Transit Sejenak di Makassar dan Gowa

Perjalanan singkat di Makassar dan Gowa dalam rangka transit menuju dan pulang dari Wakatobi. Hanya mengunjungi sedikit dari tempat wisata yang ada di disini, bahkan tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Bantimurung karena terhalang demo mahasiswa.

Makassar & Gowa, Sulawesi Selatan

Dari bandara Sultan Hasanuddin langsung menuju Hotel Losari Beach di kawasan Pantai Losari dengan menggunakan bus Damri bandara dan dilanjutkan naik becak.

Damri Bandara

Sempat shock dengan pembatalan penerbangan Merpati ke Bau-Bau dan ribet booking tiket Wings Air karena keterbatasan sinyal internet, tapi happy ending karena tetap dapat terbang ke Bau-Bau. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Benteng Ford Rotterdam.

Bangunan di dalam benteng Fort Rotterdam
Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro di Benteng Fort Rotterdam
Mengelilingi Benteng Fort Rotterdam dari atas

Perjalanan dilanjutkan dengan melihat pantai di depan Benteng Fort Rotterdam. Tukang perahu menawarkan untuk main ke Pulau kecil di seberang pantai, tapi kami memilih untuk memandanginya saja dari jauh.

Perahunya kaka….

Bagi pecinta kuliner pasti tidak akan melewatkan Kawasan Kuliner Makassar. Agar selera makan tetap bagus, sangat disarankan untuk tidak tengak tengok apalagi got di sepanjang jalan ini. Selain di kawasan kuliner makassar masih banyak tempat kuliner lain yang menyajikan beragam menu khas makassar. Kami sempat mencicipi Sop Konro, Pallubasa Serigala, Coto Makassar, Mie Titi, Pisang Epe, Es Palu Butung, Es Pisang Hijau dan otak-otak Ibu Elly. Dari berbagai makanan yang ada di sini saya justru jatuh cinta dengan NASI KUNING yang berjualan di dekat pantai Losari 😀

Kawasan Kuliner Makassar
Mencicipi Kuliner Makassar
Nasi kuning-nya JUARA!!!

Menjelang tenggelamnya matahari tidak ada spot yang lebih baik dari pantai Losari. Mungkin anda akan kesulitan mendapatkan landmark Pantai Losari dalam kondisi kosong, karena pengunjung Losari sangat amat banyak ditambah dengan banyaknya pedagang yang menawarkan beragam makanan dan mainan anak. Saat cuaca bagus, warna langit yang disajikan Pantai Losari sangat cantik. Kecantikan warna langit berbanding terbalik dengan pantulan warna langit di permukaan air pantai Losari, sampah… sampah dan sampah 🙁

Warna Senja Pantai Losari
Perahu nelayan melaju di Pantai Losari
Sunset Pantai Losari

Sekembalinya dari Bau-Bau kami kembali menginap di kawasan Losari, kali ini atas rekomendasi Mas Yusuf kami menginap di d’Bugis Ocean Hotel. Dan masih belum bosan menyusuri deretan anjungan di pantai Losari.  Terdapat 3 anjungan yaitu Anjungan Metro, Anjungan Bugis – Makassar dan Anjungan Toraja – Mandar.

Mau keliling losari dengan becak? Turunin dulu becaknya 😉
Kapal Pinisi
Bapak tua ini mungkin mantan atlet sepak takraw
Masjid Amirul Mukminin, terapung di atas sampah

Di Anjungan Bugis- Makassar terdapat patung becak, pemain pa’raga dan penari pepe-pepe ka ri makka. Pa’raga adalah pemain raga (takraw) yang merupakan olah raga tradisional dari Sulawesi Selatan. Pepe’pepe’ka Ri Makka merupakan permainan api dengan diiringi syahdunya musik Makassar, hebatnya penari tidak terbakar oleh api walaupun obor berkobar.

Anjungan City of Makassar dan Bugis: pa’raga dan penari pepe-pepe ka ri makka

Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, Datu Museng, Andi Sultan Daeng Raja, Andi Lasinrang, Maepa Dea Pati, Ranggong Daeng Romo, Jenderal M. Yusuf, Andi Pangeran Pettarani, Karaeng Patingaloang, Mayor Jenderal A. Mattalata, Pongtiku, dan masih banyak pahlawan dan tokoh masyarakat Sulawesi Selatan berjajar di sepanjang anjungan.

Patung Pahlawan dan Tokoh Sulawesi Selatan

Maksud hati menyewa mobil ke Bantimurung tapi baru nyampe Gowa sudah tidak bisa melanjutkan perjalanan lagi karena ada demo. Gowa berjarak sekitar 15 km dari Makassar. Kerajaan Gowa berada di pusat Ibu Kota Kabupaten Gowa, Sungguminasa. Didalam komplek kerajaan ini terdapat Istana Tamalate dan Balla Lompoa, kedua bangunan ini berbentuk rumah panggung terbuat dari kayu besi. Kami hanya masuk ke museum Ball Lampoa melihat koleksi kerajaan gowa seperti senjata, payung raja, pakaian, bendera kebesaran, naskah lontara, silsilah keluarga kerajaan, dll.

Halaman Museum Balla Lompoa
Museum Balla Lompoa Gowa
Koleksi Museum Balla Lompoa (yang pegang HP itu koleksi langka) 😀
Putri Kerajaan Gowa yang tertukar (dengan pisang epe)
Wisata Demo Mahasiswa Makassar

Daripada panas-panasan deket ban yang di bakar mahasiswa lebih baik berpanas-panasan di Pantai Akarena. Banyak yang bilang pantai yang terletak tidak jauh dari Pantai Losari ini merupakan tempat yang romantis di kala senja. Dengan catatan anda bersama pacar, suami/istri atau selingkuhan. Berhubung kami bertiga datang disaat terik panas menyengat yang ada bukan hanya tidak romantis tapi justru terpanggang 😀

Pantai Akarena
Panas terik aja view-nya keren, gimana sore/pagi hari
Siang Romantis di Pantai Akarena. Hajjaaaar!!!

Tidak komplit rasanya ke Makassar tanpa menengok Trans Studio Makassar.

Tebar pesona di Trans Studio Makassar

Waktu transit telah usai, saatnya kembali ke Bogor. Dan tak disangka tak diduga bertemu kembali dengan Daeng Misterius yang photobomb sewaktu di bandara hihiii….

Photobomb by Sultan @ Gate 6 Bandara Sultan Hasanuddin
Photobomb by Sultan @ Gate 6 Bandara Sultan Hasanuddin

Leave a Reply