh.
  • Aceh Utara – Pantai Sawang: Pantai ini menawarkan pesona alam yg eksotik, amat indah jika disore hari melihat matahari tenggelam. Jarak tempuh sekitar 29 km dari Kota Lhokseumawe, Desa Sawang, Kec.Samudra.
  • Aceh Utara – Pantai Krueng Geukuh: Pantai ini merupakan pantai yang indah dan bersih diantara pantai lannya, karena masyarakat setempat sangat peduli akan keindahannya. Kita juga bisa melihat nelayan tradisional beserta perahu yg akan menangkap ikan.
  • Aceh Barat – Pantai Lanaga: Obyek wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi, paling ramai dikunjungi pada saat acara perlombaan perahu. Terletak di Desa Peunaga, jarak tempuh sekitar 5 km dari Kota Meulaboh (Ibukota Kabupaten Aceh Barat).
  • Aceh Tengah – Pantai Menye: Pantai Menye (pantai manja) adalah salah satu pantai eksotik yang terdapat di Aceh Tengah. Selain kita bisa menikmati sunset disini, pantai ini juga bisa dijadikan sebagai areal perkemahan dan tempat berekreasi. Pantai Menye terletak di Kecamatan Bintang, sebelah timur danau Laut Tawar.
  • Lhokseumawe – Pantai Ujong Blang: Sekitar 3 km dari kota Lhokseumawe
  • Aceh Tengah – Loyang Koro: Loyang Koro adalah salah satu objek wisata yang terletak di kaki gunung Birahpanyang, sekitar 15 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 20 meter. Terletak di desa Toweren, kecamatan Laut Tawar, hanya 7 Km dari Kota Takengon.
  • Aceh Tengah – Goa Putri Pukes: Objek wisata yang satu ini menarik karena berdasarkan legenda masyarakat setempat mengenai seorang putri yang melanggar pantangan orangtuanya. Terletak di pinggir sebelah utara danau Laut Tawar.
  • Aceh Tengah – Loyang Datu Merah Mege: Objek wisata yang berpanorama indah ini, tidak hanya menawarkan keindahannya saja tetapi juga legenda yang mengikutinya. Area objek wisata ini juga dilengkapi dengan tempat peristirahatan dan tempat duduk untuk menikmati air deras yang mengalir didasar Goa. Terletak 26 km dari ibu kota kabupaten Aceh Tengah.
  • Pidie – Gua Tujuh: Gua yg sangat unik dan fantastik, memiliki satu pintu utama, tetapi juga didalamnya memiliki tujuh cabang untuk menuju kedalamnya. Lokasinya berada di Jl B.Aceh – Medan km 100, Laweung Kec. Muara Tiga, Pidie.

Wisata Religi:

Masjid Baiturrahman Aceh

  • Masjid Raya Baiturrahman: Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dan merupakan pusat pendidikan ilmu agama di Nusantara. Masjid ini merupakan saksi bisu sejarah Aceh. Masjid ini  merupakan markas pertahanan rakyat Aceh ketika berperang dengan Belanda (1873-1904). Pada saat terjadi Perang Aceh pada tahun 1873, masjid ini dibakar habis oleh tentara Belanda. Untuk mengenang peristiwa tersebut, dibangun sebuah monumen kecil di depan sebelah kiri Masjid Raya, tepatnya di bawah pohon ketapang. Enam tahun kemudian, untuk meredam kemarahan rakyat Aceh, pihak Belanda melalui Gubernur Jenderal Van Lansnerge membangun kembali Masjid Raya ini dengan peletakan batu pertamanya pada tahun 1879. Peristiwa sejarah yang terakhir adalah terjadinya bencana tsunami 24 Desember 2004. Ketinggian dan derasnya air tsunami hingga 2 meter yang hampir menggenangi ruangan dalam Masjid Raya, menjadi saksi sejarah bagi kebanyakan orang yang selamat ketika berlindung di Masjid Raya. Setelah air tsunami surut, di dalam Masjid Raya dijadikan tempat meletakkan ribuan jenazah  korban tsunami. Masjid yang menempati area kurang lebih empat hektar ini berarsitektur indah dan unik, memiliki tujuh kubah, empat menara dan satu menara induk. Ruangan dalam berlantai marmer buatan Italia, luasnya mencapai 4.760 m2, dan dapat menampung hingga 9.000 jama‘ah.
  • Masjid Indra Puri: Lokasi Masjid Indra Puri terletak sekitar 150 meter dari tepi Sungai Krueng Aceh, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia.  Jarak antara lokasi masjid dengan Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kurang lebih 25 km ke arah utara. Dari Kota Banda Aceh dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam  waktu kurang lebih 30 menit.

Wisata Sejarah:

  • Benteng Indra Patra

    Benteng Indra Patra: Benteng Indra Patra terletak di dekat pantai Ujong Batee, Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar sekitar 19 km dari Banda Aceh. Dibangun oleh Kerajaan Lamuri, kerajaan Hindu pertama di Aceh (Indra Patra) pada masa sebelum kedatangan Islam di Aceh, yaitu pada abad ke tujuh masehi. Benteng ini berukuran besar dan berkonstruksi kokoh, berarsitektur unik, terbuat dari beton kapur. Saat ini jumlah benteng yang tersisa hanya dua, itu pun pintu bentengnya telah hancur terkena tsunami. Foto dari sini.

  • Gunongan Banda Aceh

    Gunongan: Gunongan (gunung kecil) berada di Taman Sari Gunongan, di Desa Seutui, Kotamadya Banda Aceh, berhadapan dengan lokasi perkuburan serdadu Belanda. Bangunan ini didirikan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636) pada abad ke-17. Bangunan Gunongan tidak terlalu besar, bersegi enam, berbentuk seperti bunga dan  bertingkat tiga dengan tingkat utamanya sebuah mahkota tiang yang berdiri  tegak. Dari lorong pintu itu ada sebuah tangga menuju ke  tingkat tiga Gunongan. Gunongan yang  berada di taman sari (taman sari kerajaan), merupakan simbol dan kekuatan cinta  Sultan Iskandar Muda kepada permaisurinya yang cantik jelita, Putri Phang (Putroe Phang) yang berasal dari Pahang,  Malaysia. Di sebelah Gunongan ada sebuah bangunan yang disebut dengan Kandang Baginda. Kandang Baginda merupakan lokasi pemakaman keluarga Sultan Kerajaan Aceh yang salah satunya adalah makam anak angkat Sultan Iskandar Muda, Sultan Iskandar Tsani (1636-1641) yang berasal dari Malaysia. Foto dari sini.

  • Pintu Khop: Pintu Khop merupakan pintu penghubung Istana Sultan Iskandar Muda dan Taman Putroe Phang, yaitu Tempat pemandian Putri Pahang. Makam Datu Beru
  • Kapal di Atas Rumah

    Kapal di atas rumah: Kapal yang terdampar di atas rumah terletak di Lampulo merupakan saksi bisu sejarah bencana alam gempa dan tsunami 26 Desember 2004. Obyek wisata ini di tata dan di jaga dengan baik. Agar tidak runtuh, kapal tersebut di sangga dengan besi. Untuk menuju ke bagian atas telah disediakan tangga.

  • Kuburan Massal Korban Tsunami: Taman Makam Syuhada Korban Tsunami 26 Desember 2004.
  • Makam Serdadu Belanda, Kerkoff Peucut: Lokasi makam terletak di tengah kota Banda Aceh tepatnya di Desa Blower, Kotamadya Banda Aceh. Para peziarah dapat masuk menuju lokasi dari pintu gerbang yang terlihat dari jalan besar di depan Blang Padang. Labi-labi yang melewati rute Kerkoff adalah jurusan Lhoknga – Pasar Aceh, Ulelheu – Pasar Aceh, Lamteumen – Pasar Aceh, dan Lamlagang – Pasar  Aceh.
  • Makam Syuhada 8 (Kubu Lapan): Makam Syuhada 8 terletak dipinggiran jalan B. Aceh – Medan tepatnya di Desa Paya Meuligau, Kecamatan Peureulak, Kab.Aceh Timur. Makam ini merupakan salah satu makam syuhada yang syahid dalam peperangan melawan Penjajah Belanda. Monumen Kerajaan Islam Peureulak (Monumen Islam Asia Tenggara)
  • Makam Syiah Kuala: Makam Tengku Syiah Kuala sangat populer diantara masyarakat setempat dan pengunjung dari malaysia sebagai salah satu ulama muslim (guru) yang hebat, yang menghabiskan lebih dari 15 tahun di Mekah untuk belajar dan mendedikasikan hidupnya kepada ilmu pengetahuan dan masyarakat. Beliau sudah menulis banyak buku. Lokasi tempat ini tidak jauh dari muara Sungai Aceh (Kreung Aceh). Jarak dari pusat kota sekitar 3 km.
  • Makam Teungku Chik Di Tiro: Teungku Chik Ditiro adalah Pahlawan Nasional yang berasal dari Aceh. Perjuangan beliau melawan penjajah Belanda dikenal dengan nama “Perang Sabil” terletak di Desa Mureu Lam Glumpang, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.
  • Makam Laksamana Malahayati: Laksamana Keumala Hayati atau dikenal dengan Laksamana Malahayati, adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Pada tahun 1585-1604, memegang jabatan sebagai Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV. Makam ini berada di atas bukit, di desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar atau sekitar 34,5 kilometer dari Kota Banda Aceh.
  • Makam Raja Linge: Makam Raja Linge adalah pemakaman yang dikhususkan untuk keluarga Raja Linge dan keturunannya dimakamkan. Kerajaan Linge merupakan salah satu kerajaan tertua di terletak di Linge, sekitar 70 km dari kota Takengon.
  • Makam Pahlawan Teuku Umar: Teuku Umar adalah Pahlawan Nasional, beliau merupakan suami Cut Nyak Dhien yg juga merupakan pahlawan nasional dari Aceh. Terletak di Desa Meugo Rayeuk, jarak tempuh sekitar 35 km dari Kota Meulaboh.
  • Pusat Kerajaan Samudra Pasai (Makam Para Raja Pasai): Kerajaan Pasai merupakan Kerajaan Islam pertama dan terbesar di Indonesia pada abad XIII. Disinilah dahulu berdirinya Kerajaan Samudra Pasai yg berjaya pada masanya, thn 1267, disini juga tempat pemakaman para raja yang berkuasa tersebut. Terletak di Desa Kuta Krueng, Kec.Samudra Geudong, sekitar 18 km dari Kota Lhokseumawe.
  • Monumen Pesawat RI Pertama: Pesawat ini adalah Pesawat Pertama yang dimiliki Republik Indonesia, dan merupakan pemberian dari Rakyat Aceh. Terletak di Lapangan Blang Padang Kota Banda Aceh.
  • Tugu Peringatan Penerbang Pertama Aceh Maimun Saleh: Tugu Pesawat untuk mengenang Maimun Saleh sebagai Pilot/Penerbang pertama dari Aceh. Terletak di Simpang Montasik, Kabupaten Aceh Besar.
  • Museum Cut Nyak Dhien

    Museum Cut Nyak Dhien: Lokasi museum terletak di sebelah Barat Jalan Banda Aceh-Lhok Nga, jarak lokasi museum dengan kota Banda Aceh, kurang lebih 6 km. Dari Kota Banda Aceh dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu kurang lebih 10 menit. Apabila naik angkutan umum, yaitu labi-labi (angkot) jurusan Pasar Aceh-Lhoknga dapat ditempuh kurang lebih 20 menit.

  • Rumoh Cut Meutia: Rumah pahlawan wanita Aceh, Cut Meutia, yang bersama Cut Nyak Dhien melawan penjajah Belanda. Terletak di Daerah Pirak, Kec. Pirak Timoe, Aceh Utara
  • Perpustakan Kuno Tanoh Abee: Perpustakaan Kuno yang sangat bersejarah, tersimpan manuskrip tentang Islam, sejarah dan kebudayaan Aceh dari abad 16 hingga19 M. Terletak di Desa Tanoh Abee, Seulimeum, Aceh Besar. Jarak tempuh sekitar 42 km dari Kota Banda Aceh.
  • Monumen Radio Rimba Raya: Merupakan Monumen kebanggaan Kabupaten ini, dan juga sebagai Lambang Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah. Terletak di Desa Rimba Raya, Timang Gajah, Bener Meriah.
  • Pendopo Gubernur NAD: Pendopo (Meuligoe) adalah Tempat kediaman resmi Gubernur NAD ini dahulunya merupakan tempat kediaman Gubernur Belanda. Terletak di jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah, Kota Banda Aceh.
  • PLTD Apung

    Monumen Kapal PLTD Apung: Memiliki Luas Lahan ± 2 Ha, terletak di Desa Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Kapal ini memiliki berat 2.600 ton, panjang 63 meter dan luas 1.900 M2. Gelombang tsunami menghempaskan kapal ini sejauh 3 Km. Kapal yang memiliki nama PLTD Apung ini terombang-ambing tsunami dan menghancurkan rumah-rumah penduduk. Monumen ini di miliki oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, di Peruntukan untuk kawasan wisata. Di sebelah kiri PLTD Apung ini sekarang telah selesai dibangun Monumen Edukasi Tsunami yang berisi catatan sejarah dan foto-foto tentang Tsunami.

Wisata Budaya dan Seni

  • Seni dan Budaya Aceh (foto dari berbagai sumber)

    Tari Saman: Tari Saman berasal dari dataran tinggi Gayo. Tarian yang Biasanya diselenggarakan digedung kesenian, ataupun di tempat-tempat tertentu jika ada perayaan kesenian. Dari Wikipedia menyebutkan bahwa tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara. Tari Saman ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia.  Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

  • Tari Seudati: Tari Seudati adalah tarian yang terkenal dan berasal dari NAD.Tarian ini mulanya berkembang di Aceh Utara, dan sekarang menjadi salah satu Kesenian Nasional Indonesia. Tari Seudati menggambarkan semangat perjuangan, sikap kepahlawanan, keriangan, kelincahan, serta sikap hidup yang dinamis, kegotong royongan dan persatuan. Biasanya diselenggarakan jika ada pesta adat, ataupun pada acara kesenian, dan bertempat digedung kesenian ataupun panggung hiburan masyarakat.
  • Pacuan Kuda Tradisional: Pacuan Kuda merupakan salah satu atraksi menarik dari kebudayaan ditanah Gayo, salah satunya di Kabupaten Gayo Lues ini. Kegiatan rutin tahunan yang dilakukan di bulan Agustus mulai tanggal 18 hingga 25 Agustus.

Wisata Kuliner dan Wisata Belanja:

  • Wisata Kuliner Aceh

    Mie Aceh: Mie Aceh Razali sangat terkenal di kalangan wisatawan, lokasinya tidak jauh dari tempat kami menginap yaitu di Jalan T Panglima Polem, Banda Aceh (dekat Hotel Sulthan). Namun menurut pak Sopir sudah tidak seenak sebelum tsunami, sehingga kami memutuskan  mencoba Mie Turis yang terletak di Jl. T Nyak Arif, Simpang Peurada, Banda Aceh. Dan seketika itu saya langsung terpesona dengan citarasanya, bumbu yang mantap, gurih, dan spicy, bahkan sampai sudah kembali ke Bogor saya masih “ngidam” Mie Aceh.

  • Ayam Tangkap: Ayam tangkap merupakan makanan khas aceh yang terbuat dari ayam yang di potong kecil-kecil, di goreng dengan bumbu rempah-rempah dan beraneka macam daun seperti daun kari, potongan daun pandan, salam koja juga potongan cabai hijau.  Kami menikmatinya di RM Khas Aceh Rayeuk. Selain ayam tangkap yang enak dan gurih, RM ini juga menyajikan dendeng sapi yang sangat enak.
  • Dendeng: Seorang teman berbaik hati mengirimkan Dendeng Aceh Gunong Seulawah yang sangat terkenal sebagai oleh-oleh dari Aceh, entah saya yang tidak bisa memasaknya tapi dendeng yang kami makan di RM Aceh Rayeuk jauh lebih enak. Karena rasanya yang enak dan tidak mau repot mampir-mampir lagi ke toko oleh-oleh, kami membeli oleh-oleh dendeng di RM Aceh Rayeuk.
  • Roti Canai: Canai Mamak Kuala Lumpur yang terletak di Jalan Teuku Umar menjual makanan dan minuman khas melayu seperti roti canai, roti kari, nasi briyani, dan teh tarik.
  • Warung Kopi Ulee Kareng: Warung kopi Ulee Kareng “Jasa Ayah” yang berada di Jalan T. Iskandar no.13-14a Ulee Kareng dan Warung Kopi Solong adalah tempat minum kopi yang legendaris di Banda Aceh. Angkutan umum yang lalu lalang melewati lokasi ini, seperti: taxi, becak mesin dan labi-labi. Labi-labi yang melewati rute Warung Kopi Ulee Kareng adalah jurusan Ulee Kareng – Pasar Aceh.
  • Souvenir dan Kaos Aceh

    Toko Souvenir Mr.Piyoh: Kami mendapatkan informasi toko Mr.Piyoh dari teman perjalanan di Kapal yang menggunakan kaos Sabang dengan kualitas bagus. Ternyata kaos Sabang hanya dijual di toko Mr.Piyoh yang ada di Sabang, sayang sekali kami sudah melewatkan Sabang. Penasaran dengan koleksi Mr.Piyoh, sembari menuju bandara kami mampir ke toko kecil yang berada di tepat di samping Warung Kopi Solong. Pemiliknya masih muda, namanya Hijrah Saputra. Selain menjual kaos dengan tema yang unik tentang Aceh, Mr.Piyoh juga menjual cenderamata kecil semacam pin, gantungan kunci dan boneka yang dikemas menarik. Dari toko ini pula saya memperoleh peta wisata sabang. Contact Mr.Piyoh: FB – Hijrah Saputra Yunus | Twitter – @hijrahheji | website www.piyoh.blogspot.com

  • Lhong Raya Souvenir: Toko ini menjual berbagai macam oleh-oleh khas Aceh seperti tas, sajadah, kaos, bross, dan kopi. Koleksinya sangat lengkap dan harganya lebih murah dari toko souvenir yang kami jumpai di Sabang. Lhong Raya Souvenir berada di Jalan St.Malikul Saleh no.58, telepon +62 651 21357. Penjualnya sangat baik, mungkin karena temen deket pak sopir kami yang mengejar waktu menuju pelabuhan Ule lheu diperbolehkan belanja sebelum toko tersebut buka

Toko souvenir dan Rumah makan lainnya (source: aceh magazine):

  • Rencong Aceh: Jln.Muhammad Jam No. 1E Banda Aceh
  • AD Souvenir: Jln. Muhammad Jam No 1B Banda Aceh
  • Putra Aceh: Jln. Muhammad Jam No. 31 Band Aceh
  • Putroe Aceh: Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 67 Banda Aceh
  • Aceh Putra: Jln. Tentara Pelajar No. 137 Merduati – Banda Aceh
  • Pusaka Souvenir: Jln. Cut Mutia No. 10 Banda Aceh
  • Pusaka Souvenir: Jln. Sri Ratu Safiatudin No. 78 Peunayong – Banda Aceh
  • Aceh Souvenir: Jln. Sri Ratu Safiatudin No. 70 Peunayong – Banda Aceh
  • Nya’ Ni Souvenir: Jln. Sri Ratu Safiatudin No. 58 Peunayong – Banda Aceh
  • Anita Souvenir: Jln. Sri Ratu Safiatudin No. 24 Peunayong – Banda Aceh
  • Rumah Kerajinan Jaroe: Jln. Sri Ratu Safiatudin, Peunayong – Banda Aceh
  • Muligoe Souvenir: Jln. Sri Ratu Safiatudin, Peunayong – Banda Aceh
  • Restoran Lamnyong Jl. T. Nyak Arief Lamnyong Telp. (0651) 53700 Hp. 0651 7409990
    • Restoran Istana Jl. TP. Polem Peunayong Kec. Kuta Alam Banda Aceh
    • Dapu Café Helsinski Jln. Tgk. Daud Beureueh Restoran Pante Pirak Jl. H. Dimurthala No. 5 Blok 13 Banda Aceh Telp. (0651) 7428652
    • Restoran Tropicana Jl. Jend. A. Yani No. 90 – 92 Banda Aceh Telp. (0651) 21442
    • Pondok Jumbo Jl. TP. Polem No. 129 Peunayong Kec. Kuta Alam Banda Aceh Telp. (0651) 31421
    • Restaurant Al Hidayat Jl. Hasan Saleh No. 10 Neusu Aceh Kec. Baiturrahman Banda Aceh Telp. (0651) 7401970 HP. 081360067025
    • Rumah Makan Refika Ananda Jl. T. Makam Pahlawan No. 83 Peniti Kec. Baiturrahman B. Aceh
    • Rumah Makan Khas Aceh Rayeuk Jl. Medan-Banda Aceh Lueng Bata
    • Morina Kitchen Jl. Tgk. Chik Ditiro, Banda Aceh
    • D’Rodya Jl. T. Nyak Arief Berawe, Banda Aceh Telp. (0651) 28408
    • Rumah Makan Selecta Jl. R.A. Kartini No. 8, Banda Aceh Telp. (0651) 32617
    • Warung Ibu Pocut Jl. Nyak Adam Kamil Neusu, Banda Aceh Telp. (0651) 21937
    • Rangkang Es Teler Jl. Nyak Adam Kamil Neusu, Banda Aceh Telp. (0651) 28265
    • Caswell’s Jl. Mesjid Al Huda No. 9 – 11 Kp. Lausana Kec. Kuta Alam Banda Aceh
    • Joglo Café Jl. Daud Bereueh, Banda Aceh Telp. 081360278876
    • Country The Restaurant Jl. SR. Safiatuddin, Banda Aceh
    • Rumah Makan Putra Delima Jl. Tgk. ChiRumah Makan Sari Bundo
    • Rumah Makan Sari Bundo Tgk. Chik Ditiro No. 33, Banda Aceh
    • Warung Timbang Rasa Jl. Tgk. Chik Ditiro, Banda Aceh
    • Rumah Makan Minang Asli Jl. T. Umar No. 170, Banda Aceh
    • Warung JB Jl. Tgk. Chik Ditiro, Banda Aceh
    • Warung Mie Razali Jl. Tgk. Umar No. 26, Banda Aceh
    • Rangkang Es Teller Jl. Imum Lhueng Bata Kec. Lhueng Batav, B. Aceh
    • RM Aceh Rasa Jln.Panglima Nyak Makam No 29 Lambhuk, B. Aceh
    • RM Cut Dek Jln.Panglima Nyak Makam Lambhuk, B. Aceh
    • RM Rindang Baru Jln.T.Iskandar, Ulee Kareng, Banda Aceh
    • RM Tiga Saudara Jln.T.Iskandar, Ulee Kareng, Banda Aceh
    • Warnas Damai Keluarga Jln.T.Iskandar, No.13 Beurawe, Banda Aceh
    • RM Nasional Baru Jln.T.Imuem Leung Bata, Banda Aceh
    • RM Asia Agung Jln.T.Imuem Leung Bata, Banda Aceh
    • RM Hj. Hartini Jln.T.Imuem Leung Bata, Banda Aceh
    • RM Asia Utama Dua Jln.T.Imuem Leung Bata, Banda Aceh
    • PUTRA JAYA Jl. Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba No. 14 Taman Sari B. Aceh Telp. (0651) 22959.
    • RM Kawan Setia Jl. Tgk. Umar, no.47 Seutui, Banda Aceh
    • Warung Minang Elok Jl. Tgk. Umar, no.50 Seutui, Banda Aceh
    • RM Putra Aceh Jl. Pulo Dibaru no.11, Banda Aceh
    • RM Asia Utama Jl. Cut Meutia, no.39, Banda Aceh
    • RM Atjeh Cusin Yee Grah Jl. Cut Meutia, no.11, Banda Aceh
    • RM Selera Kita Jl. Sri Ratu Safiatuddin no.29, Banda Aceh
    • RM Aroma Baru Jl. Ahmad Yani, no.77, Banda Aceh
    • RM Bagus Jl. Pocut Baren, Banda Aceh
    • RM Minang Jln.T.Panglima Polem, Banda Aceh
    • RM Daus Jln.T.Panglima Polemno.129, Banda Aceh
    • RM Panca Putra Jln. Chairil Anwar, Banda Aceh
    • RM Purnama Jl. R.A Kartini, no.3, Banda Aceh
    • RM Selera Anda Jln.Tgk.Chik Ditiro, no.156, Banda Aceh
    • RM Sikameng Jln.Tgk.Chik Ditiro, Banda Aceh
    • Warung Wakdin Jln. Hasan Saleh, Neusu, Banda Aceh
    • RM Rahul Jl. Sulaiman Daud, no.16 Peuniti, Banda Aceh
    • RM Simpang Raya Jl. Sultan Malikul Saleh Neusu, Banda Aceh
    • Putri Catering Jl. Sultan Malikul Saleh Neusu, Banda Aceh
    • RM Nasional Jl. Tgk. Umar, no.62 Seutui, Banda Aceh
    • RM Jam Gadang Jln. Cut Nyak Dhien Lamteumen, Banda Aceh
    • RM Putri Naga Jl. Tgk. Umar, no.61 Seutui, Banda Aceh
    • RM Tanjung Tiram Jl. R.A Kartini, no.32, Banda Aceh
    • RM Aceh Setia Baru Jl. T. M. Daud Syah, no.86, Banda Aceh
    • RM Tringgadeng Jl. T. M. Daud Syah, no.92, Banda Aceh
    • RM Aceh Rasa Utama Lingke Jl.T.Nyak Arief, no.200, Banda Aceh
    • RM Aceh Utara Jl.T.Nyak Arief, Banda Aceh
    • RM Raden Muhammad Jl.T.Nyak Arief, Banda Aceh
    • RM Selera Jl.T.Nyak Arief Sp. Prada, Banda Aceh
    • RM Jaso Mandeh Jl.T.Nyak Arief Lingke, Banda Aceh
    • RM Haji Habas Jl.T.Nyak Arief Sp.Mesra, Banda Aceh
    • RM Samahani Lamnyong, Banda Aceh
    • RM Hasan Krueng Cut, Banda Aceh
    • RM Asia Utama Jln.Cut Meutia, no.39, Banda Aceh
    • RM Panca Putra Baru Jl. T. Hamzah Bendahara Kuta Alam, Banda Aceh
    • RM Indra Malaya Jl. T. Hasan Dek, Beurawe, Banda Aceh
    • RM Aceh Setia Jaya Jl.T. M. Daud Syah, no.67, Banda Aceh
    • RM Sahabat Jl. T. Hasan Dek, Banda Aceh
    • RM Darussalam Jln. Daud Beureueh Jambo Tape, Banda Aceh
    • RM Asia Utama Muda Jln. Daud Beureueh Jambo Tape, Banda Aceh
    • RM Saudara Lon Jln. Daud Beureueh Lamprit, Banda Aceh
    • RM Narita Jl.T.Nyak Arief, Banda Aceh
    • RM Andrea Jl.T.Nyak Arief, Banda Aceh
    • Bunda Restaurant Jl.H.Dimurtala, Banda Aceh
    • RM Sinar Surya Jl.Sri Ratu Safiatuddin, Banda Aceh
    • RM Minang Saiyo Jl.Chik Kuta Karang, no.3-4, Banda Aceh
    • Pante Pirak Café Jl.H.Dimurtala, Banda Aceh
    • RM Asia Utama Jaya 2 Jl.T.Nyak Arief Darussalam, Banda Aceh
    • RM Ujong Batee Jln.Tgk. Daud Beureueh Jambo Tape, Banda Aceh

Budget Wisata Aceh (pengeluaran untuk 6 orang termasuk sopir, sharing cost ber-5):

  • Makan Rayeuk : Rp. 292.000
  • Tiket Masuk Pantai Lampuuk Rp. 18.000 (uang mamih)
  • Es kelapa di Pantai Lhok Nga Rp. 53.000
  • Ring Road Coffe Rp. 53.500
  • Mie aceh Turis Rp. 138.000,-
  • Sewa mobil hari pertama + tip (wisata aceh) Rp. 450.000,-
  • Hotel 61, 1 kamar deluxe + Extra Bed, 1 kamar standar twin bed (390rb+120rb+340rb) Total : Rp. 850.000,-
  • Sewa mobil hari ke dua (hotel – pelabuhan) Rp. 100.000,-

Foto Wisata di Banda Aceh :

Jalan-jalan singkat di Serambi Mekah, Aceh.
This entry was posted in Nanggroe Aceh Darussalam, Traveling. Bookmark the permalink.

80 Responses to Panduan Wisata Banda Aceh, NAD

  1. dansapar says:

    pertamax… bacanya besok ya ;p

  2. ary anggraeni says:

    Tulisanya Nice.. :)
    salam kenal kaka..

  3. ndahdien says:

    Maaf u’ yg comment kirim link ke 10 hal yang musti dilakuin di aceh, comment-nya masuk ke spam dan kehapus :(

  4. http://t.co/QlcAj1nn <- pengen k smua tempat ini pas ke aceh nanti. ;d

  5. Henri says:

    Aceh keren memang, saya sudah setahun disini, tapi belum habis juga kelilingi Aceh :)

  6. Panduan Wisata Banda Aceh, NAD http://t.co/P5XnsQgs lewat @sharethis

  7. saddam says:

    mantap, lengkap banget… :)

  8. Panduan Wisata Banda Aceh, NAD http://t.co/MBrNjo7I via @sharethis

  9. dayat says:

    saya orng aceh. tepatnya aceh selatan & pernah d banda aceh 1,5thun. penulis tau bnyak tntng aceh. penulisnya orang aceh juga??

    • ndah says:

      saya bukan orang aceh, lahir dan besar di Kebumen (Jawa). tapi sudah menjadi kebiasaan saya mengumpulkan banyak informasi sebelum berkunjung ke daerah yang belum pernah saya kunjungi. banyak bertanya (di internet) agar tidak tersesat di jalan :D

  10. safar manaf says:

    tulisan yang mantap, bisa dibuat beberapa seri, saya rasa begitu.
    NICE. Pernah dengar menara air di Banda Aceh? Silahkan kunjungi http://visit-aceh-2013.blogspot.com/2012/06/menara-air-banda-aceh.html

  11. milo says:

    Kalo Mie Razali saya nggak terlalu suka. Kalo ayam tangkap emang enak. Kadang disebut juga ayam sampah (karena banyak daun2nya :D).

  12. tomoyo2010 says:

    Subhanallah, Sudah lama sekali tidak ke ACEH semenjak Tsunami 2004 lalu. Kangen rasanya. tahun 2004 Bis Pelangi Medan Jakarta masih di kisaran 80.000 an. Pesawat Banda Aceh Meulaboh pakai peswat kecil sekitar 500.000 an. Ya Allah kapan kami bisa kesana lagi… Permudah ya Allah. aamiin.

  13. yoedi says:

    Tulisannya gamblang mba’, jelas. Oiya Mba mo tanya untuk jadwal bus terakhir dari Banda Aceh ke Medan jam berapa ya ? dan bus apa?
    Begitu juga sebaliknya dari Medan – Banda Aceh,, saya sudah coba telepon ke no agen bus yang ada di atas, tapi gak ada yang ngangkat T_T,
    Insya Allah bulan september ini kita mo ke km 0 via medan

    Terimakasih

  14. ai komariah says:

    Salam kenal… saya ada rencana ke aceh sept 2012, 2 malam disana flight dr medan. kira2 apa aja yg bisa di eksplore di aceh. tanpa ke sabang, kayanya terlalu jauh ya. atas infonya, terima kasih,

    • Ndah says:

      tinggal di pilih aja dari list tempat wisata yang saya sebutkan disini.
      day 1 bisa Air Terjun Suhom – Pantai Lampuuk – Pantai Lhok Nga – Jembatan USAID – Museum Cut Nyak Dien – Masjid Raya Baiturrahman – Makam Serdadu Belanda – Kerkoff Peucut – Gunongan – Masjid Baiturrahim – menikmati sunset di pelabuhan Ulee Lheue – makan malam mie aceh
      day 2 bisa wisata bekas tsunami spt kapal di atas rumah, PLTD apung dan Taman Makam Syuhada Korban Tsunami
      di susun aja berdasar minat dan kedekatan lokasi
      jangan lupa kuliner aceh dan souveirnya ;)

      tapi sudah ke aceh tapi tidak ke sabang sepertinya ada yg kurang deh ^^ #RACUN

  15. Saya sedang browsing transportasi bus Medan – Banda Aceh, kemudian sampai di blog ini. Terima kasih atas catatan perjalanannya. Sangat membantu. Insya Allah minggu depan saya berangkat backpacking Sumbar – Sumut – Aceh.

    Salam kenal ya, Mbak! :)

    -Icha

    • Ndah says:

      salam kenal juga icha…
      wahh backpacking-nya mulai dari tempat yg belum pernah saya datangi… salam dulu buat cubadak island, jam gadang dkk ;)

  16. Salam kenal.
    Terima kasih banyak, catatan perjalanan ini sangat membantu. Saya berniat berangkat ke Banda Aceh dari Medan. :)

  17. @ichamaisya says:

    Cerita yg cukup lengkap ttg Banda Aceh dan sekitarnya >> http://t.co/bzuhtOBf saya aja ga pernah nulis sepanjang ini. :o

  18. Terima kasih @ndahdien atas tulisannya ^_^ ~> Panduan Wisata Banda Aceh http://t.co/dXmyeAXf #BNAwisata #VisitAceh

  19. Maseru wkwk says:

    selamat malam mbak endah… saya baru baca tulisan ini tadi malam, dan baru selesai beberapa menit yang lalu…
    saya sudah tinggal di aceh (tepatnya pulo aceh) hampir 9 bulan ini, meskipun sebenarnya asli jawa (kabupaten kendal – jawa tengah). salam kenal…..
    makasih untuk tulisannya… saya juga baru bisa ke sabang awal bulan juli lalu (4-6 juli) dan alhamdulillah hampir semua tempat sudah saya taklukkan… hehe
    liburan musim panas juga sempat trekking dan muncak di gayo (gunung kemiri dan leuser)
    karena saya dan teman2 bukan termasuk traveller… tapi cuma backpacker yang limited edition jd maklum agak perhitungan….. :-P
    semoga suatu saat nanti kita bisa bertukar pengalaman lebih banyak lagi…..
    sayonara….. :-D

    • Ndah says:

      met malam jg maseru,
      wah puas banget ya mas bisa explore semuanya, justru krn limited edition itu banyak yg nyari. kalo ada blog kasih link di sini aja mas biar temen2 yg lain makin banyak referensi wisata aceh.

  20. pitmanizz says:

    infonya lengkap banget, tapi saya lagi cari info tentang tempat wisata yang khusus ada d meulaboh. kira2 mbak ndah bisa kasi taw saya.
    oya, flight dari padang ke aceh kog gak ada ya? apa harus transit di polonia dulu? trus ntar kalau dah sampai banda aceh, berarti harus sambung transportasi apa lagi ke meulaboh. Flight banda aceh- meulaboh ada pa gak? kira2 brapa biaya nya?
    1 lagi mbak, meulaboh-medan kalaw pake kendraan pribadi (mobil) brapa jam perjalanan ya?
    makasi sebelumnya, saya sangat senang membaca blog ini, dalam waktu dekat saya berencana brangkat ke aceh, maw eksplore sumatra

    • Ndah says:

      Meulaboh sangat jauh dari Aceh sementara waktu kami terbatas sehingga kami lebih memilih Sabang.
      Aceh – Meulaboh bisa melalui jalur udara dan darat. Kalau lewat udara bisa memilih rute Banda Aceh – Meulaboh, atau Medan – Meulaboh. Maskapai penerbangan yang melayani:Merpati, Riau Airline, Smac dan Susi Air, silahkan cek di website maskapai tersebut atau agen tikect. Waktu tempuh dengan pesawat antara 30 – 60 menit, lewat darat bisa melalui Medan – Tapak Tuan – Meulaboh (+ 15 jam), Banda Aceh – via Geumpang – Meulaboh (+ 8 jam), Banda Aceh – via Calang – Meulaboh (9 jam,kondisi jalan rusak). Meulaboh terletak di Aceh Barat, silahkan di list tempat wisata di Aceh Barat yang saya sebutkan di atas. Wisata Meulaboh diantaranya: Masjid Agung Meulaboh, Pantai Suak Ribee, pantai lanaga, Pantai Lhok Bubon, pantai bate puteh dan wisata tsunami.

  21. iecka says:

    makasih ya mba indah informasinya lengkap buanget…insyaallah tahun baru saya dan teman2 mau liburan kebanda aceh & sabang…
    klo ada referensi lain tolong dishare lg ya mba supaya bisa jd referensi tambahan :D

  22. mus oranje says:

    selamat mlm bak ndah. kalau ada yang kurang mungkin info wisata di aceh di artikel ini, mungkin teman2 bisa kunjungi blog ini http://acehtourismagency.blogspot.com/

  23. tika says:

    salam kenal mbak endah,,,,,,,,info bagus banget tuh mbak,,,,,sebagai orang aceh asli saya bangga,orang dari daerah lainmencintai pariwisata daerah saya
    tapi,,,,,,,,jalan2nya gak sampek ke aceh selatan ya mbak???,,,,,daerah asal saya ini jg nggak kalah cantik,ada pantai putih,air terjun,relief alam yg menyerupai dongeng aceh selatan,,,masih banyak lagi deh,,,
    kapan2,,,mampir ya mbak,,,makan ikan bakar segar dan manisan pala khas aceh selatan

  24. asra zakia says:

    nanti koq k qceh lg hubgi qmi aja ya kk…biar qmi bwa kliling aceh semua….:)

  25. Fitri says:

    Mbakyu Ndah,,,,maturnuwon sanget bantuan infonya,,,rencananya dalam waktu dekat aku berencana liburan ke aceh,,,, :)

  26. Wow,,,maturnuwon sanget Mbakyu,,,nice referensi buatku yang mau merekam jejak di Aceh dalam waktu dekat,,,makasih makasih,,,,,,

  27. @ndoolabri says:

    @SoniaaNazar @saritashrimpkle aku liat info perjalanan Aceh – Medan http://t.co/qOdzezFs

  28. iqbal says:

    salem syedara(salam saudara)…saya asli anak banda aceh udah 20 tahun di aceh :D :P…..
    kalo mau tanya” sekitar banda aceh tinggal bilang aja… :))

  29. mizwar says:

    mantap mba ,,, atas nama org aceh mengucapkan trimakasih telah membantu menginformasikan wisata aceh,,,

  30. tp sayang sekali mabk cuma sebentar daceh :/
    msh banyak lg wisata lainnya loh.
    hehehee..
    walaupun saya bukan orng aceh , tp saya jg udh prnah mengunjungi kota sabang ini :D
    salam kenal mbak :)

  31. brotherbeee says:

    baru sekali ke Aceh, langsung nyoba kopinya, muantabb!!!

  32. Musfir | aceh says:

    Aktivitas di aceh itu, ngopi pagi, siang dan malam.
    Dan jangan lupa ke sabang, ngunjungin titik nol km indonesia.
    Plus cobain sate gurita sabang n sate matang.
    Rujak aceh juga maknyus, n nasi kambing nya ok banget.

  33. way2talk says:

    salam kenal mba endah ^_^
    saya insya allah mau ke kutacane minggu depan. Kalo dr medn utk sampai ke kutacane yg terbaik,aman dan nyaman naik apa y?brp jam prjalanan dan tarifnya brp?trs sebaiknya prjlnan siang atau mlm?
    maaf y mba bnyk bgt tanya-nya,hehehe
    maturnuwun sanget…

    • Ndah says:

      sy sendiri belum pernah melakukan perjalanan darat aceh-medan shg kurang tau yg aman dan nyaman naik apa.
      kalo naik angkutan umum, bis Medan-Kutacane tersedia dari pukul 05.00–22.00 WIB, lama perjalanan sekitar 10 jam
      kalo menggunakan taksi atau mobil carteran tarifnya sekitar Rp 100.000,-/orang. No HP Mobil taksi/carteran: 08126060059

  34. @yunitaFS buka ini deh http://t.co/nfsujjbV bikin ngiler pengnen k aceh sumpah…..

  35. ina1976 says:

    Saya dari kuala lumpur &akan ke banda aceh jan2013..bisa saya tau sopir taksi Pak Edy kenakan harga rp.450.000 untuk city tour 10-12jam ya?gi mana antar-jemput bandara?

    Makasih atas info

    • Ndah says:

      iya betul.. 450 ribu sudah termasuk mobil+sopir+bensin
      antar jemput ke bandara tergantung lokasinya. silahkan di cek Tarif Taxi Bandara Sultan Iskandar Muda yang ada di artikel ini.
      selamat berlibur ;)

  36. firdia says:

    harus berjilbabkah? ato boleh kerudung selempang saja? oiya foto2 border di samping2 ini obyek yg mana ya? kapan2 pengen maen ke aceh ahhh ^_^

    • Ndah says:

      tidak harus berjilbab, seperti temen saya yg sipit itu juga gak berkerudung. yg penting pakaian sopan, krn bagaimanapun Aceh menetapkan syariat Islam.
      nah kalo masuk lingkungan masjid memang wajib berkerudung (berkerudung selempang)
      Foto yg menjadi border website ini lokasinya di green canyon pangandaran.

  37. adie says:

    mbak ada ga website tentang wisata aceh yang berbahasa inggris..??

  38. zulu says:

    Sebenarnya aceh itu tidak seseram yg ter dengar beberapa tahun lalu. Dan masyarakat aceh sgt wellcame dengan turis. Saat ini aceh sdg menggalakkan tahun kunjungan wisata yg notabene sdh siap menerima wisatawan. Makanan aceh mudah diterima semua orang krn tidak jauh beda rasanya dgn masakan minang. Banyak destinasi wisata yg belum habis di garap pemerintah dan swasta yg bisa menjadi andalan objek wisata.. destinasi wisata ini tidak kalah indahnya dengan wilayah lain yg pernah sy kunjungi baik dalam maupun luar negeri.
    Jangan takut utk kunjungi dan berwisata ke aceh…. masalah cost, msh sgt terjangkau di aceh. Dan fasilitas juga sdh lebih baik..

  39. El Nejad says:

    nyoe kon awak aceh tapi tepeu mandum kawasan wisata aceh…top markotop

  40. bundanay says:

    Salam kenal, mbak Ndah. Terimakasih, infonya lengkap banget, dan insyaAllah akan sangat berguna buat saya, dalam waktu dekat akan liburan ke Aceh.

  41. Aguss says:

    Waah lengkap banget infonya..makasi mbak info yang lengkap sangat,jadi punya referensi wisata ke aceh.. Insya Allah bulan Maret saya mau ke sana..

  42. Aulia says:

    asyiknya berlibur ke Aceh :)

  43. Dimpos Tambunan says:

    Hai… Say, thanks ya infonya, Lengkapnya Cetar Membahaanaaaa.. Rencanya gue mau kesana…

  44. abang don says:

    Memang betul Aceh luar biasa indah nya, saya baru kembali dari liburan di Sabang dan banda aceh serta Medan…Khusus Sabang air lautnya tidak kalah dari bunaken (jernihhhh) bisa nyelam…Segera kembali lagi ke Sabang

  45. @Amieykha says:

    #FlunkyTrip Panduan Wisata Banda Aceh, NAD http://t.co/lfSVWwnXSh via @sharethis

  46. hinata says:

    aku jg orang jawa,tp sdah 8 bln dAceh,sayang sekali mbak ndah dah sampe air terjun suhom tidak mampir ke bukit gurute,disana pemandangannya bagus mbak…

  47. Nyohoka says:

    nama pantainya sarah mbak, lokasi di kec lhong aceh besar

  48. waaaah udah beli tiket pp jakarta medan 9 april 2014-15 april 2014
    rencana ke danau toba lanjt ke aceh sabang,,, cukup ngk y waktunya,,,

  49. mbak, ijin nyontek ya…. insyaallah oktober sy mo ke banda aceh dan sabang. infonya lengkap banget ^.

  50. edy says:

    kapan ke aceh lagi kakak,edy

  51. yudha says:

    Halo mbak, kl rental motor d banda aceh tau ndak no kontakny, trims

  52. renny says:

    ada yg tau kota sigli?mohon infonya ya

  53. zulhilmi arsyi says:

    Perfect articles.. good job.

  54. zulaidi zul says:

    kak ni edy mau minta no hp kk balek di kirim ya kak

  55. sunda_spelling says:

    APV,Xenia,Avanza dan kijang masuk kelas MVP kali yah bukan SUV, klo SUV kayak CRV,Xtrail,Fortuner hehe :p …btw. nice info thanks

  56. @VieSyahri says:

    http://t.co/eumY9JrDiY Hendric Sihombing Franky Harahap Ade Iryani Putri
    Berminat?? :D http://t.co/P6NOF8S3GN

  57. Assalamualaikum Ndah..

    Abang lihat web blog nya bagus.

    Izin abang koneksikan ke web abang ya? Kalau gak izin bisa ngambek nikh hehehehhe (atau yg gak ngasinya gambek boleh juga,hhaahaha..).

    Abang mau tukar tukar info soal membangun web blog yg bagus dan menarik dgn ndah, soalnya abang baru pemula nikh, jadi tampilannya rada norak gitu..

    Jika izin abang hub atau sms ya ke mail box.

    trims abang

  58. dwi says:

    dan, pengalaman saya main ke aceh, orang2nya suuuppeeeerr ramah. asli serius. buat betah memang aceh ini.

  59. Rahman Yusof says:

    Info tentang Aceh bagus sekali. Saya seorang budget traveller, bercadang ke Banda Aceh dari 7 hingga 11 Januari 2015. Boleh saya dapatkan nomor hp dan/.atau emel supir yang bisa bawa saya dan rombongan sebanyak 4 orang jalan-jalan sekitar waktu yang direncanakan? Berapa agaknya ongkos per hari untuk menyewa mobil dan supir? Jawaban yang segera amat dihargai.

    • Ndah says:

      Maaf Pak Rahman, saya di Aceh hanya menggunakan taxi bandara yang kemudian saya carter.
      namanya pak edy dan pak adi, semoga nomornya belum ganti
      Pak Edy 0813 6045 3792; Pak Adi 0812 6913 231
      2 tahun yang lalu harga sewanya 400 rb/hr, kurang tahu dgn harga saat ini.

  60. Kereeenn Mbak Ndah….Bisa jadi referensi buat Liburan Akhir Tahun….Saya dari Langsa (Klo Mbak Indah Mau ke Banda Aceh Via darat, Mbak pasti ketemu dengan kota Langsa Duluan …. * gak ding, Kuala Simpang duluan baru Langsa, Ntar ada yg Komplain lg :D …. Sekarang Bis2 Ke Aceh Udah Bagus2 Mbak, Udah ada Sempati yg VVIP/Scania …. Serasa naek Pesawat Garuda nyamannya ~~ Hehehe… Leubayyy ~~ … Nuhun Pisan Mbak Ndah, Udah Mau Membuka Pesona Wisata Aceh ke Dunia Maya :) ….
    NB: Btw Bogornya dmna Mbak?Itu kampung halaman ke-2 saya setelah di Aceh lho…pernah 8 tahun dsana soalnya :D

    • Ndah says:

      salam kenal bang hendrie….
      saya kerja di baranangsiang, silahkan mampir kalo sedang berkunjung ke rumah k-2 ;)
      saya malah belum pernah nyobain naik bis, temen saya yg pernah nyoba dari medan – aceh katanya juga nyaman.
      semoga wisata aceh makin berkibar!

Leave a Reply