Panduan Wisata Tidung – Kepulauan Seribu

Senja di Pulau Tidung Kepl. Seribu
Senja di Pulau Tidung Kepl. Seribu

Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Kepulauan Seribu propinsi DKI Jakarta, terbagi menjadi dua yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kedua pulau tersebut dihubungkan oleh jembatan panjang (jembatan cinta) yang fenomenal. Jembatan yang sering menjadi tempat uji nyali terjun bebas atau bahkan loncat cantik berada di bagian awal jembatan, jembatan tersebut berbentuk lengkung dan cukup tinggi dan dibawahnya terdapat cekungan laut yang agak dalam. Bukan hal yang mengejutkan jika nanti ada atlet loncat indah dari Pulau Tidung. Di penghujung jembatan penghubung terdapat Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove. Beberapa bagian jembatan sudah ada yang rusak sehingga harus berhati-hati menginjak kayunya.

Jembatan Cinta Tidung Kepl. Seribu

Dengan menggunakan kapal penumpang jarak tempuh Muara Angke – Tidung kurang lebih 3 jam perjalanan, cukup mudah di jangkau, tapi jadwal kapalnya yang berangkat jam 7  sedikit menyulitkan bagi wisatawan yang datang dari luar Jakarta (dan males bangun pagi seperti saiyah!! hihiii). Siapkan masker ketika melewati Muara Angke yang baunya benar-benar seperti Bangke, tapi setelah itu…. kecantikan Tidung telah menanti 😉

Cara kami Menikmati Pulau Tidung

Continue reading Panduan Wisata Tidung – Kepulauan Seribu

Panduan Wisata Jogja

Putri Hujan di Tamansari 😛

Dari beberapa tempat yang pernah saya datangi Jogja memberikan kemudahan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan wisatawan. Informasi penginapan dari yang murah sampai yang mahal, info wisata kuliner, info tempat wisata lengkap dengan foto dan penjelasannya, info rent car dan masih banyak info lainnya dapat diperoleh di banyak website seperti www.jogjatourism.com gudeg.net/ www.yogyes.com/ dan map.jogja.com/. Yang lebih menyenangkan lagi, website tersebut tidak dimiliki agen travel yang mengarahkan semua nomor telfon penginapan dan sewa mobil ke agen travel tersebut.

Walaupun telah berulang kali ke Jogja/Yogyakarta/DIY namun Pesona Jogja bagai magnet yang selalu menarik saya untuk kembali datang. Tapi jangan pernah tanyakan arah ke suatu tempat di salah satu sudut Jogja, karena nilai hapalan saya sangat jelek. Bahkan sudah 5 tahun tinggal di Bogor masih saja tidak tahu arah, apalagi  Jogja yang lebih sering menjadi kota transit ketika pulang kampung dan sekedar main ke rumah teman. Panduan wisata Jogja yang saya tuliskan kali ini saya sarikan dari beberapa perjalanan saya ke jogja.

Transportasi dari Jakarta menuju Jogja:

Kereta:

Jika ada long weekend segeralah beli tiket keretea 1 bulan sebelum keberangkatan karena selain wisatawan banyak sekali warga Jogja dan sekitarnya yang pulang menggunakan jasa kereta api. Dengan kereta eksekutif perjalanan Jakarta-Jogja berkisar 7-8 jam, 8-10 jam jika menggunakan kereta bisnis atau ekonomi. Kurang lebih sejak tahun 2009 pembelian tiket kereta bisa dilayani melalui agen, sayang harganya menjadi lebih mahal karena terkena biaya pemesanan Rp.10.000 untuk kereta bisnis dan Rp. 15.000 untuk kereta eksekutif. Jika pergi dengan rombongan banyak lebih baik langsung beli di Gambir, dengan catatan tiap 1 orang hanya boleh memesan paling banyak 4 tempat duduk.

Berikut daftar kereta Jakarta – Jogja – Jakarta dengan tarif saat libur panjang. FYI, mulai awal tahun 2012 kereta dari Gambir menuju Jogja tidak lagi berhenti di Jatinegara, jadi silahkan langsung ke Gambir. Update terbaru silahkan cek jadwal dan harganya di website PT.KAI , atau follow twitter @KAI121 @TweetKereta. Reservasi tiket kereta api saat ini dapat melalui telepon dengan menghubungi: 121 (PSTN), 021-121 (GSM-CDMA), 021-21391121 (all operator), 24 jam atau langsung pesan di website http://kereta-api.co.id/ . Pembayarannya melalui jaringan ATM. Atau bisa juga beli di agen-agen yang di tunjuk. Pembelian online dikenakan tambahan biaya Rp. 7.500, sedangkan di agen untuk tiket eksekutif dikenakan tambahan biaya Rp. 15.000 dan Rp. 10.000 untuk bisnis.

Gambir – Jogja (Kereta tidak lagi berhenti di Jategara, pastikan anda naik dari Gambir. Commuter line dan KRL Ekonomi sudah tidak berhenti di Gambir, anda bisa turun di stasiun Juanda atau Gondangdia dan dilanjutkan ke stasiun Gambir dengan naik ojek atau bajai sekitar Rp. 5.000 – Rp. 10.000):

Continue reading Panduan Wisata Jogja

Panduan Wisata ke Lombok (Perjalanan LaKer’s)

Yei yeii… Lakers Mengguncang Lombok^^

Berdasarkan info yang telah kami kumpulkan (Panduan Wisata Lombok – Persiapan Ke Lombok) sebelumnya, maka kami mulai menyusun daftar tujuan wisata di Lombok. Itinerary Lombok tersusun rapi berdasarkan kedekatan lokasi. Saya yang datang terlebih dahulu bertugas segera check in di homestay karena menurut info walaupun sudah booking kadang-kadang ada homestay/penginapan yang menjual kamar ke orang yang datang terlebih dahulu. Penginapan murah dengan lokasi tidak jauh dari Pasar Seni Senggigi menjadi pilihan, Homestay Sonia. Pemiliknya bernama Ibu Maria, beliau sangat ramah dan memiliki menu sarapan pancake terenak yang pernah saya makan. Kamarnya sempit dengan kamar mandi hanya dengan tirai/gorden, untuk sholat kami harus ke bagian belakang rumah di sebuah rumah panggung sederhana yang sepertinya multifungsi. Eksotik bukan? 😛 harga penginapan plus pancake lezat itu hanya Rp. 80.000/malam, kamar yang di isi ber-3 menambah Rp. 20.000/kamar. Untuk mobil kami memilih menggunakan mobil Pak Eko dengan pertimbangan tidak ada pembatasan waktu (24 jam harga 450 ribu).

Tujuan Wisata LaKer’s di Lombok (garis biru)

Siapkan cemilan dan minuman karena ceritanya sangat panjang 😉

Berikut ini kegiatan kami di Lombok 21 – 22 Oktober 2010:

Continue reading Panduan Wisata ke Lombok (Perjalanan LaKer’s)

Panduan Wisata Lombok (Persiapan Ke Lombok)

Lakers Goes To Lombok

Untuk ke-3 kalinya di bulan Oktober 2010 yang lalu saya kembali ke pulau Lombok namun kali ini 100% liburan dengan perencanaan yang matang. Selama 6 hari saya dan teman-teman LaKer’s berlibur ke pulau dengan buanyak tempat wisata menarik, ternyata 6 hari-pun masih belum cukup untuk mengunjungi semua tempat wisata Lombok. Kami tidak punya cukup waktu untuk mengunjungi gili-gili yang bertebaran, tidak menyeberang ke Sumbawa dan tentu saja tidak memasukkan Gunung Rinjani dalam itinerary Lombok. Sebelum berangkat kami membuat daftar wisata Lombok dan mengelompokkannya berdasarkan kedekatan lokasi kemudian mendaftar penginapan murah di Lombok, mendaftar tempat penyewaan mobil dan kemudian melupakan daftar penginapan. Bagi kami yang penting mobil dan penginapan hari pertama sudah di peroleh, penginapan lainnya akan kami cari setelah sampai di tempat tujuan mengingat Lombok memiliki banyak penginapan murah yang tidak terdaftar di internet.

Berhubung informasi tentang Lombok yang kami kumpulkan cukup banyak maka pada Panduan Wisata Lombok ini akan saya bagi menjadi 2, persiapan dan perjalanan.

Menyiapkan Itinerary Lombok:

Obyek Wisata di Wilayah Lombok Barat

  • Pantai Senggigi
  • Pura Batu Bolong
  • Pantai Malimbu
  • Hutan Pusuk
  • Hutan Sesaot
  • Dusun Tradisional KR. Bayan
  • Pantai Meninting
  • Air Terjun Geripak Gn. Sari
  • Pemandian Aik Nyet
  • Centra Kerajinan Ds. Sesela
  • Agrowisata Gunung Jae
  • Taman Lingsar
  • Taman Wisata Suranadi
  • Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air
snorkling di gili trawangan, gili meno & gili air


Continue reading Panduan Wisata Lombok (Persiapan Ke Lombok)

Panduan Wisata Belitung

Tanjung Tinggi Belitung

Di tengah eforia wisata Belitung setelah Film Laskar Pelangi booming di akhir tahun 2008, saya dan seorang teman merencanakan liburan ke Belitung. Tidak seperti perjalanan kami sebelumnya (Lombok, Bali, Jogja dan Lampung) yang selalu arrange sendiri, kali ini kami menyerahkannya pada travel agent. Di awal tahun 2009 belum banyak informasi yang kami peroleh tentang Belitung dari para backpackers. Kami memutuskan menggunakan jasa belitungisland.com karena dari website-nya terlihat sangat profesional, CP kami Pak Kusumah (0819 5671 357). Beberapa teman yang kami ajak mengurungkan niatnya begitu tahu biaya yang harus kami keluarkan. Akhirnya kami hanya ber-4 (Ndah, Nusy, Dyan & mas Lindung) mengambil paket tour 4D3N (4 hari 3 malam) untuk fotografer. Sangat berlebihan untuk saya yang hanya memegang kamera prosumer tapi saya memang sudah sangat ingin ke Belitung.

Agak canggung juga awalnya karena untuk pertama kalinya nge-trip dengan teman-teman yang hobby photography. Setiap sampe di satu lokasi tujuannya udah pasti hunting spot terbaik, dan itu bisa memakan waktu yang sangat lama. Sementara saya yang terbiasa pecicilan tidak ada teman meloncat atau berpose nista, daripada mati gaya di dekat mereka saya memilih melompat dari 1 batu ke batu yang lain menjelajahi tiap sudut pantai dan kalo dapat tempat yang asyik langsung…. Rebahan! Hhihihiii…. Yang menyenangkan dari teman perjalanan ke Belitung adalah gak ragu-ragu untuk menambah ongkos demi mendapatkan spot bagus bahkan di bela-belain bangun jam 2 pagi demi berburu sunrise di pantai serdang yang lokasinya sangat jauh dari Hotel Lor In tempat kami menginap.

Photographer dan Photomodel (gagal)^^

Transportasi menuju Belitung:

  • Dari Jakarta: paling mudah dengan pesawat. Sriwijaya dan Batavia melayani rute Jakarta – Tanjung Pandan dengan tarif pada hari kerja sekitar Rp.300.000 – Rp. 400.000, namun akan melambung tinggi saat libur nasional atau hari besar Cina sekitar Rp. 600.00 – Rp. 1.200.000. Dengan bangkrutnya Batavia pada Januari 2013 maka saat ini penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan hanya dilayani oleh pesawat Sriwijaya dengan jadwal Jakarta – Tanjung Pandang 06:20 – 07:20, 08:35 – 09:35, 10:10 – 11:10, 14:50 – 15:50 | Tanjung Pandang – Jakarta 07:50 – 08:50, 10:05 – 11:05, 11:40 – 12:40, 16:20 – 17:20
  • Bisa juga naik kapal PELNI dengan jadwal 1x/2minggu dengan lama perjalanan 24 jam, biaya sekitar Rp. 150.000
  • Dari pelabuhan Bangka (Pangkal Balam) – Belitung (dulu bernama pelabuhan Tanjung Pandan, sekarang pelabuhan Laskar Pelangi) : KM Bahari, 1x/1hari dengan lama perjalanan 4 jam, biaya sekitar Rp. 170.000.

harga dan jadwal terbaru silahkan cek di www.pelni.co.id

Continue reading Panduan Wisata Belitung

Panduan Wisata Dieng – Wonosobo

Pagi di Gardu Pandang Dieng

Dataran yang terkenal dengan sebutan Dieng Plateu ini terletak pada ketinggian 21.00 m di atas permukaan laut dengan dikelilingi pegunungan. Dengan suhu berkisar 15°—10° Celcius, bahkan musim kemarau suhunya bisa mencapai 5° Celcius. Nama “Dieng” mengandung arti “pegunungan tempat tinggal para dewa dan dewi” (wikipedia). Kawasan Dieng Plateu mempunyai beberapa obyek wisata dengan lokasi yang saling berdekatan. Telaga, candi, goa, kawah dan kebun teh bisa  dikunjungi dalam waktu 1 hari saja.Namun untuk menghemat tenaga dan menikmati Dieng lebih puas lagi sebaiknya menginap 1 malam di Dieng.

Sempat Nyasar karena Kabut di Dieng

Transportasi menuju Dieng (dari Jakarta):

  • Dengan kereta -> Turun Purwokerto, jika tidak menyewa mobil naik taxi dulu ke terminal Purwokerto (atau naik mobil plat hitam di sekitar stasiun, tawar saja Rp. 30 ribu). Dari terminal naik bus jurusan Wonosobo. Dari wonosobo ada minibus jurusan Wonosobo – Dieng – Batur (Wonosobo-Dieng kurang lebih 30km, 45 menit) turun di pertigaan Dieng Plateu pas di depan hotel bu Jono. Ongkos sekitar Rp 8.000/orang (maret 2011)
  • Dengan Bus: Naik bus jurusan Jakarta – Wonosobo, turun di terminal selanjutnya seperti di atas.
  • Buat saya sendiri lebih memilih sewa mobil, lebih mudah untuk bepergian di kota maupun mengelilingi obyek wisata Wonosobo tanpa harus repot naik turun angkutan. Rute Jakarta – Dieng: Jakarta – Cikampek – Plumbon – Kanci – Losari – Brebes – Tegal – Slawi – Bumi Ayu – Ajibarang – Purwokerto – Sokaraja – Purbalingga – Banjarnegara – Wonosobo – Dieng.
  • Note: alternatif terbaik kalo liburan di long weekend sebaiknya naik kereta dan pesan 1 bulan sebelumnya. kami sewa mobil dari Jakarta dan harus mengalami macet yang sangat parah dan mengacaukan itinerary dieng.

Penginapan di Dieng – Wonosobo:

Continue reading Panduan Wisata Dieng – Wonosobo

Ndah: Niat | Nekat | Nikmati