Panduan Wisata Solo (dan tetangganya)

Kebo Bule Kyai Slamet

Pertengahan Februari 2011 saya kembali ke Solo untuk yang ke-3 kalinya bersama teman-teman dari Jakarta dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api. Hari itu bertepatan dengan ulang tahun mb LV sehingga sebuah kue dan lilin (yang tidak berani kami nyalakan karena takut muncul masalah), dengan suara lirih kami menyanyikan lagu “happy birthday”. Sebuah perjalanan yang sangat berkesan.

Tempat wisata di Solo tidaklah sebanyak di Jogja, 2 hari kami rasa cukup untuk menikmati wisata alam, sejarah, budaya dan kuliner. Dengan mengambil cuti “harpitnas” kami membagi liburan menjadi 2 hari di Solo dan 2 hari di Jogja. Itinerary Solo – Jogja yang kami susun sebagai berikut:

Jum’at, 11 February 2011 : 20.00 – 04.04 Perjalanan dengan kereta api

Sabtu, 12 February 2011 :
04.00 – 05.00 OTW ke penginapan
05.00 – 07.00 Mandi, Sarapan, persiapan travelling
07.00 – 13.00 Air Terjun Parangijo, Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, Candi Sukuh, Candi Monyet/Kethek”
13.00 – 17.00 Air Terjun Grojogan Sewu – Makan
17.00 – 22.00 Kembali ke penginapan dan mandi dilanjutkan wisata kuliner malam di Gladag Langen Bogan

Minggu, 13 February 2011
05.00 – 08.00 Mandi, sholat, sarapan
08.00 – 17.00 Puro Mangkunegaran, Kraton dan Museum, Pasar Klewer, Batik Lawean dll –> CITY TOUR
17.00 – ~ Jalan malam di Solo – Packing, Senin pagi usai sholat Subuh berangkat ke Jogja (Panduan Wisata Jogja)

Yang terjadi kemudian adalah…. Hujan menyurutkan rencana kami ber-narsisria di kebun teh, pak sopir dengan mobil yang hanya 1500 cc setelah menanjak terengah-engah ke candi sukuh sepertinya kurang pede menanjak lebih tinggi ke candi cetho. Tidak ada yang mau turun di keraton Solo karena tidak semenarik keraton Jogja sehingga hanya berkeliling melihat kyai Slamet dan kereta pembawa jenasah (*mendadak merinding). Wisata kuliner malam pun urung karena kemalasan kami mencari warung di tengah keramaian. Hari pertama dengan menyewa mobil kami habiskan di air terjun tawangmangu, candi cetho, keliling sekitar keraton, masjid agung Surakarta (dan kecopetan –“), mengantri dengan kesabaran ekstra di Serabi Solo Notoyudan dan makan malam mewah di Omah Sinten. Hari kedua memanfaatkan taxi yang sangat mudah di peroleh, kami berbelanja kaos khas Solo “Klamben”  di Pusat Grosir Solo, makan siang di Solo Grand Mall, belanja batik di Kampung Batik Laweyan, mengantar teman yang kembali ke Jakarta dan kembali ke guesthouse untuk packing dihiasi dengan serangkaian cerita horror. Usai sholat subuh kami bergegas ke stasiun mengejar kereta prameks paling pagi. Rangkaian perjalanan yang tidak layak dijadikan contoh! ^_^

Easy Gezhoz – Griya Singgah

Di Solo kami menginap di Easy Gezhoz – Griya Singgah, telp 0271 8015151 dengan harga Rp. 1.000.000,- terhitung dari kami datang Sabtu dinihari sampai dengan Senin pagi. Griya Singgah berada di Jl. Aster I/7 Tumenggungan Timuran – Solo, masuk gang kecil di sebelah RS. PKU Muhammadiyah Solo. Tersedia 2 kamar besar, 2 kamar mandi, ruang tamu luas, garasi, dapur (lengkap dengan peralatan masak & makan, kulkas, dispenser) dan mushola. Untuk berkeliling Solo hari pertama kami menyewa mobil di Citra Bengawan Rent Car  Avansa S 1500 cc, setelah nego kami mendapatkan harga Rp. 450.000,- /14 jam (08.00 – 22.00 WIB) sudah termasuk sopir dan BBM.


Transportasi menuju Solo:

Pesawat: Sejumlah maskapai melayani penerbangan Jakarta – Solo dengan tarif saat harga normal Rp. 270.000 – Rp. 700.000 dan akan naik tajam saat liburan atau booking tiket pesawat mendekati hari keberangkatan. Garuda Indonesia (4x), Batavia Air (1x), Sriwijaya Air   (3x), Lion Air (3x)

Kereta: Berikut daftar kereta Jakarta – Solo – Jakarta dengan tarif saat hari biasa dan akhir pekan/libur panjang. Update terbaru silahkan cek di http://kereta-api.co.id/

Gambir – Solo:

  • Argo Dwipangga -> 08:00 – 16:16. Tarif Rp. 255.000 || Rp. 310.000
  • Argo Lawu -> 20:00 – 04:11.  Tarif Rp. 255.000 || Rp. 310.000
  • Bima -> 17:00 – 01:45. Tarif Rp. 315.000 || Rp. 325.000
  • Gajayana -> 17:30 – 02:35. Tarif Rp. 315.000 || Rp. 325.000
  • Argo Lawu Tambahan -> 21.05 – 05.22 Tarif Rp. 255.000

Pasar Senen– Solo:

  • Senja Utama Solo -> 20.20 –06.50. Tarif Rp. 130.000 || Rp. 145.000

 Solo – Gambir :

  • Argo Dwipangga -> 20:00 – 04:46. Tarif Rp 295.000 || Rp. 310.000
  • Argo Lawu  -> 08:00 – 16:16. Tarif Rp. 295.000 || Rp. 310.000
  • Bima  -> 21:10 – 05:53. Tarif Rp. 305.000 || Rp. 325.000
  • Gajayana  -> 22:36 – 07:42. Tarif Rp. 315.000 || Rp. 325.000

Solo – Pasar Senen:

  • Senja Utama Solo   -> 19:00 – 04:25. Tarif Rp. 155.000

Bis: Pool bis di Jakarta menuju Solo sangat banyak, bisa di Rawa Manggun, Lebak Bulus, Pulo Gadung, Cileduk, Kalideres, Kampung Rambutan, Tanjung Priok, Cimone. Armada yang melayani Jakarta – Solo: Rosalia Indah, Gunung Mulia, Harapan Jaya, Raya, Pahala Kencana, Kramat Djati, Purwo Widodo, Tunggal Dara, Bogor Indah, Handoyo, Laju Prima, Gajah Mungkur, Gajah Mulia Sejahtera, Safari, Muncul, New Ismo, Lorena, Harum Prima, Maju Utama, Jaya, Famili Raya, Langsung Jaya, Tri Mulia, Gunung Mulia Putera, Tunggal Dara Putera.

Harga tiket bis Jakarta – Solo:

  • Non Ac, 2-2 Recleaning seat, toilet Rp. 100.000 – Rp. 120.000
  • Ac Patas, 2-2 Recleaning seat, toilet, selimut, TV, makan Rp. 120.000 – Rp. 140.000
  • Vip/Business, 2-2 Recleaning seat, toilet, selimut, TV, makan Rp. 140.000 – Rp. 160.000
  • Executive, 2-2 Recleaning seat, toilet, selimut, TV, makan Rp. 160.000 – Rp. 180.000
  • Super Executive, 1-2 Recleaning seat, toilet, selimut, TV, makan Rp. 170.000 – Rp. 190.000

Keberangkatan dari Jakarta sekitar jam 16.00 – 19.00 WIB, silahkan cek ke pool bis terdekat. Info lebih detail bisa ditanyakan di forum busmania

Kendaraan Pribadi, Rute Jakarta – Solo adalah:

Jakarta-cikampek (via tol) = 73 km, Cikampek-Sukamandi-Ciasem-Pamanukan = 46 km, Pamanukan-patrol-kandanghaur-lohbener = 56 km, Lohbener-Jatibarang-Palimanan (via tol) – Plumbon-Kanci = 74 km, Kanci-Losari = 29 km, Losari-Brebes = 27 km, Brebes-Tegal = 9 km, Tegal-Pemalang = 27 km, Pemalang-Comal-Pekalongan = 31 km, Pekalongan-Batang-Weleri-Kendal = 50 km, Kendal-Kaliwungu-Semarang = 12 km, Semarang-Ungaran-Bawen = 17 km, Bawen-Salatiga-Boyolali = 31 km, Boyolali-Solo = 30 km. Total Jarak Tempuh = 512 km

Bagi yang tidak mendapat kereta/pesawat langsung ke Solo bisa juga via Jogja. Dari bandara Adi Sucipto Jogja bisa langsung ke stasiun Maguwo yang letaknya 1 lokasi dengan stasiun Maguwo dan transjogja. Dari Stasiun Tugu Jogja juga bisa langsung naik kereta menuju Solo. Kereta yang melayani Jogja – Solo adalah Kereta Prambanan Ekspres atau Prameks, jadwal terbaru bisa menghubungi Stasiun Solo Balapan 0271 714039 / 644122

Transportasi di kota Solo:

Taksi adalah salah satu moda transportasi yang sering dijumpai. Tarif minimalnya RP. 15.000,-. Beberapa jasa pelayanan taksi antara lain Aravia 0271 636468, Central 0271 728728, Kosti 0271 664504, 856300, Mahkota Ratu 0271 655666.  Taxi Bengawan Taxi 0271 743666. Solo Batik Trans sebagai bus umum dalam kota, juga dari dan ke Bandara Adisumarmo. Harga tiket Rp 3.000,-/orang. Yang terbaru adalah Bus tingkat wisata.

Bus Tingkat Wisata Solo memiliki 2 rute, rute panjang (Manahan Jurug) melalui Jl, Slamet Riyadi, Jl, Jend Sudirman, Jl., Urip SUmoharjo, Jl. Sutarto – Jl. Sutami, kembali melalui Gladak Jl. Sunaryo – Jl. Kapten Mulyadi, Jl. Veteran – Jl. Bhayangkara – Jl. Rajiman – Jl. Agus Salim. Rute pendek melalui Jl. Slamet Riyadi – Jl. Sunaryo – Jl. Kapten Mulyadi. Ketinggiannya mencapai 4,5 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter.  Bus tingkat ini hanya ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling Solo dan dapat di carter sesuai keinginan wisatawan. Lokasi yang bisa dituju, antara lain Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan dan sejumlah tempat lainnya. Tarif  bus tingkat Rp 20.000/orang,  sewa Rp 800.000 untuk sekitar 3 jam.

Ojek bisa menjadi pilihan untuk menjangkau beberapa tempat wisata yang lokasinya sulit dilalui kendaraan umum seperti wisata candi cetho dkk. Di Pos Ojek Sukuh Permai sudah tercantum harga-harga per lokasi, atau jika system paket (ke Candi Cetho – Candi Sukuh – Air Terjun Jumog) tarif yang diberikan Rp. 50.000,-

Transportasi dengan kereta Prameks:

  • Jadwal Prameks relasi Solo Balapan – Yogya – Kutoarjo: 05:30, 15:10 WIB.
  • Jadwal Prameks relasi Kutoarjo – Yogya – Solo Balapan: 08:15, 18:00 WIB.
    Jadwal Prameks relasi Yogya Tugu – Solo Balapan: 09:30, 13:20, 19:13 WIB.
  • Jadwal Prameks relasi Solo Balapan – Yogya Tugu: 05:30, 11:30, 15:10 WIB

Sewa Mobil:

  • Citra Bengawan Rent Car: Kepatihan Kulon Rt.06/01 Jebres. Sedahromo Kidul Rt.01/09 Kartasura, Sukoharjo (CP: Arie Cahya Purnama, Yudis). Phone: 081393021797 / 0271-7039785 / 085725111118 / 0819635118, Pin BB: 26D71C33. Website: www.sewamobilsolo.co.id Email:  arie_arie52@yahoo.com /  citrabengawanrentcar@yahoo.com  yudistiracitrabengawan@ymail.com
  • Rental Hegi’A: Pak Gunawan , Phone: 0271-7022721, 7048388, 0811-295-991.
  • SoloJava Rent Car,: HP : 081226090700 , email: solojava-rentcar@cjb.net
  • Persada Wisata: Pak Supri, HP: 08156706125, email: persada_solo@yahoo.com

Daftar penginapan dan tempat wisata di Solo berikut saya ambil dari websitenya Pasar Solo, Solo Yogyes, dan Wikipedia 

Penginapan di Solo:

  • Cakra Homestay: Jl. Cakra II/15, Kampung Batik Kauman, Solo. Phone: +62 271 634743, HP: 085867644480. Harga : Rp 100.000 – 175.000
  • Paradiso Guest House: Kemlayan Kidul I/03 Solo  (masuk Gang kecil di seberang Batik Keris Jl. Dr Rajiman). Phone: +62 271 652960. Harga kamar / malam: Rp 55.000 (queen bed) – Rp 85.000 (queen bed, bathtub)
  • Hotel Trihadi: Jl. Monginsidi 97 Solo (di seberang Stasiun Balapan Solo). Phone: +62 271 637557. Harga kamar / malam: Rp 55.000 – Rp 145.000
  • Hotel Atina: Jl. Setiabudi 43 Solo (belakang Terminal Tirtonadi). Phone: +62 271 719183. Harga kamar / malam: Rp 60.000 – Rp 250.000
  • Hotel Mawar Indah: Jl. Cinderejo Kidul No.1 Gilingan Banjarsari Solo 57134 (sekitar 5 menit dari Terminal Bus Tirtonadi Solo). Phone: +62 271 719246. Harga kamar / malam: Rp 65.000 Rp 150.000
  • Hotel Sarangan: Jl Brigjen Slamet Riyadi 309 Laweyan Solo. Phone: +62 271 716309. Harga kamar / malam: Rp 70.000 – Rp 140.000
  • Hotel Wijaya: Jl. RM Said 268 Serengan Solo (di dekat Taman Balekambang). Phone: +62 271 713126. Harga kamar / malam: Rp 70.000 – Rp 140.000
  • Hotel Puspita Baru: Jl. Dr Rajiman 404 Solo. Phone: +62 271 729805. Harga kamar / malam: Rp 75.000 (twin bed, fan, TV) – Rp 80.000 (springbed, fan, TV)
  • Hotel Tiara Puspita: Jl Dr Radjiman 404 C Penumping Laweyan Solo. Phone: +62 271 729805. Harga kamar / malam: Rp 75.000 – Rp 165.000
  • Hotel Mekar Sari: Jl Brigjen Slamet Riyadi 530 Laweyan Solo. Phone: +62 271 740612. Harga kamar / malam: Rp 75.000 (non-AC) – Rp 135.000 (AC)
  • Hotel Kota: Jl. Slamet Riyadi 125 Solo. Phone: +62 271 642841. Harga kamar / malam: Rp 88.000 (fan, TV) – Rp 132.000 (AC, TV)
  • Hotel Mangkuyudan: Jl. KH Samanhudi 84 Laweyan Solo. Phone: +62 271 726691. Harga kamar / malam: Rp 95.000 – Rp 165.000
  • Gading Regency Guest House: Gading Regency B-8, Grogol, Solo/Sukoharjo. Phone: +62 271 3061924
  • Rumah Teras: Jl. Kapten Mulyadi 166 Pasar Kliwon, Solo Kota. Phone: +62 271  632979 / 7982014

 Tempat Wisata di Solo:

Peta Wisata Jawa Tengah

Wisata-wisata alam di sekitar Solo antara lain Tawangmangu (berada di timur kota Solo, di Karanganyar), kawasan wisata Selo (berada di barat kota Solo, di Boyolali),  agrowisata kebun teh Kemuning, Air Terjun Jumog,  Air Terjun Parang Ijo, Air terjun Segoro Gunung, Grojogan Sewu, dan lain-lain. Selain itu di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di lereng Gunung Lawu, terdapat beberapa candi peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha, seperti Candi Sukuh, Candi Cetho, Candi Monyet, dll. (klik pada peta untuk ukurang gambar sebenarnya)

Peta Wisata Solo

Sebagian besar wisata alam yang menarik terletak di kabupaten Karanganyar, namun sayang ukuran peta wisata Karanganyar yang kecil tidak bisa terbaca dengan jelas sehingga saya masih membutuhkan map.google untuk dapat gambaran lebih jelas.

Berikut ini daftar tempat wisata di Karanganyar Solo yang saya ambil dari situs kabupaten Karanganyar

Peta Wisata Kab. Karanganyar

Wisata Alam

  • Hutan Wisata: Hutan Puncak lawu – Gondosuli, Hutan Pringgodani – Blumbang, Hutan Skipan – Kalisoro, Hutan Gunung Bromo – Delingan, Hutan Grojogan Sewu – Tawangmanggu
  • Wisata Alam : Monumen Tanah Kritis – Jumantono, Air Terjun Jumok – Ngargoyoso, Air Terjun Jumok Jati – Jenawi, Air Terjun Parang Ijo – Ngargoyoso, Telaga Madirda – Ngargoyoso
  • Sumber Air panas: Sapta Tirta Pablengan – Matesih, Cumpleng – Plumbon, Tawangmanggu
  • Goa: Goa Cokro Kembang – Jenawi, Goa Thorong – Jenawi, Goa Selo Umeng – Jenawi
  • Bumi Perkemahan: Bumi Pramuka Delingan – Karanganyar, Camping Lawu Resort – Tawangmanggu

Wisata Budaya

  • Peningalan Purbakala: Candi Sukuh – Ngargoyoso, Candi Cetho – Jenawi
  • Candi Palangatan – Ngargoyoso, Situs Menggung – Tawangmanggu, Situs Watukandang – Matesih, Situs Penggalian Fosil Dayu – Gondangrejo
  • Tempat Ziarah: Astana Mangadeg – Matesih, Astana Girilayu – Matesih
  • Astana Giribangun – Matesih, Astana Derpoyudan – Kerjo, Astana Temuireng – Karanganyar, Astana Randusongo – Tasikmadu, Krendowahono – Gondangrejo, Bulak Kragan – Gondangrejo, Jabal Kanil – Tawangmanggu
  • Pringgodani – Tawangmanggu, Tal pitu – Tawangmanggu, Pamecatan – Tawangmanggu
  • Bangunan Bersejarah: Kamar mandi Keputren Sapta Tirta  Pablengan – Matesih, Sondokoro – Tasikmadu, Giyanti – Karanganyar, RRI – Jenawi

Wisata Buatan: Waduk Lalung – Karanganyar, Waduk Delingan – Karanganyar, Waduk Plalar – Kebakkramat, Dam Kricikan – Gondangrejo, Balekambang – Tawangmanggu, Camping Lawu Resort – Tawangmanggu

Peta Wisata Karanganyar

Wisata di Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Solo:

Candi Cetho:

Dalam bahasa Jawa, cetho berarti jelas atau jernih. Berada pada ketinggian 1400 meter di lereng Gunung Lawu, Candi Cetho hanya bisa dicapai melalui jalan aspal sempit, menanjak curam dan berkelok-kelok. Rasa was-was dan takut akan terbayar lunas begitu sampai di kompleks candi. Sejuknya udara pegunungan dan indahnya pemandangan alam akan menjadi teman setia menjelajahi Candi Cetho. Gapura yang berdiri menjulang dengan anggun di bawah langit akan langsung membawa ingatan kita pada gapura-gapura di Pulau Dewata, Bali. Dua buah patung penjaga yang berbentuk mirip dengan patung pra sejarah berdiri membisu di bawahnya. Kawasan candi ini membentang pada sebuah lahan berundak dan dibangun pada akhir kekuasaan Kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan Raja Brawijaya V. Di salah satu terasnya terdapat susunan batu dengan pahatan berbentuk matahari yang menggambarkan Surya Majapahit, lambang Kerajaan Majapahit. Candi ini pertama kali ditemukan sebagai reruntuhan batu dengan 14 teras berundak. Namun sekarang hanya tertinggal 13 teras, 9 diantaranya telah dipugar.

Puri Dewi Saraswati:

Bangunan utamanya adalah lapangan terbuka berlantai batu. Sebuah kolam dengan patung Dewi Saraswati berdiri anggun di atasnya. Dengan latar belakang pohon-pohon pinus, patung Dewi Ilmu Pengetahuan sumbangan dari Propinsi Bali ini nampak memancarkan aura magis tersendiri. Di sebelah kanannya terdapat sebuah jalan kecil menuju ke Sendang Pundi Sari yang dulunya berfungsi sebagai tempat penyucian diri sebelum sembahyang di candi..

Candi Kethek/Monyet:

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak selama kurang lebih 15 menit. Kethek dalam bahasa Jawa berarti kera. Candi ini dinamakan demikian karena penduduk setempat mempercayai bagian atas dari candi ini menyerupai Hanoman, tokoh pewayangan berwujud kera putih. Arsitektur punden berundak Candi Kethek sangat mirip dengan Candi Ceto dan Candi Sukuh. Waktu pendiriannya pun diperkirakan hampir sama dengan kedua candi tersebut yaitu pada sekitar abad XV.

  • Jadwal Buka: Senin – Minggu pk 09.00 – 17.00 WIB
  • Harga Tiket: Domestik: Rp 2.500, Mancanegara: Rp 10.000
  • Foto-foto bisa dilihat di flickr wisata karanganyar

Wisata di Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Solo:

Air Terjun Jumog:

Terletak di desa Berjo, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar, Solo. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 25 m yang terbelah menjadi 2 sehingga disebut Air Terjun Kembar dan berada di ketinggian 1000 mdpl. Kawasan wisata ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap lain taman, outbound, kolam renang, mainan anak dan gazebo. Tiket Masuk: Rp 3.000,-. CP Pengelola Air Terjun Jumog: 0852 2979 0862 / 0271 5818082

Air Terjun Parangijo:

Terletak di dusun Munggur, desa Girimulyo, Kec. Ngagoyoso, Kab. Karanganyar. Keunikan: terdapat pohon tumbang yang berdiri tegak di antara tebing Parang. Konon, pohon tersebut adalah pohon keramat, jika di bacok akan mengeluarkan cairan berwarna merah seperti darah. Terdapat gardu pandang berbentuk gazebo untuk menyaksikan air terjun dari atas tebing. Tiket masuk Rp. 2.500, flying fox Rp. 10.000,-, kolam renang Rp. 2.000,-, tersedia juga bumi perkemahan Kayu Ijo.

Candi Sukuh:

Candi Sukuh, Karanganyar, Solo

Dibangun pada abad XV, beberapa saat sebelum runtuhnya Kerajaan Majapahit, Candi Sukuh merupakan salah satu candi paling menarik di Asia Tenggara. Candi ini penuh dengan ornamen erotis. Yang tidak kalah unik, bangunannya mirip dengan piramid Suku Maya di Amerika Tengah. Letaknya yang terpencil di lereng Gunung Lawu pada ketinggian lebih dari seribu meter dpl. Melongok ke lorong gapura, sesaji bunga dan dupa berada di lantai, dekat sebuah relief lingga dan yoni dalam sebentuk lingkaran rantai. Mendekat ke candi utama di teras ketiga, berdiri sebuah panggung batu setinggi pinggang orang dewasa di sebelah kirinya. Terdapat menara batu di bagian depan panggung, lagi-lagi berhiaskan relief-relief erotis dari sosok-sosok tanpa busana. Satu sisi menara bergambarkan relief berbentuk tapal kuda dengan dua sosok manusia di dalamnya. Oleh kebanyakan orang, relief ini dipercaya menggambarkan rahim seorang wanita dengan sosok sebelah kiri melambangkan kejahatan dan sosok sebelah kanan melambangkan kebajikan. Sebuah candi perwara berdiri di depan candi utama. Memutar ke arah kanan, berdiri sosok patung (arca Gupala) tanpa kepala. Gupala ini memegang “tombaknya” yang terlalu besar dibanding ukuran tubuhnya, tidak proporsional. Sebuah piramida yang puncaknya terpotong melambangkan Gunung Mandaragiri yang puncaknya dipotong dan dipergunakan untuk mengaduk-aduk lautan mencari tirta amerta yang bisa memberikan kehidupan abadi bagi siapapun yang meminumnya.

Candi dengan relief erotis sebenarnya tidak hanya di candi sukuh saja, relief candi Prambanan pada undakan paling bawah juga banyak menggambarkan aktivitas seksual yang jauh dari norma susila. Jadi, benarkah norma ketimuran yang selama ini didengungkan? Karena jika melihat betapa vulgar-nya relief-relief di tempat sembahyang/pemujaan sepertinya masyarakat dimanapun gila seks :D

Jadwal Buka: Senin – Minggu pk 08.00 – 17.00 WIB
Harga Tiket: Domestik: Rp 2.500, Mancanegara: Rp. 10.000

Tawangmangu:

Air Terjun Tawangmangu / Grojogan Sewu

Air terjun Tawangmangu atau Grojogan Sewu yang berarti “seribu air terjun” terletak di dalam sebuah kawasan hutan lindung seluas 20 ha. Kawasan wisata mungkin yang paling terkenal, selain pemandangan menarik air terjun setinggi 81 meter, kera-kera yang berkeliaran bebas dalam jumlah yang sangat banyak juga menjadi daya tarik tersendiri. Area wisata ini juga dilengkapi dengan fasilitas flying fox, arung jeram kecil, duta playground dengan pemancingannya, dan arena outbonddengan taman lalu lintas dan kereta pohon. Makanan yang paling terkenal adalah sate kelinci.

Jadwal Buka: Senin – Minggu pk 08.00 – 16.00 WIB | Idul Fitri pk 06.00 – 18.00 WIB
Harga Tiket: Domestik: Rp 18.000 | Mancanegara: Rp 18.000 | Pelajar: Rp 9.000.

Mama gak akan ninggalin kamu Nak...

Mama gak akan ninggalin kamu Nak…

Selo Pass:

Selo Pass terletak di ketinggian 2900 m lereng Gunung Merapi, satu jam perjalanan dari kota Solo tepatnya di Kabupaten Boyolali. Kawasan ini berudara sejuk dan menawarkan berbagai keindahan alam. Di antaranya adalah pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu. Para pendaki Gunung Merapi juga biasa melakukan pendakian awal dari tempat ini.

Kraton Kasunanan Surakarta:

Terletak dalam satu kompleks dengan Alun-Alun dan Masjid Agung. Sebuah pendapa terbuka besar berdiri megah tepat di seberang alun-alun, sementara bangunan utama kraton berada di belakangnya. Di dalam bangunan utama ini terdapat sebuah museum yang dulunya merupakan kompleks perkantoran pada jaman Paku Buwono X. Bangunan ini terbagi atas 9 ruang pameran yang berisi aneka macam benda dan pusaka peninggalan Kraton, hingga diorama kesenian rakyat dan upacara pengantin kerajaan lengkap dengan berbagai macam peralatannya. Sebuah lorong sempit menghubungkan museum dengan kompleks utama kraton. Untuk menghormati adat istiadatnya, kita tidak diperbolehkan mengenakan celana pendek, sandal, kaca mata hitam, dan baju tanpa lengan. Sandal juga dilepas dan kita harus berjalan tanpa alas kaki di atas pasir pelataran yang konon diambil dari Pantai Selatan.

Jadwal Buka: Senin – Kamis pk 09.00 – 14.00 WIB || Sabtu – Minggu pk 09.00 – 13.00 WIB
Harga Tiket: Bangsal Pagelaran: Rp 2.500, Museum: Rp 8.000, Ijin kamera/video: Rp 3.500

Pura Mangkunegaran:

Karaton indah (Pura=Karaton=lstana) terletak di pusat kota Solo, di antara Jalan Ronggo Warsito, Jalan Kartini, Jalan Siswa, dan Jalan Teuku Umar. Pura Mangkunegaran menyimpan koleksi yang tak ternilai harganya, sebagian besar dari zaman Majapahit (1293-1478) dan Mataram (1586-1755) masa kekaisaran, tarian topeng klasik, wayang orang, pakaian, wayang kulit dan wayang kayu, patung-patung keagamaan, perhiasan dan benda-benda antikserta pusaka-pusaka lainnya. Pura ini terdiri atas dua bangunan utama: Pendapa (Balairung lstana, tempat menerima tamu) dan Dalem (Balairung Utama) yang dikelilingi oleh tempat tinggal para keluarga Raja. Bagian timur disebut Bale Peni tempat tinggal putra/pangeran. Bagian barat dinamakan Bale Warni tempat tinggat para putri. Di dalam Pura juga terdapat Perpustakaan Reksopustoko, berisi naskah-naskah keagamaan dan filsafat yang jarang ditemui, ditulis dalam gaya tulisan Jawa Kuno. Buka: Hari Senin – Sabtu jam 09.00 – 12.00 WIB | Hari Minggu jam 09.00 – 13.00 WIB.

Taman Sriwedari:

Pakubuwono X pada mulanya membuat Taman Sriwedari sebagai tempat rekreasi dan peristirahatan bagi keluarga kerajaan, terinspirasi mitos tentang keberadaan sebuah taman di surga. Pada awalnya, taman ini terletak di sebuah lokasi yang dinamakan Kebon Rojo atau Taman Raja. Saat ini, taman rekreasi ini mempunyai beberapa fasilitas hiburan baik untuk anak kecil maupun dewasa, restoran-restoran kecil, dan stan penjualan suvenir. Di dalam kompleks taman ini juga terdapat sebuah atraksi yang terkenal yaitu wayang orang. Atraksi ini digelar tiap malam, menampilkan penari wayang orang dan penyanyinya.

Taman Balekambang:

Taman yang terletak di Jl. Ahmad Yani ini dulu bernama Partinah Bosch, dibangun oleh kerabat Mangkunegara. Kemudian dinamakan Balekambang karena di taman tersebut terdapat sebuah kolam ikan dan kotam renang yang di tengahnya terdapat rumah istirahat yang nyaman, dikelilingi kebun bunga yang sangat indah. Di samping tempat ini juga terdapat Gedung Kesenian Ketoprak Tradisional Balekambang dan kafe yang dikelola oleh seniman muda Solo. Perpaduan kesenian tradisional dan modern dalam suatu tempat, sebuah keunikan tersendiri.

Festival di Solo:

  • Solo Batik Carnival (SBC) diselenggarakan oleh Solo Center Point Foundation dan Pemerintah Kota Surakarta yang berlangsung di sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga Kantor Balai Kota Solo.. Karnaval ini terinspirasi dari Jember Fashion Carnaval (JFC), sebuah parade peragaan busana di jalanan. Sesuai dengan namanya Solo Batik Carnival, batik dijadikan sebagai sumber ide sekaligus materi utama penciptaan kostum karnaval yang fantastis. Mulai tahun ke-4 Solo Batik Carnival dilaksanakan pada malam hari. Kostum berbahan utama batik yang mewah dan megah serta sorotan lampu warna-warni menjadikan gelaran Solo Batik Carnival semakin istimewa. Tanggal pelaksanaan Solo Batik Carnival selalu berganti tiap tahunnya, namun mulai tahun 2009 Solo Batik Carnival selalu dilaksanakan pada bulan Juni. Tahun 2012 Solo Batik Carnaval akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni.
  • Sekaten: Kata Sekaten berasal dari istilah agama Islam, Syahadatain atau dua kalimat syahadat. Ritual untuk memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW ini dimeriahkan berbagai pertunjukan dan pasar rakyat yang memasarkan souvenir dan kerajinan tangan lainnya. Ada pula pameran benda-benda pusaka di Pagelaran Keraton. Di bangsal Masjid Agung, dibunyikan gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sarimulai pukul 09.00-24.00 (istirahat saat masuk waktu salat). Lokasi: Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. Tahun 2012 sekatenan akan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari – 05 Februari 2012.
  • Grebeg Sudiro 2012:  Acara yang digelar untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2012. Gunungan dari ribuan kue keranjang dikirabkan di sekitar Pasar Gede. Puluhan peserta berbusana tradisional Jawa dan Tionghoa mengiringi dengan membawa lampion. Acara dimeriahkan dengan penampilan liong,barongsai dan kesenian lainnya. Lokasi: Kawasan Pasar Gede Solo. Tahun 2012 Grebeg Sudiro akan dilakasanakan pada tanggal 15 Januari 2012
  • Kirab Malam 1 Sura:  Perayaan Tahun Baru menurut Kalender Jawa. Malam 1 Suro jatuh mulai terbenam matahari pada hari terakhir bulan terkahir kalender Jawa (30/29 Besar) sampai terbitnya matahari pada hari pertama bulan pertama tahun berikutnya (1 Suro). Lokasi di Keraton Kasunanan Surakarta dan Pura Kraton Mangkunegaran. Keraton Kasunanan Surakarta: ritual 1 Sura juga dilakukan kirab benda-benda pusaka mengelilingi Benteng Keraton pada dini hari tanggal 8. Yang menarik adalah ikut sertanya beberapa kebo bule (kerbau albino) sebagai cucuk lampah (yang mengawali rombongan peserta kirab). Pura Kraton Mangkunegaran: dilakukan jamasan (pencucian) benda pusaka, kemudian dikirabkan keliling Pura Mangkunegaran.
  • Bengawan Solo Gethek Festival 2010: Pagelaran seni dan budaya, baik berupa pertunjukkan seni, budaya maupun lukisan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Balekambang. Lokasi: Langengharjo – Jurug
  • Tinggalan Dalem Jumenengan: Diadakan setiap tanggal 2 Ruwah untuk memperingati hari ulang tahun penobatan raja. Dalam acara ini sang raja duduk diatas dampar di Pendopo Agung Sasanasewaka dengan dihadap oleh para abdi dalem keraton sambil menyaksikan tari sakral ” Tari Bedoyo Ketawang ” yang ditarikan oleh 9 remaja putri yang belum menikah. Para penari terdiri dari para wayahdalem, santanadalem atau kerabat dalem lainnya atau dapat juga penari umum yang memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan.
  • Grebeg Pasa: Grebek ini diadakan untuk merayakan hari Raya Idul Fitri 1 Syawal. Acara ini berlangsung setelah melakukan sholat Ied. Prosesi acaranya sama dengan Grebeg Mulud yaitu para abdi dalem mengarak Gunungan dari Keraton ke Mesjid Agung untuk didoakan oleh ulama keraton kemudian dibagikan kepada masyarakat pengunjung.
  • Syawalan: Syawalan mulai diadakan satu hari setelah hari Raya Idul Fitri dan berlangsung di Taman Satwa Taru Jurug di tepi Bengawan Solo. Pada puncak acara yaitu “Larung Getek Jaka Tingkir” diadakan pembagian ketupat pada masyarakat pengunjung. Pada acara syawalan juga diadakan berbagai macam pertunjukan kesenian tradisional.
  • Grebeg Besar:  Untuk memperingati Ibadah Haji (Idul Adha). Acara ini berlangsung di depan Masjid Agung Solo. Puncak perayaan ditandai saat Hajad Dalem Gunungan dibawa dalam prosesi dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung. Lokasi: Keraton Kasunanan Surakarta – Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta.

Wisata versi genk SP ^^

Wisata Kampoeng di Solo:

Kampoeng Batik Laweyan: Laweyan, sebuah kampung tua yang memiliki sejarah lebih panjang daripada Surakarta sendiri. Sudah ada sejak jaman Kerajaan Pajang pada abad XIV, Laweyan dulu adalah pusat perdagangan pakaian. Memasuki kampung Laweyan, hampir seluruh rumah penduduk yang umumnya berukuran besar dan megah merangkap fungsi sebagai showroom batik. Mulai dari batik seharga puluhan ribu hingga jutaan rupiah bisa dibeli disini. Beberapa tempat bahkan menawarkan kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatannya.

Kampoeng Batik Kauman: Berbekal keahlian yang diberikan Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, kini masyarakat Kauman dapat menghasilkan karya batik yang langsung berhubungan dengan motif-motif batik yang sering dipakai oleh keluarga karaton. Dalam perkembangannya, seni batik yang ada di Kampung kauman dapat dibedakan menjadi tiga bentuk batik, yaitu batik klasik motif pakem (batik tulis), batik murni cap, dan model kombinasi antara tulis dan cap.

Kampoeng Baluwarti: Sebuah perkampungan dengan tata ruang dan arsitektur bangunan Jawa Klasik yang kental. Hampir setiap sudut perkampungan ini masih memiliki keaslian sentuhan Jawa Kuno yang masih dipertahankan oleh pemiliknya. Di daerah ini Anda akan banyak menjumpai desain bangunan yang serupa dengan karakter Karaton Kasunanan itu sendiri. Kampung ini banyak ditempati kerabat atau abdi dalem Karaton. Jalanannya yang tidak terlalu ramai membuat pengunjung bisa menikmati suasana Solo tempo dulu sambil berjalan kaki atau naik becak mengelilingi kampung ini.

Museum:

  • Situs Manusia Purba Sangiran: terletak 18 km di sebelah utara Solo dengan luas kurang lebih 56 kilometer persegi. Sangiran menjadi situs yang menyumbangkan hampir 50% dari penemuan fosil manusia pra sejarah di dunia. Karena kontribusi terhadap dunia arkeologi, antropologi, geologi dan ilmu pengetahuan yang begitu besar, UNESCO menetapkan Sangiran sebagai Warisan Kebudayaan Dunia ke 593 pada 5 Desember 1996 di Merida, Meksiko. Jadwal Buka: Selasa – Minggu pk 08.00 – 16.00 WIB.  Harga Tiket: Domestik: Rp. 3.000, Mancanegara: Rp. 7.500
  • Museum Radyapustaka: Terletak di Jl. Slamet Riyadi, di kompleks Taman Wisata Budaya Sriwedari. Dibangun pada 28 October 1980 oleh Kanjeng Adipati Sosrodiningrat IV, Pepatih Dalem pada masa pemerintahan Paku Buwono IX dan Paku Buwono X. Koleksinya terdiri dari beragam benda bersejarah bernilai tinggi seperti keris, gamelan, patung-patung batu dan perunggu, wayang kulit, keramik, dll. Di sini juga ada perpustakaan yang menyimpan literatur yang ditulis pada era Jawa Kuno dan kolonial Belanda. Buka: Hari Selasa-Kamis jam 08.00 – 12.00 WIB |Hari Jumat – Sabtu jam 08.00 – 11.00 WIB | Hari Minggu tutup.
  • Galeri Batik Kuno Danarhadi: Terletak di Jl. Slamet Riyadi 261 Solo di dalam kompleks Ndalem Wuryaningratan, didirikan oleh H. Santosa Doellah yang prihatin dan terobsesi pada pelestarian dan pengembangan seni kerajinan batik di Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya. Mengandalkan kurang lebih sepuluh ribuan koleksi batik kuno yang dimilikinya, H. Doellah mengembangkan galeri batik kuno Danarhadi dengan tema “Batik: Pengaruh Zaman dan Lingkungan”. Dengan menggunakan tema tersebut, penataan koleksi yang dipajang adalah Batik Belanda, Batik Cina, Batik Jawa, Hakokai, Batik pengaruh India, Batik Karaton, Batik pengaruh Karaton, Batik Saudagaran, Batik Petani, Batik Indonesia, dan Batik Danarhadi. Buka: setiap hari jam 09.00 – 15.00 WIB.

Wisata Pasar di Solo:

  • Pasar Klewer merupakan Pasar Batik terbesar di Indonesia.Tak hanya batik Solo, pasar ini juga memiliki koleksi batik Banyumas, Pekalongan, Madura, Yogyakarta, dan lain-lain. Anda dapat dengan mudah menemukan batik cap seharga belasan ribu maupun batik tulis kualitas terbaik dengan harga lebih murah dari pada butik-butik terkenal. Kemahiran menawar akan sangat membantu mendapatkan harga terbaik. Buka setiap hari pukul 09.00 – 16.30 WIB
  • Pasar Antik Windujenar (dulu bernama Pasar Triwindu): Terletak di Jalan Diponegoro, Solo. Pasar Windujenar adalah salah satu pasar barang antik yang populer di Pulau Jawa. Aneka koleksi kain batik, uang dan koin kuno, cap batik, gramofon tua dari Eropa, wayang-wayang yang terlukis di papan kayu tua, sepeda dari tahun 1930an, hingga berbagai benda yang diklaim sebagai fosil makhluk purba dari Sangiran bisa ditemukan disini. Tidak ketinggalan pula lukisan-lukisan tua, lampu minyak, patung-patung Budha, hingga setrika arang. Buka setiap hari pukul 09.00 – 16.00 WIB.

Wisata Kuliner Solo:

Solo terkenal dengan banyaknya jajanan kuliner tradisional. Beberapa makanan khas Surakarta antara lain: nasi liwet, nasi timlo (racikan soun, jamur kuping, wortel,kacang kapri, kembang gayam / sosis jawa dan terakhir disiram kuah timlo), nasi gudeg (lebih manis daripada gudeg Yogyakarta), nasi gudeg ceker (gudeg dengan ceker ayam), pecel ndeso (bayam, kacang panjang, tauge dan kenikir yang direbus dan ditambah sambel pecel yang terbuat dari wijen dan disantap dengan nasi merah), cabuk rambak (ketupat yang diiris tipis-tipis dan diberi bumbu di atas setiap potongan ketupatnya kemudian ditambah karak sebagai pelengkap), bestik Solo (bestik namun dengan kuah serupa dengan kuah semur, dan mengandung mustard jawa yang diolah sendiri), selat Solo, bakso Solo, srabi Solo, intip, tengkleng, bakpia Balong, roti mandarin toko kue Orion, sate buntel (sate daging kambing yang dagingnya dicincang dan dibuat satu adonan besar lalu dimasak), sate kere (bahannya bukan berasal dari daging namun dari tempe gembus, yaitu ampas tahu yang direbus)

Beberapa minuman khas Surakarta antara lain: wedang asle yaitu minuman hangat dengan nasi ketan, wedang dawet gempol pleret (gempol terbuat dari sejenis tepung beras, sedangkan pleret terbuat dari ketan dan gula merah), jamu beras kencur, yaitu jamu kesehatan yang berbeda dari jamu yang lain karena rasanya yang manis, dll.

Gudeg Ceker Margoyudan terletak di Jalan Wolter Monginsidi, Solo. Buka mulai pukul 02.00 WIB. Menu: Nasi gudeg dengan sambel kerecek dan cakar ayam. Harga Rp. 12.000 – Rp. 25.000

Nasi Liwet Wongso Lemu terletak di Jl. Teuku Umar, Solo. Buka pukul 17.00 – 01.00 WIB. Menu: nasi liwet dengan sayur labu siam pedas, areh, suwiran ayam dan telur pindang. Harga: Rp. 15.000,-

Untuk mencicipi beragam makanan khas Solo bisa mengunjungi Gladag Langen Bogan sebuah pusat jajanan terbesar di Kota Solo yang terkenal juga dengan nama Galabo. Galabo terletak di sebelah timur bundaran Gladag, Jalan Mayor Sunaryo (depan Benteng Trade Center dan Pusat Grosir Solo), dibuka mulai jam 17.00 – 24.00 WIB

Foto-foto gak penting perjalanan kami ke Solo bisa di lihat di http://ndahdien.multiply.com/photos/album/74/Jalan-jalan_ke_Solo_Karanganyar

This entry was posted in Jawa Tengah, Traveling. Bookmark the permalink.

23 Responses to Panduan Wisata Solo (dan tetangganya)

  1. saparudion says:

    terakhir tiket senja utama solo mencapai 160 ribu, tapi pas akhir pekan sih.

  2. wah sewa mobilnya mahal di jogja 24jam hanya 250 ada yang 200…

  3. meaurora says:

    Hehehe sering ngelewatin Solo tapi ga pernah wisata abis selalu macet dan bawa gendang kemana-mana, sekarang nambah bawa bayi ^^

  4. ari says:

    Waaaaa.. saya kebelet pengen ke candi sukuh dan cetho sampai skarang blm tercapai nih.. info yg sangat detail nih. Thanks for sharing ya mbak. salam kenal.

  5. djaya says:

    itu harga kamarnya nett-nya berapa per malam?

    • ndahdien says:

      harga Rp. 1.000.000,- terhitung dari kami datang Sabtu dinihari sampai dengan Senin pagi = Rp. 500.000/malam u’ 1 rumah dengan fasilitas 2 kamar besar, 2 kamar mandi, ruang tamu luas, garasi, dapur (lengkap dengan peralatan masak & makan, kulkas, dispenser) dan mushola.

  6. agoenk says:

    kereta ekonomi Solo Jebres – Tanah Abang Rp.37.000,
    Pasar Windujenar berganti jadi Pasar Ngarsopuro,

    • Ndah says:

      makasih infonya.

      dear pengguna KA ekonomi, Solo – Tanah Abang cuma 37 ribu lho… ayo siapa yang mau berwisata sekaligus kulakan batik dan baju kotak-kotak pak jokowi mungkin ;)

  7. eka says:

    mantap kak,.saya sendiri yg gede di solo ga sepaham itu,.

  8. wah infonya lengkap banget, saya yang jadi orang karanganyar jadi berterima kasih udah ikut mempromosikan karanganyar dengan detil. Saya ijin ambil info pengelola2 obyek wisata untuk buat profil mbak. makasih ya …

  9. cha says:

    thanks infonya :)

  10. Masbuddy says:

    waduh enak banget baca blog ini…infonya lengkap sekali…terimakasih mbak ….

  11. veela says:

    makasih infonya :)

  12. @w0_aini says:

    @neeshanhisa http://t.co/yUc7thL2 saaaaaa gue mao kesiniiiiiiiiiii

  13. Engie says:

    waah… !! lengkap sekali infonya,cocok untuk travelling taon baruan…:) mkc mb..

  14. Ray Setya says:

    rekomendasi guest house di solo yang pake ac dan bersih apa ya bu? thanks.
    nice blog

  15. Lee_ega says:

    salute buat mbak ndah,penjelasannya rinci nian..sering ke solo tapi belum kepikiran keliling solo n sekitarnya.lain kali patut dicoba..ijin bookmark ya

  16. Bromo Tour says:

    Dulu ga puas berwisata di solo, next time wajib kesolo lagi

    Trims atas tipsnya mbak..

  17. riska says:

    sewa mobil di solo ada yg 200/hari kok, dekat UMS… :)

  18. Wiwik Suyadi says:

    seneng baca nya.. jelas dan banyak sekali info2nya.. terima kasih..

Leave a Reply