All posts by ndahdien

Panduan Wisata Bogor – Puncak dan sekitarnya

Bogor pada awal pendiriannya di jaman kolonial bernama Buitenzorg (berarti “tanpa kecemasan” atau “aman tenteram”) direncanakan sebagai sebagai daerah pertanian dan tempat peristirahatan bagi Gubernur Jenderal saat ini telah berkembang menjadi daerah penyangga ibukota yang penuh sesak dengan perumahan. Julukan kota sejuta angkot menunjukkan betapa semrawutnya system transportasi di kota hujan ini. Bahkan 2 buah terminal angkot Bubulak dan Laladon milik kabupaten Bogor  dan kota Bogor  berjarak tidak lebih dari 1 km, tidak ada yang mau mengalah menggunakan 1 terminal saja. Mata pencaharian utama warga Bogor sepertinya ada di jalan, selain banyaknya sopir angkot, calo angkot, pedagang asongan, pedagang warung tenda bahkan pak ogah berdiri gagah di setiap putaran jalan. Walaupun demikian, pesona Bogor sebagai tempat wisata tidak menyurutkan orang untuk berlibur ke Bogor. Bogor memang memiliki banyak pilihan tempat wisata, ada wisata alam, wisata sejarah, wisata ilmu pengetahuan, wisata budaya dan tentu saja wisata kuliner. Anda membutuhkan peta wisata Bogor? Silahkan tanyakan kepada Google. Ooppss tidak ada?? Ada siih… di website wisata kabupaten bogor, tapi ukurannya keciiiill sekali, sampe tidak bisa di baca. Mungkin takut hasil jerih payah pembuatnya digunakan dengan bebas oleh wisatawan, mungkin karena Bogor sudah sangat terkenal atau mungkin saya yang terlalu malas mencarinya. Website puncakview menerbitkan peta wisata versi pdf sehingga bisa diperbesar sesuka hati. Kalau ingin punya gambaran wilayah bogor bisa main-main “get direction” di http://maps.google.co.id/ Buat yang gak peduli dengan ketersediaan peta wisata, let’s get lost at Bogor! Selamat menebak-nebak rute wisata Bogor di tengah belantara hutan angkot 😛

Transportasi menuju Bogor:

  • Pesawat: dari Bandar Soekarno Hatta naik Damri jurusan Bogor turun di terminal Damri (sebelah mal Botani Square) dengan tarif Rp. 35.000,-
  • Kereta: turun di stasiun Gambir naik Commuter line tujuan stasiun Bogor, tarif Rp. 7.000,-. Jika anda turun di stasiun Jatinegara bisa menunggu commuter line  jurusan stasiun Manggarai atau keluar stasiun nyebrang jalan dan naik ojek/bajaj ke stasiun Tebet, tarif sekitar Rp. 10.000,- atau naik metro mini jurusan Kampung Melayu pindah ke jurusan Tebet dengan tarif masing-masing Rp. 2.000,-. Dari stasiun Tebet naik Commuter line jurusan Bogor atau KRL Ekonomi dengan tarif Rp. 2.000,-
  • Bus: Naik bus jurusan terminal Baranangsiang.

 Transportasi di kota Bogor:

Angkot di Bogor tidak masuk terminal Baranangsiang, hanya melewati saja. Angkot di Kabupaten berwarna biru, tidak ada angka hanya tulisan jurusan tiap angkot. Angkot di Kota berwarna hijau, dengan rute sesuai angka. Tarif angkot hijau rata-rata Rp. 3.000, jarak jauh Rp. 4.000.

Continue reading Panduan Wisata Bogor – Puncak dan sekitarnya

Panduan Wisata Solo (dan tetangganya)

Kebo Bule Kyai Slamet

Pertengahan Februari 2011 saya kembali ke Solo untuk yang ke-3 kalinya bersama teman-teman dari Jakarta dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api. Hari itu bertepatan dengan ulang tahun mb LV sehingga sebuah kue dan lilin (yang tidak berani kami nyalakan karena takut muncul masalah), dengan suara lirih kami menyanyikan lagu “happy birthday”. Sebuah perjalanan yang sangat berkesan.

Tempat wisata di Solo tidaklah sebanyak di Jogja, 2 hari kami rasa cukup untuk menikmati wisata alam, sejarah, budaya dan kuliner. Dengan mengambil cuti “harpitnas” kami membagi liburan menjadi 2 hari di Solo dan 2 hari di Jogja. Itinerary Solo – Jogja yang kami susun sebagai berikut:

Jum’at, 11 February 2011 : 20.00 – 04.04 Perjalanan dengan kereta api

Sabtu, 12 February 2011 :
04.00 – 05.00 OTW ke penginapan
05.00 – 07.00 Mandi, Sarapan, persiapan travelling
07.00 – 13.00 Air Terjun Parangijo, Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, Candi Sukuh, Candi Monyet/Kethek”
13.00 – 17.00 Air Terjun Grojogan Sewu – Makan
17.00 – 22.00 Kembali ke penginapan dan mandi dilanjutkan wisata kuliner malam di Gladag Langen Bogan

Minggu, 13 February 2011
05.00 – 08.00 Mandi, sholat, sarapan
08.00 – 17.00 Puro Mangkunegaran, Kraton dan Museum, Pasar Klewer, Batik Lawean dll –> CITY TOUR
17.00 – ~ Jalan malam di Solo – Packing, Senin pagi usai sholat Subuh berangkat ke Jogja (Panduan Wisata Jogja)

Yang terjadi kemudian adalah…. Hujan menyurutkan rencana kami ber-narsisria di kebun teh, pak sopir dengan mobil yang hanya 1500 cc setelah menanjak terengah-engah ke candi sukuh sepertinya kurang pede menanjak lebih tinggi ke candi cetho. Tidak ada yang mau turun di keraton Solo karena tidak semenarik keraton Jogja sehingga hanya berkeliling melihat kyai Slamet dan kereta pembawa jenasah (*mendadak merinding). Wisata kuliner malam pun urung karena kemalasan kami mencari warung di tengah keramaian. Hari pertama dengan menyewa mobil kami habiskan di air terjun tawangmangu, candi cetho, keliling sekitar keraton, masjid agung Surakarta (dan kecopetan –“), mengantri dengan kesabaran ekstra di Serabi Solo Notoyudan dan makan malam mewah di Omah Sinten. Hari kedua memanfaatkan taxi yang sangat mudah di peroleh, kami berbelanja kaos khas Solo “Klamben”  di Pusat Grosir Solo, makan siang di Solo Grand Mall, belanja batik di Kampung Batik Laweyan, mengantar teman yang kembali ke Jakarta dan kembali ke guesthouse untuk packing dihiasi dengan serangkaian cerita horror. Usai sholat subuh kami bergegas ke stasiun mengejar kereta prameks paling pagi. Rangkaian perjalanan yang tidak layak dijadikan contoh! ^_^

Easy Gezhoz – Griya Singgah

Di Solo kami menginap di Easy Gezhoz – Griya Singgah, telp 0271 8015151 dengan harga Rp. 1.000.000,- terhitung dari kami datang Sabtu dinihari sampai dengan Senin pagi. Griya Singgah berada di Jl. Aster I/7 Tumenggungan Timuran – Solo, masuk gang kecil di sebelah RS. PKU Muhammadiyah Solo. Tersedia 2 kamar besar, 2 kamar mandi, ruang tamu luas, garasi, dapur (lengkap dengan peralatan masak & makan, kulkas, dispenser) dan mushola. Untuk berkeliling Solo hari pertama kami menyewa mobil di Citra Bengawan Rent Car  Avansa S 1500 cc, setelah nego kami mendapatkan harga Rp. 450.000,- /14 jam (08.00 – 22.00 WIB) sudah termasuk sopir dan BBM.


Continue reading Panduan Wisata Solo (dan tetangganya)

Panduan Wisata Bali (Jalan-Jalan di Bali)

Senja dan Cinta di Pantai Lovina

Ketika pertama kali ke Bali saya masih bisa menelfon Bluebird untuk di jemput di bandara tapi ternyata saat ini sudah tidak bisa lagi. Sehingga ketika taxi di Bandara menawarkan harga yang mahal menuju penginapan di Nusa Dua, saya dan seorang teman keluar bandara Ngurah Rai ke arah kanan menunggu taxi di jalan raya dan kemudian menjemput teman yang lain di dalam bandara. Akan lebih baik kalo memesan mobil terlebih dahulu dari pihak Hotel untuk menjemput ke Bandara.

Bali Part #1 kami menuju penginapan di Legian dengan naik taxi dan berkeliling Bali dengan menyewa mobil kijang kapsul dari Hotel. Sewa mobil+sopir+bensin Rp. 300.000,-/12 jam.

Bali Part #2 kami menyewa mobil APV dengan tarif Rp 250.000/12 jam dan overtime Rp. 25.000/jam. 3 hari sewa kami membayar Rp. 800.000,-, bensin selama 3 hari Rp. 280.000,- dan memberi tip sopir Rp. 200.000,-. Kami menyewa di ABS. Tour and Travel milik I Nyoman Bakat, HP: 0812 3636 2206 dengan sopir bli Komang.

Bali Part #3 kami menyewa mobil dari Surabaya kami menyewa Avansa di http://pusaka-rentcar.blogspot.com/ dengan sewa Rp. 450.000/24 jam (mobil + sopir), dihitung mulai hari Jum’at jam 22.00 WIB – Minggu jam 22.00 WIB, bensin selama 2 hari Rp 350.000,- dan tips sopir Rp. 100.000,-. Pusaka: Jl. Semolo Waru Elok Blok Q/ 14 Surabaya. Phone: +6231 7250 6007 / 0813 5799 0007/ 0878 5150 2007 dengan sopir Pak Harry.

Di Nusa Dua kami menginap di The Studio One Jl. Bypass Nusa Dua 7x, Nusa Dua. Kami menemukan alamat tersebut di pameran traveling sehingga mendapat diskon 10%, selain itu kami juga mendapat bonus 1 kamar junior suite karena memesan 3 kamar deluxe. Fasilitasnya  AC, TV, hoot-cool water, breakfast dan wifi. Tarif per malam:


Continue reading Panduan Wisata Bali (Jalan-Jalan di Bali)

Panduan Wisata Bali (Persiapan)

Persembahan untuk Dewa

Saya tidak tahu apakah ada gunanya menuliskan panduan wisata bali karena tanpa ada panduanpun semua orang bisa dengan mudah tiba dan menjelajahi Bali. Begitu sampai di Bali dengan mudah kita bisa menemukan peta wisata, alamat penginapan dan alamat sewa kendaraan. Yang tidak mudah ditemukan di Bali adalah bus/angkot/kendaraan umum. Konon…. Kabarnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah melakukan studi kelayakan terkait rencana pembangunan rangkaian kereta api lingkar Bali. Rangkaian kereta api lingkar Bali akan mengelilingi Pulau Bali sejajar dengan rencana pembangunan jalan tol di Bali yang lokasinya tidak jauh dari pantai. Panjang kereta api lingkar Bali diperkirakan mencapai 500 kilometer. Kapan akan terwujud? Entahlah… untuk waktu dekat ini pilihan terbaik menjelajahi Bali adalah dengan menyewa kendaraan (mobil/motor).

Pengalaman pertama saya ke Bali adalah akhir tahun 2004 bersama seorang teman, tanpa perencanaan apapun hanya mampir 2 hari setelah pulang dari Lombok. Sesampai di Bandara kami langsung mengambil brosur wisata dan memilih acak penginapan dengan kriteria: dekat pantai kuta (Jl. Legian jika memungkinkan) dan murah. Kami menemukan penginapan yang tidak jauh dari Ground Zero Bom Bali (lupa namanya) dengan harga Rp. 150.000,- kamarnya luas, TV, bathtub (hot & cool) dan kamar menghadap ke jalan yang otomatis karena di lantai atas dapat bonus pemandangan pantai kuta. Karena saat itu bulan puasa kami menghabiskan sore dengan berjalan-jalan di sepanjang pantai Kuta sambil menunggu waktu berbuka dan dilanjutkan wisata belanja di sepanjang jalan Legian.


Continue reading Panduan Wisata Bali (Persiapan)

Panduan Wisata Pantai Lampung, Way Kambas, Krakatau, Kiluan

Selamat Datang di TN Way Kambas Lampung

Lampung adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera, di sebelah utara Lampung berbatasan langsung dengan Bengkulu dan Sumatera Selatan. Bandar Lampung sebagai ibu kota propinsi merupakan gabungan dari kota kembar Tanjungkarang dan Telukbetung. Pelabuhan utamanya bernama Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni serta pelabuhan nelayan seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan dan Kalianda di Teluk Lampung.  Saya dan nusy melakukan perjalanan ke Lampung pada 24 Januari 2009, saat itu kami belum mendengar dolphin bay Kiluan, kami ke Lampung tanpa bekal info wisata yang memadai. Tujuan perjalanan kami ke Lampung selain silaturahmi dengan keluarga adalah mengunjungi Pantai Pasir Putih & Pulau Condong, Pantau Mutun & Pulau Tangkil dan tentu saja Taman Nasional Way Kambas. Kami berangkat dengan Sriwijaya Air jam 8 pagi, harga tiket saat itu Rp. 274.000,-. Lama perjalanan hanya 45 menit sahaja, cepat bukan 😀

Ternyata Lampung kota yang sangat luas untuk dijelajahi, banyak waktu terbuang diperjalanan menuju satu lokasi ke lokasi lainnya. Selama 3 hari di Lampung qt sewa mobil. Sedangkan untuk penginapan nebeng dirumah abangnya nusy. Dalam beberapa perjalanan kami, biasanya untuk urusan makan tidak begitu dipertimbangkan, tapi di Lampung kami sedikit mengalami kendala karena sepanjang jalan menuju tempat wisata cukup susah mencari tempat makan. Makan siang di pantai Mutun menjadi makan siang terburuk dengan teh basi dan ikan yang tidak segar, tempat makan favorit kami di perjalanan adalah RM. Mak Gambreng! Namanya bikin #ngikik karena kami jadi membayangkan untuk pesan menu harus hompipahalaium GAMBRENG! Menunya sangat sederhana tapi rasanya enak, sesuai dengan lidah Jawa saya, dan empingnya…. Bener-bener ukurannya se-gedhe Gambreng! Serius!

Lampung 2009


Transportasi menuju Lampung:

Continue reading Panduan Wisata Pantai Lampung, Way Kambas, Krakatau, Kiluan

Panduan Wisata Bromo – Pekalen – Sempu

Pagi di Pananjakan

Hampir semua tempat yang saya kunjungi tidak pernah jauh-jauh dari pantai. Saya memang sangat mencintai pantai (walaupun tidak bisa berenang!) dan kurang menyukai wisata gunung, bukan karena pemandangannya tidak cantik melainkan lebih karena medan yang cukup berat membutuhkan waktu lebih banyak dan tenaga yang lebih kuat. Intinya…. Iya, saya manja! Tapi tidak dengan 1 gunung favorit saya ini, untuk mencapainya tinggal mengorbankan sedikit waktu tidur untuk bangun lebih pagi kemudian naik jeep dan sampailah saya di kawasan wisata gunung yang menurut www.lonelyplanet.com pada April 2010 lalu ditetapkan sebagai Gunung terbaik nomor 3 sedunia!! Tidak ada lain, gunung tersebut adalah GUNUNG BROMO. Silahkan anda memilih untuk jalan-jalan dengan tiket promo murah ke seluruh penjara Asia, tapi kenyataannya tempat wisata terbaik masih ada di negeri sendiri, Indonesia. Dan impian saya adalah mengunjungi setiap pulau besar di Indonesia sebelum menginjakkan kaki ke negeri orang (kecuali tanah suci Mekah tentu saja, amiiin).

Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif, terletak ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Di kawasan wisata ini dapat menikmati sunrise di Pananjakan, Kawan Bromo, Gunung Batok, Lautan Pasir, Savana dan Bukit Teletubbies. Masih 1 jalur menuju ke Bromo dari arah Probolinggo juga terdapat air terjun madakaripura. Perjalanan saya ke Bromo mengikuti sebuah travel agent yang menawarkan trip wisata ke Porong – Gunung Bromo – Air Terjun Madakaripura – Rafting di Sungai Pekalen – (transit di Malang dan lanjut ke) Pulau Sempu. Sayangnya air terjun Madakaripura saat itu sedang di tutup karena bahaya longsor.

Transportasi menuju Bromo:

Dari manapun anda silahkan cari transportasi menuju Probolinggo/Malang/Surabaya, pesawat mungkin plilihan terbaik menuju Surabaya karena hemat waktu dan jika mendapatkan tiket promo hemat biaya juga.


Continue reading Panduan Wisata Bromo – Pekalen – Sempu

Panduan Wisata Pangandaran – Ciamis, Jawa Barat

Mungkin banyak yang mengira Pangandaran adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat atau bahkan Jawa Tengah mengingat obyek wisata Pantai Pangandaran letaknya memang berdekatan dengan Cilacap dan kepopuleran kota Pangandaran melebihi kota kabupatennya. Pangandaran adalah salah satu kecamatan di kabupaten Ciamis (± 92 km arah selatan kota Ciamis), letaknya yang berbatasan langsung dengan samudra hindia dan dengan bentuk wilayahnya yang menjorok ke laut membuat kota ini memiliki banyak tempat wisata pantai yang menarik. Objek wisata yang bisa dinikmati seperti: Pasir Putih Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Karang Tirta, Pantai Keusik Luhur, Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran (sunrise: pantai timur, sunset: pantai barat), Pantai Batu Karas, Pangandaran Water park, Cagar Alam dan Taman Wisata Pananjung Pangandaran, Air Terjun Citumang dan Cukang Taneuh / Green Canyon.

Peta Wisata Pangandaran

Jika ingin menikmati pesona lain Pangandaran sebaiknya datang saat ada event besar seperti:

  • Hajat Laut, prosesi melarung sesajen ke laut lepas sebagai perwujudan rasa terima kasih mereka terhadap kemurahan Tuhan YME.  Acara ini biasa dilaksanakan pada tiap-tiap bulan Muharam di Pantai Timur Pangandaran.
  • Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) pada tiap bulan Juni atau Juli.

 Transportasi menuju Pangandaran:

Dari terminal Kampung Rambutan tersedia bus Jaya Perkasa yang langsung menuju Pangandaran. Biasanya bus berangkat pukul 19.30 WIB, tetapi jika sudah penuh langsung berangkat. Tiket bus seharga Rp. 60.000,-. Dari terminal Depok juga tersedia Bus Budiman. Jika tidak mendapatkan bus langsung ke Pangandaran bisa menggunakan bus lain jurusan Tasikmalaya atau Banjar. Dari Tasikmalaya dan Banjar tersedia banyak minibus menuju Pangandaran. Pertama kali ke Pangandaran kami pernah terlambat ke terminal sehingga ketinggalan bus, kami naik bus juruan Tasikmalaya, istirahat sejenak menunggu Subuh, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pangandaran dengan minibus.


Continue reading Panduan Wisata Pangandaran – Ciamis, Jawa Barat